[R13+] | Completed
"Kamu yang ku kejar tapi tak pernah bisa kudapatkan."
Renjun x OC
With member of NCT
:: Bahasa non baku
:: Part sudah lengkap
:: Don't be silent readers
Renjun mengangsurkan kertas ulangannya di atas meja. Pak Eko menatap kertas ujian tak berdosa itu sebelum ke arah Renjun yang juga masang tampang gak berdosa.
"Cepet amat," Pak Eko memeriksa hasil ulangan Renjun.
"Pak, buru dong. Mau ke toliet nih," kata Renjun.
"Ini bapak gak yakin kamu ngerjainnya bener apa enggak. Gak nyontek 'kan?" Tanya Pak Eko dengan alis naik.
Renjun berdecak males. "Ya elah, pak. Masa juara umum nyontek sih. Yang ada tuh anak sekelas yang nyontek ama saya," sombongnya nih anak kumat.
"Ya udah sana. Nanti yang ada- Wooy! Renjun!"
Si anak udah keburu kabur sebelum Pak Eko banyak ngomong.
"Belum juga selesai ngomong," gerutu Pak Eko. "Eeh, yang lain udah pada selesai belom??" Tanya Pak Eko.
"Boro-boro pak. Nomor satu aja belom!" Celetuk Jaemin.
"Ya ilah, Chan. Tulis aja apa adanya. Lo kayak gak tau Renjun aja," kata Jeno.
Haechan mendesah, "ya udah nih. Gue tulis ya."
"Udah-udah. Pada ribut. Cepet kerjain!" tegur Pak Eko yang udah gemes ngelihat murid-muridnya pada ricuh.
Dan Haechan fix nulis 'apa adanya' di setiap pertanyaan di kertas ujian.
Sedang Renjun mah bukannya ke toilet. Tapi malah belok ke kelasnya Sue. Tanpa sepengetahuan Bu Rose, Renjun nyelinap masuk. Anak-anak yang lain pada cuek aja. Karena Renjun masuk ke kelas mereka itu udah kayak masuk rumah sendiri. Gak peduli ada guru yang lagi ngajar. Pokoknya main masuk aja.
Sue yang lagi fokus nyatet di buku gak sadar kalo Renjun udah duduk disebelahnya. Dahyun yang tadi duduk di sebelah Sue di usir sama Renjun. Dahyun cuma bisa kasih tampang masem tanpa protes sedikit pun.
"Serius amat sih nulisnya," kata Renjun sambil nopang sebelah pipinya. Matanya udah ngelihatin Sue dengan senyuman manis di wajah.
Eh, kek kenal gue sama suara ini. Sue perlahan nolehin kepalanya dan fix bener banget. Ternyata dugaannya bener. Si dugong udah main duduk aja di sampingnya dengan tampang volos. Sue melotot galak.
"Ngapain sih lo disini? Gila lo ya," kata Sue dengan volume kecil. Takut Bu Rose denger.
Renjun menusuk-nusuk lengan Sue dengan wajah sok imut. "Abis baru sebentar pisah aja aku udah kangen, yang. Pengen duduk berduaan gini."
"Apaan sih?!" Sue nepis tangan Renjun dan ngelirik Bu Rose yang masih sibuk dengan papan tulis.
"Udah kamu nulis aja. Aku gapapa kok. Aku tau kamu khawatir sama aku 'kan. Takut kena marah Bu Rose. Tapi sekali lagi aku bilang sama kamu, aku gapapa. Cukup kamu diem aja dan biarin aku lihat kamu," kata Renjun panjang lebar.
"Gue gak peduli juga lo kena marah sama Bu Rose. Biar perlu gue lapor sekarang," kesal Sue.
"Kejam banget sih, yang? Eeyy, aku tahu. Kamu kejam-kejam gini karena kamu sayang sama aku 'kan?" Renjun memainkan alisnya naik turun dan Sue langsung kasih tampang jijik. Tapi ekspresinya langsung berubah dengan senyuman kemenangan dan Renjun malah seneng liatnya.
"Aaakh!!"
Telinga Renjun di tarik sama Bu Rose. Ampun, Renjun gak sadar.
"Kamu ngapain disini, Renjun?" Tanya Bu Rose dengan tampang garang sebelas dua belas sama mukanya Kak Rose di Upin Ipin.
"Aad-aaduuh, Bu. Sakit niih," Renjun menatap Bu Rose memelas.
Murid-murid pada nahan ketawa termasuk Sue melihat kejadian itu. Siapa juga yang suruh bolos dari kelas terus duduk di kelas lain.
"Iya, ibu tau sakit. Jawab, kenapa kamu disini? Ini jam pelajaran, Renjun!" Kesal Bu Rose.
"Addduuh, bu. Gimana mau jawab. Sakit nih telinga Injun," Renjun masih memelas. Sumpah sakit banget telinga-nya.
Bu Rose melepaskan jewerannya dan menatap Renjun minta jawaban.
"Ibu kejam amat sih sama anak sendiri," Renjun mengusap-usap telinga-nya yang memerah.
"Gak usah kebanyakan ngeles. Jawab, kamu ngapain disini? Mau bikin ribut?" Mata Bu Rose mendelik.
"Ya elah, Bu. Kalo mau ribut mah dari tadi. Saya adem ayem aja kok sampe ibu datang terus ngejewer telinga saya ampe mau putus," Renjun menekuk bibirnya.
Banyak alasan amat sih anak. Batin Sue sambil ngelanjutin nyatetnya.
"Ini nih. Saya kalo belajar gak sambil lihat Sue jadinya malah gak fokus, bu," Renjun nunjuk Sue dan yang di tunjuk langsung refleks noleh.
"Kok bawa-bawa gue sih!"
"Jadi kamu lagi ngalus disini?" Tanya Bu Rose.
Renjun cuma cengengesan. "Tau banget ibu mah."
"Berdiri!" Teriak Bu Rose.
"Elah, bu. Galak amat sih," keluh Renjun.
"Berdiri! Ikut ibu ke ruang BK sekarang!"
Mampus lo. Sue natap renjun puas.
Renjun berdiri dan bersiap ngikut Bu Rose. Tapi sebelumnya ngalus dulu dong.
"Yang, abang meditasi dulu ya. Kali aja dapet hidayah biar bisa deket terus sama kamu. Dadah. Jangan kangen ya!" Katanya sebelum hilang di balik pintu.
"Cieeee. Cieeee," anak-anak lain langsung rusuh. Dahyun ikut-ikutan.
Sue cemberut, "apaan sih?!"
--bersambung
Next gak niih???
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.