Kevinara 6

99 37 52
                                        

Hatimu perlu istirahat untuk menghadapi semua rintangan yang akan datang.

-Kevin Haris-


***
"Yang lo tau gue suka sama siapa?" tanya Ara.

"Liam?" ucap Bila sambil mengangkat satu alisnya.

"Tapi mungkin aja lo cemburu sama Kevin" lanjutnya.

"Punya perasaan aja enggak" ucap Ara kesal.

Di waktu istirahat Ara pergi bersama Bila ke super market membeli makanan ringan yang sangat banyak sekali. Bila yang menemaninya hanya terpaku diam melihat tingkah aneh temannya.

"Lo udah gila ya, ini banyak banget" ucap Bila sambil melihat isi keranjang belanja Ara yang hampir penuh dengan makanannya.

"Gue lapar" jawab Ara dengan singkat.

Mereka pun berjalan menuju kasir untuk membayar. Selesai membayar, Bila bertanya "Terus kita mau makan dimana?."

Ara berpikir cukup lama untuk menjawab pertanyaan dari Bila

"Kantin aja."

Ara pun langsung memutuskan makan dikantin karena tidak ada tempat tujuan lagi.

"HAH? Ke kantin bawa belanjaan sebanyak ini?" Bila terkejut mendengarnya, karena yang Ara bawa sekarang memang cukup banyak. Ada dua totebag yang Ara bawa ditangannya. Ara tidak menghiraukan Bila, karena kalau ia respon pasti semakin berisik.

***
Dengan rasa percaya dirinya, Ara mengeluarkan semua makanan yang ia beli tadi dan memakannya satu persatu. Bila hanya menahan rasa malu karena mereka menjadi pusat semua orang yang berada di kantin.

Selang beberapa menit Liam bersama kedua temannya Grey dan Boy melihat Ara dan Bila dengan makanan ringan yang sangat banyak dimeja mereka.

"Kalian lagi ngerayain apa?" tanya Liam yang berdiri di samping Ara.

Bila hanya diam menahan rasa malunya sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

"Gak ada" ucap Ara yang sedang mengunyah. Liam hanya tertawa kecil melihat tingkah konyolnya Ara.

"Mau ke kelas gak yam?" tanya Grey kepada Liam.

"Lo berdua duluan aja nanti gue nyusul" ucap Liam.

Lalu Grey dan Boy pergi meninggalkan Liam disana.

Ketika Liam ingin duduk disamping Ara, tiba-tiba ada seseorang yang merebut tempat duduk Liam.

"Vin, lebih baik lo duduk disamping Bila" ucap Liam dengan menunjuk ke arah Bila.

"Kenapa gak lo aja? Kan gue udah duduk disini" jawab Kevin dengan wajah datar.

Liam hanya menghembuskan nafasnya saja dan langsung duduk di samping Bila.

"Lo kenapa?" tanya Liam dan Kevin bersamaan dengan menoleh ke arah Ara. Bila dan Ara menatap mereka berdua dengan kebingungan.

"Mood lo lagi gak baik ya?" tanya Liam dengan nada suara yang pelan dan juga lembut. Ara hanya menggelengkan kepalanya saja.

"Gue udah kenal lo hampir 10 tahun ra, jadi gue tau kalau mood lo lagi gak baik. Cerita sama gue" ucap Liam menatap Ara dengan tatapan yang hangat.

Ara yang ditatap seperti itu membuat ia gagal move on lagi, rasanya ia ingin pergi dari sana tetapi ada yang menahan ia disini entah itu apa. Ara tidak menjawab pertanyaan Liam, ia tetap melanjutkan makannya dengan cepat.

"Pelan-pelan makannya nanti lo keselek" ucap Kevin sambil memberikan minum kepada Ara.

Tak lama dari itu, tiba-tiba Berlian menghampiri Kevin disana.

KEVINARA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang