part 25

4.3K 154 16
                                    


Hana POV

Kenapa dengan pria ini?

Pria yang terkenal dingin tegas dan ketus mengapa saat dirumah manja sekali seperti ini.

Apa ini sifat asli pria yang di takuti kariawan di kantor?
Jika kariawannya tau mungkin mereka tidak akan takut jika berpapasan dengan hanjun yang seperti saat ini.

Tapi aku menyukai sifatnya yang ini biarpun sedikit menjengkelkan tapi aku menerimanya dengan baik, bagaimana bisa hanya berkunjung kerumah ibuku saja harus menunggu dia pulang dari kantor toh dia juga bisa datang sendiri bukan dan menemuiku disana. Dan satu lagi apa hubungannya toko dan pengobatan Kelly dengan datang bersamaku atau tidak sungguh alasan yang tidak masuk di akal.

"Kau lapar?" Tanyaku saat melihat makannya yang terbilang lahap

"Aku sudah bilang kan tadi, kau makan duluan saja" ucapku lagi

"Kau harus terbiasa makan sendiri mulai sekarang, karna kita tidak tau apa yang akan terjadi dengan latihan pernikahan ini kedepannya bukan" jelasku membuat dia menghentikan makannya dan membanting sendoknya keras sampai membuat dentingan keras karena benturan sendok dan piring.

"Kau bisa diam tidak?!" Ketusnya

"Oh, maaf" ucapku panik dan takut karna jujur melihatnya marah membuat hatiku tersakit, padahal dulu saat bekerja dengannya aku sering di bentak olehnya tapi aku biasa saja, tapi sekarang kenapa aku selemah ini di depannya, dasar Hana payah!! kalo sampai Reyhan tau mungkin dia akan menertawakan ku dengan kerasnya.

"Ayo kita pergi" suruhnya ketus

"Makananmu belum habis Jun" pelanku

"Aku tidak nafsu makan lagi"

"Cepat!!" Ucapnya dengan nada yang ketus membuatku semakin takut.

🍃🍃🍃

Aku mengerutkan keningku saat hanjun tiba-tiba berhenti di depan mall besar.

"Kau mau ngapain?" Tanyaku

"Aku ingin membeli sesuatu untuk adikku" ucapnya membuatku bingung

"Memangnya kau punya adik?" Tanyaku heran

"Dulu nggak, tapi beberapa waktu lalu aku menjadikannya adik"

"Oh, berarti kita main kerumah adikmu dulu gitu?" Tanyaku semakin bingung

Tanpa jawaban dia pergi keluar dari mobil memasuki mall besar itu, yang bisa aku lakukan hanya mengekorinya saja.

Dia menghampiri sebuah toko boneka Barbie 'cantik sekali' ucapku sambil memegangi boneka yang masih di kemas itu

"Ini" hanjun menyodorkan ku boneka

Aku kaget saat melihat isinya.

(Jeng jeng)😁.

(Jeng jeng)😁

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
My CEO Is Devil IceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang