extra part ini sebernya baru akan di post setelah bab 27 dapet 100 bintang, tapi entah kenapa aku mendapat cukup banyak followers baru dalam 3 hari ini jadi aku lg seneng dan memutuskan untuk update aja.
Terimakasih untuk semua yang setia membaca dan ngasih vote serta komennya untuk Blake dan Gaby, sampai ketemu di cerita selanjutnya!!!
💜💜💜
"Blake"
"apa?"
Aku memandang ragu untuk sesaat hingga Blake menaikkan satu alisnya padaku.
"Rene mengajakku untuk ke salon akhir pekan ini"
"terus?" tanya Blake bingung sembari menimang Mark yang terlihat pulas di pelukan Papanya.
"Apa aku bisa memintamu untuk menjaga Mark seharian? Rene bilang ingin perawatan seluruh tubuh yang pasti akan memakan waktu lama"
Aku melihat Blake meringis sedikit namun segera tertawa membuatku bingung akan sikapnya.
"tentu saja Gaby, kau juga harus bersenang-senang sedikit aku akan menjaga baby Mark"
"Tapi dia baru delapan bulan dan kau belum pernah di tinggal seharian hanya berdua dengannya"
"Tenanglah lagipula aku juga ingin memiliki boys time dengan anakku, tenanglah aku pasti bisa mengatasi anak ini"
-----------------------
Aku tidak bisa mengatasinya, kepalaku mau pecah karena dari tadi Mark menangis terus dan Gaby baru pergi dua jam yang berarti masih lama sebelum dia kembali. Mainan Mark berantakan di karpet namun dia sudah bosan dengan semuanya membuatku bingung bagaimana Gaby dapat melakukannya setiap hari tanpa mengeluh.
"Ayolah Mark, apa maumu?" Tanyaku pada bayi montok itu, Air matanya berlinangan dan bibirnya di majukan membuatku tertawa yang di balas jeritan olehnya.
"oke maaf tapi kau lucu sekali"
Summer menghampiri kami lalu menyundul tangan Mark yang di membuat perhatian Mark teralihkan dari merindukan Mamanya.
Sepuluh menit kemudian Mark mulai bosan dan ingin menangis lagi namun aku dengan cepat mengangkatnya dan membawanya ke halaman belakang.
"Ayo kawan kita bisa melihat bunga Papa"
Mata coklat yang berkaca-kaca itu memandangku dengan penasaran, aku tersenyum mengingat bagaimana Gaby kecewa Mark mendapatkan mata coklatnya dan bukan biru gelap milikku, andaikan dia tahu berapa kali aku tersesat melihat mata coklat itu.
"Ayo nak kita bisa bermain di belakang" Aku membawa Mark ke halaman belakang dan tersenyum melihat dia sedikit terhibur. Mark menunjuk seekor kupu-kupu yang sedang bermain di antara mawar ku yang baru mekar lalu mulai bergumam tidak jelas membuat air liurnya berhamburan membuatku tersenyum melihat tingkahnya.
"Dada..." Ucapnya sambil memukul pipiku membuatku membeku di tempat.
"Dada?!
"Dada.." ulangnya dengan hati-hati membuatku tersenyum lebar sampai pipiku sakit.
"ya! aku dada mu!" Aku memeluknya dan memutarnya sambil mencium pipinya, Mark tertawa geli dan Summer menggoyangkan ekornya melihatku.
"Kata pertamanya Dada! kau dengarkan kan Summer?" Tanyaku pada anjing itu yang di tanggapi dengan lidah terjulur.
"Dada..." Ucapnya Mark lagi membuatku tertawa keras, hidupku lengkap sekarang.
---------------------------
KAMU SEDANG MEMBACA
BE MINE!
Romance#1.5 Constara Books Gabriela Taylor seorang sekertaris muda yang hanya ingin meniti karirnya dengan tenang tanpa gangguan harus menelan kenyataan bahwa hidupnya yang tenang akan berakhir saat Blake Jenner datang dan mengusik hidupnya. Blake Jenner a...
