24.(jennie dan sunny)

981 113 4
                                        

Kantin tampak sangat ramai saat taehyung bersama sahabatnya menikmati makanan ditempat ini,,,

Lautan manusia yang asik berebutan makanan tampak sangat ramai,,

"Tae,,tolong dong sambelnya"pinta Irene,,tangan yang terbilang pendek tak bisa mencapai semangkok sambal dihadapan taehyung,,

Taehyung menggeser sambalnya dihadapan Irene"nih!!"

Brakk!!

Kantin yang tadinya tampak ramai,seketika hening saat mendengar gebrakan keras dari salah satu meja kantin,,,

Semua pasang mata menatap kearah seorang wanita yang sedang berdebat dengan seorang peria,,

"itu Jennie kan??"tanya Yeri,,tangannya menunjuk kearah gadis yang dimaksud"ngapain dia berantem sama Daniel??"lanjutnya

Taehyung menatap wanita yang sedang beradu mulut diseberang mejanya,,samar-samar ia masih dapat mendengar pembicaraan mereka,,

Ia berjalan mendekati wanita tersebut,,namun langkahnya terhenti saat melihat seorang laki-laki menarik paksa tangan gadis tersebut,,

Tangannya terkepal kuat menahan gejolak aneh dalam tubuhnya,,

***

"Lo apa-apaan sihhh??!!!"ia menyentak kasar tangan seorang pria yang terus menariknya,,

Laki-laki itu menyengir"gak papa"ujarnya

"Dasar sinting!!"

"Ehh Jen!!,ngapain tadi berantem?udah kayak preman aja Lo"tanya Taeyong,,ia tidak menghiraukan Jennie yang sedang marah-marah dan lebih memilih bertanya soal insiden dikantin tadi,,

"Bukan urusan Lo!!"tunjuk Jennie diwajah Taeyong

Taeyong menurunkan jari Jennie"woo,,santai aja sihh Jenn!!bar-bar banget Lo"ujarnya dengan nada mengejek"ehh tapi Lo gak diapa-apain kan sama si kudanil?"lanjutnya dengan bertanya

"Gue gak papa!!lagian kenapa lo nya yang repot sih?"kesal Jennie,,

"Gak papa sih"ujar Taeyong santai,,Jennie memberengut,,dan menginjak kaki laki-laki tersebut dan meninggalkan ya sendiri yang sedang menyumpah serapah kepada gadis tersebut,,

Gue curiga nihh,,Jennie jelmaannya lucynta Luna!!

***

Jennie sampai dirumahnya dengan keadaan lelah,,,

Dengan tenaga yang tersisah sedikit ia,,melangkah menuju kulkas dan mengambil minuman isotonik miliknya,,

"Ahh,,segar banget"

"Ehh,,Jenn udah pulang?"tegur sunny saat melihat anak tirinya berada didapur,,

Jennie menoleh ke sumber suara yang menegurnya,,,ia berdehem menjawab pertanyaan ibunya,,

Malas berada satu ruangan dengan wanita parubayah itu,,Jennie memilih melangkah meninggalkan dapur,,

"Jen,,mama mau ngomong",,Jennie menghentikan langkahnya,,ia tidak menjawab,,tidak juga membalikan tubuhnya melihat kearah ibu tirinya,,

Ia menunggu kata yang akan keluar dari mulut wanita itu,,

"Kita bahas diruang tamu aja!!"ajak sunny,,ia mengapit lengan Jennie,,

Jennie tidak menolak saat lengannya ditarik oleh ibu tirinya,ia terlalu lelah untuk memberontak,,sadar akan hal itu,,diam-diam sunny tersenyum senang,,

Dua wanita berbeda usia itu,,duduk saling berhadapan dengan meja kaca sebagai penghalang,,

"Mama minta maaf!!"sunny membuka suara,,,ia menatap lurus sosok wanita dihadapannya dengan penuh harap.

Jennie menatap sunny dengan dingin"mama saya hanya mama Chaerin,,,anda bukan mama saya"ucapnya menusuk,,sunny menatap anak tirinya dengan sendu,,,mendengar ucapan formal yang ditujukan kepadanya membuat dadanya sakit,,

Sunny menarik nafasnya dalam-dalam"Tante tau apa yang telah Tante perbuat bersama ayah kamu salah,,tapi cinta gak bisa dipaksakan,,semuanya udah takdir!!Jennie gak bisa terima Tante walaupun sedikit?!"ucapnya hati-hati,,

Jennie terkekeh sinis,,ia menundukan kepalanya"aneh ya,,orang bilang cinta itu saling menjaga,saling percaya,saling melindungi,"ia mengangkat kepalannya menatap dingin wanita dihadapannya"tapi yang saya lihat,justru sebaliknya"

"Maks--

"Tante tidak tahu bagaimana terpuruknya ibu saya saat itu,,ia hanya berpura-pura menyambut kedatangan Tante dengan senyum bahagia yang dibuat-buat"ia berhenti sejenak"karma masih berlaku,,dan saya tidak tahu kapan itu terjadi"lanjutnya dan meninggalkan sunny yang tak bergeming mendengar ucapan anak tirinya itu,,

still happyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang