Jam sudah menunjukkan pukul 1 siang, saatnya restoran Mingyu dibuka. Terdapat banyak staff dan chef handal di restoran nya. Yah tentu saja rumah 2 lantai yang sekaligus restoran itu memang cukup elit dan terkenal di Seoul. Mingyu mengelolanya sejak tahun 1997. Yah sudah lama dan memang dia lah pemilik satu-satunya restoran Mon Enfant, yang artinya "Anakku" dalam bahasa Prancis.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"MC056, cheese banyak!" Teriak Jeonghan, salah satu pelayan di Mon Enfant setelah mengambil orderan dari salah satu pelanggan.
"Jeonghan, nonu dimana?" Mingyu melihat sekitar dan tidak nampak anaknya yang sangat ia sayangi itu.
"Hm nonu? Daritadi dia tidak turun mungkin masih diatas"
"Baiklah.. aneh biasanya dia selalu membantu"
Mingyu pun melanjutkan me-lobby pelanggan nya di satu meja yang terletak di sudut ruangan. Mereka adalah investor. Ya sebenarnya Mingyu memang berencana membuka universitas agar Wonwoo kecilnya itu dapat berkuliah di tempat nya hal yang sama seperti sekolahnya.
Mingyu membuka sekolah untuk Wonwoo hanya karena ia ingin melihat Wonwoo di CCTV pribadi nya setiap hari, apa yang ia lakukan, dengan siapa dia berteman. Dia memang sangat protektif dan posesif, psikopat. Itulah dia. Dan sekarang dia sedang mempersiapkan universitas untuk Wonwoo. Psikopat sekali.
"Daddyyyy!!!! Nonu ini lohh nonu mau kasih liat sesuatu!!" Terdengar suara Nonu yang berlari ke pelukan sang daddy tercintanya.
"Hm? Apa ini?" Mingyu heran dengan secarik kertas yang dipegang nonu. Mingyu langsung menarik kertas itu dan membacanya.
aku menyayangimu, karena kamu suka bola sama sepertiku. Mau kah kamu menjadi pasanganku?
"Apa apaan ini Wonwoo?!" Mingyu menatap tajam ke nonu.
"E-hmm ini..."
"Siapa yang kasih?! Siapa yang berani kasih ini?!" Mingyu menunjuk-nunjuk kertas itu penuh amarah.
"D-daddy.. i-itu nonu yang m-mau kasih ke orang." Wonwoo terlihat takut dan gemetaran.
"Untuk siapa?" Mingyu kalem.
"Ehmm.. i-itu untu-"
"Siapa?!!"
"Iih daddy kan nonu mau jawab!! Jamgan dipotong!"
Mingyu diam dan menatap nonu.
"M-mau kasihh o-ochi.." Wonwoo menjawab dengan takut-takut.
"Ochi?! Hoshi?! Hoshi teman kamu yang rambutnya pirang sipit suka SHINEE?!"
"I-iya daddy..."
"GAK BOLEH!" Mingyu mengamuk kemudian meremukkan kertas itu dan dilemparnya ke tong sampah.
"NONU BENCI SAMA DADDY!" Wonwoo ikutan mengamuk dan langsung naik ke atas lagi.
Blaaamm
Terdengar suara bantingan pintu cukup keras dari atas.