Obsession update lagi..
Hehe
Jangan lupa kasih vote yaa, biar aku update teratur.
Happy Reading Chingudeul
🌼
.
.
.
Pagi sudah menyapa tapi masih sepi karena belum waktunya berakitifitas seperti biasanya. Aku terbangun dengan memeluk Yoongi. Sedikit malu jika mengingat kejadian semalam. Lalu tak berselang lama Yoongi juga terbangun. Ia lalu memandangku sembari tersenyum.
Cup
Kecupnya singkat dibibirku.
“Terimakasih ya sudah percaya padaku.” Katanya sambil menarikku kedalam pelukannya.
Aku membalas ucapan Yoongi barusan dengan pelukan erat untuknya. Aku semakin mencintainya.
“Apa rencanamu hari ini?” tanya Yoongi.
“Tentu saja bekerja dcafe, aku sudah meninggalkan cafe terlalu lama. Mungkin juga aku harus menaikkan gaji Seung Jo. Lalu kamu?” jawabku.
“Aku juga harus bekerja dikantor.”
Setelah mengucapkan kalimat itu tiba-tiba ponsel Yoongi berdering. Terlihat nama Hoseok sang pemanggil. Oh ternyata adalah video call. Yoongipun mengangkatnya, awalnya memang aku berusaha pergi karena akan malu jika dilihat teman Yoongi, tapi kalah cepat dengannya yang menarikku agar lebih dekat dengannya.
“Tenanglah, akan kuperkenalkan pada temanku.” Perintah Yoongi.
“Dalam kondisi seperti ini? Jangan ngawur. Aku tidak mau !! “aku menolak tapi Yoongi tak melepaskan aku begitu saja.
“Oh Oh oh, sepertinya aku menjadi pengganggu. Maaf, haruskah kututp telfonnya.” Suara terdengar dari ponsel Yoongi. Aku seketika menyembunyikan wajahku didalam selimut. Aku tidak akan membiarkannya melihatku. Kami harus berkenalan dengan pantas.
“Tidak apa-apa. Ada apa menelfon pagi-pagi begini.”
“Aku sedang gabut saja, soalnya teman kita yang satu lagi tidak mengangkat panggilannya jadi aku menhubungimu.”
Yoongi yang tahu aku sedang bersembunyi didalam selimut, langsung membuatku memunculkan wajahku.
“Keluarlah !!” katanya sambil menggelitikku. Tapi aku tetap memberontak.
“hei hei. Tolong hentikan. Jangan melakukan hal-hal dewasa ketika bertelefon. Tolong hargai lawan bicara kalian. Atau akan ku tutup telfonnya. Terimakasih.”
“Baik-baik, akan kukenalkan kekasihku lain kali. Bagaimana kabarmu?”
“Aku baik. Ayo kita berkumpul bertiga lain kali. Jangan lupa ajak kekasihmu dan kenalkan pada kami.”
“Iya, iya.”
Mereka lalu mengobrol dan aku masih berada dibawah selimut. Rasanya sulit bernafas karena sangat pengap disini. Uhh cepatlah akhiri obrolannya.
“Hahaha. Sudahlah, akan ku hubungi lagi nanti. Kasihan kekasihmu berada disana, pasti sangat pengap. Jangan sampai kehabisan nafas.”
“Tidak perlu khawatir, akan kuberi nafas buatan untuk nya. Aku sudah ahli dalam hal itu.”
Mendengar ucapan Yoongi barusan aku langsung mencubit perut Yoongi keras agar Dia berhenti bercanda.
“AW.” Rengeknya pelan.
“Wae, Wae, Wae, kenapa? Pacarmu nakal dibawah sana?”
“Kurasa iya. Mungki n Dia ingin beberapa ronde sebelum berangkat kerja. Hahaha “ Yoongi tertawa keras, tapi aku memilih diam karena malas menanggapinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Obsession
Fiksi PenggemarKetika 2 sahabat menyukai 1 gadis yang sama. Manakah yang akan mereka pertahankan? Pertemanan yang sudah terjalin selama bertahun-tahun, atau cinta yang selama ini mereka dambakan, atau bahkan keduanya?
