Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

23. Bos Dari Permainan Ini🔞

388 21 3
                                        

Happy Reading🍃🍃🍃

.
.
.

"Apa yang akan dia lakukan, latihan tahap pertama ? Apa itu maksudnya ?" Tanya Eunha pada dirinya sendiri yang tengah duduk dikursi meja nakasnya sendirian setelah makan malam selesai V menyuruhnya untuk masuk kekamar dan menunggunya sebentar.

"Dia lama sekali... apa yang dia ambil ?" Bingung Eunha.

Sesaat kemudian pintu kamar Eunha terbuka dan V masuk dengan normal sambil membawa kertas ditangannya.

"Kerjakan ini" pinta V sambil menaruh kertas berisi soal mate-matika itu dihadapan Eunha.

"Apa ini semacam test tertulis ? Kau menyuruhku menjawab semua ini" kata Eunha dengan wajah kesalnya pada V yang duduk dipinggiran ranjang sampingnya.

"Lakukan saja seperti kataku" dingin V.

Dengan wajah kesalnya Eunha menjawab setiap soal dihadapannya dengan sembarangan, jujur dia tak begitu mengerti semua soal yang dia lihat saat ini. Melihatnya saja membuatnya pusing.

"Namamu Jung Eun Bi ?"

"Betul !"

"Kau satu sekolah dengan Sinb, Yuju, DK juga Vernon ?"

"Eeh !"

"Kau punya pacar ?"

"Aku tak pernah punya !"

"Kau pernah melakukan sex ?"

"Aku bahkan tak punya pasangan bagaimana aku melakukannya" sahut Eunha cukup kesal.

"Kau mau melakukannya denganku ?"

"Denganmu" ucapan Eunha terhenti dan dia memandang V yang duduk menghadapnya.

"Menurutmu apa aku tampan ?"

"Kau ? Kau tampan" pelan Eunha agak takut.

"Ingin melakukan itu denganku ? Aku tidak akan memaksa jika kau tidak ingin" kata V sambil membelai paha Eunha dan juga mendekatkan wajahnya pada wajah Eunha.

"Melakukan itu ?" Polos Eunha terus menatap mata indah V.

"Melakukannya" sahut V sambil mengusap sudut bibir Eunha dengan ibu jarinya.

Belaian tangan V sedikit demi sedikit masuk lebih ke dalam rok mini yang Eunha kenakan, dia mengelus kemaluan Eunha yang masih berbalut celana dalam dengan pelan dan membuat Eunha merinding.

"Bagaimana chagi... kau mau ?" Tanya V menggoda Eunha lagi dan secara tidak sadar Eunha mengangguk pelan. Terus memandang mata V semakin Eunha terlena seperti sedang dihipnotis.

V langsung memindahkan Eunha keatas ranjang dan melucuti semua pakaiannya, dia juga menanggalkan semua pakaiannya dan mencium bibir Eunha dengan penuh gairah.

Bibir bawah Eunha dilumat oleh V dengan sangat lembut dan tangan kanannya bergeliar di 2 gundukan dada Eunha sedangkan tangan kirinya menjadi tumpuan supaya dia tak menindih tubuh kecil Eunha.

Tangan Eunha dengan repleks menarik rambut V dan bahkan mencakar punggung telanjang V disela lenguhan yang dia keluarkan saat V beralih mengulum putingnya dan meremas pantat berisinya.

Tangan V beralih mengelus kemaluan Eunha yang sudah basah dan membuat Eunha semakin mendesah pasrah karena kenikmatan yang V lakukan pada tubuhnya.

"Aku akan melayanimu chagi..." bisik V sambil menjilat telinga Eunha lalu memasukan 3 jarinya kedalam lubang Eunha dan mengocoknya brutal.

Eunha terus mendesah dan V sangat menyukai suara indah itu terus melenguh dibawahanya, dia terus mengocok lubang Eunha dengan 3 jarinya.

"Chagi ini mungkin sedikit sakit, tapi sangat nikmat" goda V sambil menggesekan miliknya dipermukaan lubang Eunha, mengodanya sampai Eunha berteriak pada V untuk memasukan miliknya.

"Chagi kau sangat nikmat" ujar V setelah memasukkan miliknya dan menekannya semakin dalam baru menaik turunkannya, menggenjotnya penuh tenaga dan membuat Eunha kelepasan beberapa kali.

.
.
.

Tok...tok...tok...
Suara ketokan didepan pintu kamar Eunha membangunkan V dan Eunha yang tidur bersama semalaman.

"Masuk..." suara bariton V dengan masih setengah sadar.

"Maaf hyung, tapi orang ini terus menelponmu dari tadi malam" ujar Vernon yang masuk dan membawa ponsel V.

Vernon bisa melihat Eunha dan V yang berbaring bersama dengan Eunha memeluk tubuh V dengan mata terpejam dan keduanya tanpa sehelai pakaian pun. Dapat dia lihat secara nyata tubuh mulus Eunha yang membelakanginya.

"Hallo...."

"...."

"Baiklah, nanti siang di tempat biasa" ujar V dan memutuskan panggilannya lalu melempar ponsel itu pada Vernon.

"Eemmm" lenguh Eunha sedikit membuka matanya dan V membelai rambutnya sambil mencium keningnya.

"Keluarlah..." perintah V pada Vernon dan Vernon segera pergi dan menutup pintu kamar itu kembali.

.
.
.

Mon, 06 July 2020.
Sorry for typo...

Udah yaa mainnya, udah....
Mian yaa pagi-pagi dah mengotori pikiran kalian

My Only One KeyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang