2. Jang Wonyoung

2.2K 233 25
                                        

Happy reading :)





"Pergi kamu dari sini ! Aku gak mau liat muka kamu lagi !"

"Siapa juga yang mau liat muka lu, tukang selingkuh !!"

"Eomma...."

"Heh, bawa anak lu ini ! Anak hasil hubungan gelap lu !"

"Wony, kamu gak usah dekat-dekat sama dia ! Ikut appa !"

"Wony maunya sama eomma."

"Gue bukan eomma lu ! Tanya ajah sama appa lu itu siapa eomma lu ! Terima kasih buat 16 tahun yang menyenangkan, tapi hancur karena selingkuhan lu ! Selamat bersenang-senang !"

"Eomma...."

"Wony, ikut appa ya. Dia jahat, dia bukan eomma kamu."

"Eomma... Eomma... !!!"




"Wony !! Jang Wonyoung bangun !!"

"Hah hah hah..."

"Kamu mimpi eomma kamu lagi?"

"Eonni... Hiks hiks.. Wony kangen eomma..."

"Wony, kamu yang sabar ya."

"Wony pengen ketemu eomma, tapi pasti eomma gak mau ketemu sama Wony. Wony nanti diusir lagi."

"Wonyoung. Ada eonni di sini. Nanti eonni bantu Wony ketemu eomma ya. Wony jangan sedih lagi ya," kata seorang perempuan memeluk dan mengelus punggung Wonyoung.

"Sekarang Wony tidur lagi ya. Eonni akan peluk Wony sambil tidur. It's okay Wonyoung. Eonni sayang kamu.." lanjut perempuan itu.



Jang Wonyoung, seorang siswi SMA yang dulu pernah mengalami namanya keharmonisan dalam keluarganya, 2 tahun yang lalu ia harus merelakan retaknya keluarganya karena appanya yang kedapatan selingkuh oleh eommanya. Bahkan ia baru mengetahui fakta mengejutkan dalam hidupnya kalau dia bukan anak kandung eommanya. Padahal eommanya dan dia sangat dekat. Ia sangat menyayangi eommanya. Tapi ketika perselingkuhan appanya ketahuan, semua sikap manis eommanya berubah. Wonyoung pernah beberapa kali mencoba menemui eommanya, tapi selalu berakhir penolakan dan kutukan yang keluar dari mulut eommanya. Ia selalu dibilang anak perempuan murahan, anak pembawa sial karena kehadirannya eommanya itu tidak bisa punya anak kandung.



Sejak bercerai dengan eommanya, appanya jadi semakin liar. Ia jarang pulang ke rumah. Kalaupun pulang, ia akan marah terus dengan Wonyoung dan memukuli anaknya. Ia juga akan mengutuki Wonyoung. Appanya tidak lagi peduli dengan Wonyoung. Bahkan beberapa bulan ini, uang sekolah Wonyoung tidak ia bayar. Wonyoung juga tidak mendapat uang jajan sepeserpun.



Untungnya di sekolah, Wonyoung anak yang baik dan pintar. Ia selalu mendapat peringkat 1 dan banyak sekali mengikuti kompetisi matematika. Wonyoung pernah berkata kalau ia kesulitan membayar uang sekolah, walaupun ia tidak bercerita hal sebenarnya kepada gurunya. Bu Sakura yang membantu Wonyoung untuk membayar uang sekolahnya bersama dengan Yuri, anak pemilik sekolah itu yang juga memberi keringanan.

My TeacherTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang