Pipi elda semakin dibuat merona bagaimana bisa ia menolak anta saat ini anta sungguh sempurna tidak tidak dia memiliki kekurangan yaitu pernah menjadi gigolo jujur itu yang membuat elda sedikit ragu dengan anta .
Anta membuyarkan lamunan elda " elda lo baik baik aja kan ?"
Elda langsung menepis anta "apaan sih lo jangan sok sok ngerayu deh dasar buaya darat jijik gua sana sana syuh syuh " usir elda meminta anta menjauhinya
Bukannya menjauh anta semakin mendekatkan dirinya pada elda , membuat elda takut jika anta melakukan yang tidak tidak bagaimana pun mereka beda jenis jadi wajar elda memiliki pikiran negative .
"JANGAN DEKETIN GUA "tegas elda yang membuat anta teriam
"lo kenapa sih da , gua kan lagi nyatain perasaan gua"
Elda berbalik dan langsung merebahkan dirinya " besok aja ngomong gua mau tidur "
....
Pagi pagi anta terbangun tanpa ada elda di sampingnya , anta mengerutkan kening melihat elda yang tumben tuben sudah bangun pagi pagi sekali
Anta berjalan menuju dapur dan melihat elda sudah memakai pakaian kerja dan bersiap akan berangkat sambil menenteng bekal makanan
"tumben lo pergi pagi pagi buta ?"
"G-ua ada meeting pagi ini " ujar elda gelalapan
"jangan bohong lo gua tahu lo gindarin gua karena ucapan gua semalem tapi plis da lo jangan ngindar kayak gini "serius anta
Elda terdiam ia melihat kearah anta dan menatapnya lekat kekat "beri gua waktu buat jawab pernyataan lo kemarin " ujar elda yg melangkah pergi meninggalkan anta
Belum anta menjawab elda sudah pergi dari pandangan matanya
"sebegitu hinakah gua dulu sampe lo harus berfikir buat nerima gua " gumam anta .
Anta berjalan masuk menuju cafenya yang semakin hari semakin ramai bahkan cafenya saat ini menjadi tempat nongkrong favorit anak anak muda dan sudah viral di sosmed dan pernah menempati urutan pertama tempat yang paling di cari saat ini
"permisi pak anta itu ada yang menunggu bapak " ujar karyawannya
Anta berjalan menuju orang yang tengah menunggunya di taman belakang cafenya
"widih sukses sekarang temen gua" ujar revan yang datang bersama teman teman mereka sewaktu kuliah
" ah lo bisa aja masi segini gini aja gua "
"ah jangan merendah lo kita tahu dulu lo kan bukak jasa pacar sewaan gua fikir lo bakalan bukak kantor dan memperbanyak jaringan jasa lo itu eh tahunya sekarang malah pindah haluan " ujar teman anta egi
" ada angin apa ni seorang anta jadi pengusaha café , lo udah gak jadi cowok matre lagi yang morotin cewek cewek?"tanya silfia yang memiliki mulut pedas seperti elda
"jangan di inget woy gua udah tobat dan mulai semuanya dari awal , gua mau bangun usaha gua sendiri dan jadinya café ini " ujar anta dengan bangga
"gua bangga sama lo ta bisa bangun usaha sendiri tanpa bantuan siapapun , gua merasa iri di usia gua sekarang aja gua Cuma nerusin usaha bokap " ujar egi
Di tengah obrolan mereka sesorang tiba tiba menepuk pundak anta membuat anta kaget
"buset dah mri lo ngagetin gua aja " kesal elda yang melihat temannya amri datang bersama seorang gadis
"gila gila si amri sekarang udah gak jimblo guys dia bawa gadengan sekarang nii " cletuk revan
Amrin hanya tersnyum manis sambil mempersilan perempuan bersamanya untuk duduk disampingnya
" kenalin ini jihan pacar gua " ujar amri memperkanlkan pacarnya
Sorakan tepuk tangan dari egi dan revan membuat jihan malu malu memperkenalkan dirinya
"dia agak pemalu tapi aslinya nyeningin kok "
Silfia yang sendari tadi hanya diam membuat yang lain menatapanya heran tumben tumbennya silfia yang dikenal mereka paling cerewet sekarang gak banyak tingkah
"sil napa lo sakit tenggorokan ?" tanya amri
Egi langsung menjawab jika silfia sedang meratapi nasib karena jokut alias jomblo akut
"dia lagi mikirin nasibnya jadi jomblo akut secara umurnya udah mulai 25 tapi masi jomblo aja " tawa egi menggema memenuhi area untung saja mereka berada di area luar yang tidak menganggu pelanggan anta di dalam
"jangan ngasal lo gua gak ngomong emang gua gak harus ngomong " kesal silfia
"silfia mending lo sama anta aja kayaknya dia lagi jomblo deh kayaknya "cletuk egi
Silfia dan anta spontak mengatakan tidak membuat mereka kembali di jodoh jodohkan
"hem hem cie cie jodoh ni buktikanya nolaknya barengan " ujar amri
"udah kalian jangan kayak anak kecil mereka sudah dewasa , ta sebenernya kita kemari selain mau ngunjungi café lo sebenernya kita juga mau ngajakin lo ke acara reunian kebetulan juga kan kita satu SMA jadi gak ada salahnya donk lo dateng " ujar revan
Anta menaikan alisnya bingung seingatnya ia tidak bersekolah di Indonesia
"gua SMA di swiss , ngapain gua ikut reunian kalian " bingung anta
Amri memukul kepala anta kesal " lo amnesia apa lo kan pidahnya pes udah kelas 3 kelas 1 sampe kelas 2 lo masi di sini sekolahnya masak lo gak inget " kesal amri melihat temannya satu ini
"gua tahu kali tapi kan gua lulusanya gak di sekolah kalian jadi gak enak lah gua dateng "
Revan memegang pundak anta " men kita temen gak ada rasa gak enak pokoknya lo dateng 2 minggu lagi "
"jangan lupa ngajak gandengan atau gak ajak silfia , gua menunggu berita jadiannya kalian " ujar egi tertawa
"sial ber**k lo " kesal anta
bersambung....
makasi yang uda baca cerita aku yang amburadur ini , aku mau nyarik waktu buat benerin cerita cerita aku dan masi banyak cerita aku yang belum aku tulis di wattpad, mungkin banyak yang gak suka karena tulisannya kuran ada fellnya lah , banyak typo lah cast pemeran gak adala , tapi percaya guys nanti akan ada , kalo author udah biasa .😂😁

KAMU SEDANG MEMBACA
Realistis Love
RomantizmDua orang yang harus merasakan pahitnya kehidupan. Seorang pria yang harus menerima nasib di usir oleh sang ayah karena keborosan dan hidup hedonnya. Seorang wanita yang harus rela kehilangan pekerjaan karena kesalahan yang bahkan tidak ia perbuat. ...