Sebuah mobil,terparkir di sebuah pekarangan rumah sakit,,seorang wanita muda turun dengan pakaian sekolahnya dan masuk kedalam,,,
"Permisi sus,,"
"Akhirnya,kamu datang juga,,ibu Chaerin sudah menunggu dari tadi"
"Ahhh,maaf saya ada sedikit urusan tadi"ujarnya merasa bersalah,,
"Sudahlah,,,kita ke kamar ibumu saja"mereka berdua berjalan beriringan menuju kamar seseorang,,,
Sampai di depan pintu bercorak hitam,,wanita itu diam sejenak mengatur nafasnya,,dan masuk kedalam dengan senyum mengembang,,,
"Haiii,,ma udah lama nunggunya?"hanya sebuah senyuman tipis yang menjadi balasan atas pertanyaan wanita itu,,ia berjalan duduk disebelah kanan bangkai rumah sakit dan menggenggam erat tangan ibunya,yang sudah semakin tak berisi dan dingin.
"Maaf ma,,tadi Jennie masih ada urusan,,,mama udah makan?biar Jennie suapin yahh??!!"yahh wanita yang sedang menjenguk ibunya itu ialah jennie,,,Jennie Ruby wijaya,,
"Bagaimana keadaanmu?"suara parau mamanya,,menghentikan aktifitas Jennie yang sedang mangaduk bubur,,ia melihat mamanya dan tersenyum,,seolah mengisyaratkan bahwa semuanya baik baik saja
"Berjalan lancar,,,teman yang baik,,keluarga yang bahagia,,saudara yang pengertian,,,semuanya menyenangkan"Jennie tersenyum hangat,,,
"Jangan berusaha tegar didepan mama!"
Jennie masih mempertahankan senyumannya setelah mendengarkan perkataan mamanya"tak ada yang berubah dari hidupku ma!!,,mama ada ataupun tidak tetap terlihat sama saja,,,aku masih beruntung setidaknya masih ada mama alasanku bertahan sampai saat ini"
"Kadang kadang,,aku memang harus terlihat tegar agar tak ada orang yang menjatuhkan ku"ucapnya sambil melihat mamanya "ia kan ma?"lanjutnya meminta persetujuan dari mamanya,,yang menatapnya sendu
"Jangan terlalu terlihat tegar Jen!!terkadang kau juga perlu menangis agar tidak terlalu kecewa dengan keadaan!"
"Aku harus tetap bahagia,,agar mama juga bahagia,,,mama istirahat saja,,,agar cepat sembuh"Chaerin membaringkan tubuhnya bersiap untuk tidur,,sedangkan Jennie membersihkan piring bekas bubur Chaerin,,setelah selesai ia kembali,,dan menarik selimut memakaikannya pada chaerin,,mengecup keningnya sebentar lalu keluar dari kamar,,,
Sepanjang kakinya berjalan keluar,,ia hanya menatap kosong lantai rumah sakit,,entahlahhh,,,ketika keluar dari kamar rawat ibunya,,semangat hidupnya seolah berhenti,,,,ia seolah dipaksa mengingat kembali kejadian 2 tahun lalu,,dimana ia baru saja menapakkan kakinya di SMA Garuda,,,,,dan bertemu dengan banyak hal yang menyakitkan,,fakta fakta yang tak mau ia dengarkan namun takdir seolah ingin ia rasakan,,,
Flashback
2 tahun yang lalu
Rumah Jennie tampak ramai dengan teman temannya yang berlalu lalang kesana kemari dengan makanan dan minuman di tangan mereka,,
Sekarang adalah hari perayaan ulang tahun Jennie yang ke-15tahun,,tak banyak yang datang ia hanya mengundang para kerabat orangtuanya,,teman temannya dan saudaranya,,,
"Jennie kesini sebentar!!"
"Kenapa ma?"tanya jennie,ia bingung melihat dua orang wanita asing berdiri didepannya"ini siapa ma??"tunjuknya pada mereka berdua
"Ini Tante sunny,,sahabat mama,,yang kecil ini Irene anak tunggalnya Tante sunny,,dia kakak kelas kamu nanti "jelas ibunya
"Ohhhh,,,Irene kesana yukk,,banyak teman aku,,nanti aku kenalin kamu sama mereka"ajak Jennie,yang dibalas anggukan kepala Irene,,,Irene terlihat senang berbaur dengan teman teman Jennie,,mereka bercerita seperti tak ada hari esok,,,yang tanpa Jennie sadari bahwa roda kehidupan tengah bergerak,,,hari ini mungkin ia terlihat bahagia tapi nanti siapa yang tahu????
****
3 bulan kemudian
Seharusnya sekarang adalah hari bahagia untuk Jennie wigantar,,namun entah kenapa takdir seolahmenolak jauh kebahagiaan untuknya,,dan berganti dengan kekecewaan yang sangat mendalam,,,
Ia baru saja memenangkan penghargaan dengan murid terbaik se-smp nya,,,ingin memerkannya kepada kedua orangtuanya,,ia berharap akan mendapatkan pujian seperti tahun tahun lalu,,saat ia mendapatkan prestasi,,ia berharap ia mendapatkan ciuman dari kedua orangtuanya sebagai ucapan selamat,,namun yang harus ia terima adalah kekecewaan yang begitu mendalam bahkan mungkin sangat sulit untuk dirinya sembuhkan,,
Kala itu saat ia baru saja sampai dirumahnya,,,sebuah mobil yang nampak asing ia temukan terparkir di halaman,,karena penasaran,,ia masuk kedalam rumah,,menemukan kedua orangtuanya,kakaknya,dan sahabat ibunya yang sedang duduk di kursi sofa,,tanpa banyak bertanya ia langsung berjalan menuju ruang tamu,,
Keadaan sangat sunyi,,seolah olah,,kedatangannya memang ditunggu tunggu oleh mereka,,"maaa?"ucapnya penuh tanya,,
"Jennie,,,kesini sayang!!"panggil ibunya,,dengan raut bingung Jennie berjalan menuju ibunya dan langsung duduk di tengah tengah antara kakaknya dan ibunya,,,
"Ini kenapa yah??ko Tante ada disini?"
"Kita pengen bicara sama kamu!!dan papa mohon kamu bisa ngertiin keadaan ini!!"
"Yaudah omong aja!!Jennie dengerin ko!"
"Papa bakal nikah sama Tante sunny"seolah olah dunianya runtuh saat itu juga,,Jennie bergeming,,dan langsung tertawa,,menolak kenyataan yang sedang dihadapinya,,,
"April mop,,udah lewat loh pa!!papa gak ada rencana mau ngerjain Jennie kan??"
Tak ada yang bergeming,,tawa Jennie bagaikan jarum,,sangat sakit untuk didengarkan,,helaan nafas terdengar dari mulut ayahnya
"Jenn,,,Tante sunny sedang mengandung anak papa,,papa harus tanggung jawab!"
"Sejak kapan?sejak kapan papa mulai selingkuh sama Tante sunny?"amarah jenny sudah tidak bisa di bendung,,,,ia berusaha menahan cairan bening yang sudah tertumpuk di matanya,,,ia menatap ibunya sebentar,,,kosong,,itu yang dilihat jennie,,tatapan ibunya kosong,,dengan senyuman tulus,,yang menutupi kekecewaannya..
"Pantas yahh pa!!akhir akhir ini papa sering gak pulang kerumah,,,bahkan ulang tahun mama Minggu lalu aja,,papa gak ada,,ternyata lagi nemenin perempuan perusak rumah tangga orang"
"JENNIE PAPA GAK PERNAH NGAJARIN KAMU BERBICARA SEPERTI ITU"
"TERUS APA YANG PAPA AJARIN BUAT JENNIE,,AJARIN,,SELINGKUH BEGITUU,,,ceraikan mama!!!"ucapan Jennie membuat semua orang Susana menatapnya,,,kakaknya sedaritadi terus menggenggam tangannya erat mencoba untuk meluruhkan amarahnya
"Maksud kamu apa??,,papa gak bisa menceraikan mama!!"
"TERUSS APA YANG PAPA MAU,,,PAPA MAU MAMA HIDUP SATU RUMAH DENGAN ORANG YANG GAK TAU TERIMA KASIH"
PLAKKKK....
heninggg,,,Jinyoung melihat tangannya yang telah lancang menampar anak perempuannya,,selama ini ia tak pernah main tangan dengan anak perempuan satu-satunya itu,,
"Huu,,,makasih loh pa,,atas kekecewaannya"Jennie meninggalkan ruang tamu dalam keadaan sunyi,,dan keluar dari rumahnya dan pergi ke sahabat dekatnya Jiso,,ia menceritaka semuanya kepada Jiso dengan air mata yang terus mengalir,,Jiso hanya bisa menghibur sahabat baiknya itu dengan kata-kata yang menenangkan
Selang 2 minggu,,pernikahan itu tetap terjadi,,Tante sunny resmi menjadi keluarga wigantara bersama anak nya Irene,,,Jennie mulai tertutup dengan sekitarnya,,apalagi saat ibunya memutuskan untuk keluar dari rumah suaminya itu,,,ia mulai terlihat dingin,,dan tak tersentuh...
Jangan lupa voment dong,,,
KAMU SEDANG MEMBACA
still happy
Genç KurguJennie,wanita pelajar yang harus tetap bahagia walaupun takdir mempermainkan.
