•Happy Reading•
"Tae, stop! Lo bisa mampus kalo terus minum"
Jimin menahan lengan lelaki itu yang tengah siap mengambil gelas berisi minuman beralkohol yang memiliki kadar sangat tinggi. Namun lelaki itu malah menepisnya dan kembali mengambil gelasnya.
"Eh sadar, lo udah minum terlalu banyak"
"Lo diem aja, sat"
Jimin hanya menghela nafasnya, menggeleng pelan melihat sang sohib yang seperti ini. Dia sangat prihatin dengan kondisi dan masalah sang sohib. Tapi ya gimana, dia tidak bisa membantunya.
"Lo—lo gak akan ngerti jim"
"Gue ngerti. Tapi yang gak habis fikir, lo bisa selemah ini"
Sebelum Vantae dalam keadaan mabuk berat seperti ini, ia menceritakan semuanya pada Jimin. Pikirannya benar-benar kacau. Terlebih seharian ini papanya selalu menghubunginya bahkan mengirim pesan yang tidak-tidak.
Dan niat awal tidak masuk kuliah karena ingin istirahat, tapi sayang terganggu oleh orang yang sangat ribet menurutnya. Pikirannya kembali mumet dan akhirnya ia mengajak Jimin ketempat ini— tempat dimana ia bisa melampiaskan segala emosinya.
Tanpa ia ketahui, disisi lain sedari tadi seorang gadis tengah memikirkannya. Siapa lagi kalau bukan Rosé, sang pacar tercinta.
Mulai pagi hingga menjelang siang ia sangatlah khawatir hingga memutuskan untuk mengunjungi kos Vantae. Dan nihil, ia tidak menemukan kekasihnya disana.
"Gue gak lemah! Gue—gue itu cuma butuh pelampiasan"
Vantae meneguk minumannya kembali, rasanya bebannya menghilang. Kini matanya sudah sangat berat dan detik berikutnya matanya terpejam, dan semua menjadi gelap.
Untungnya Jimin juga tidak ikut mabuk. Kalau ia juga ikut mabuk, mungkin akan ada masalah baru lagi nantinya.
Jiminpun memapah Vantae menuju mobil yang ia pesan. Ia meninggalkan motornya dan motor Vantae disana.Tidak mungkin kan Jimin membawa Vantae dalam keadaan mabuk berat begini dengan motor?
♒♒♒
"Kak Jimin?"
Suara yang memanggilnya dipagi ini rasanya tak asing ditelinga Jimin. Ia pun menoleh, dan benar dia adalah Rosé. Dilihatnya gadis itu berlari kecil menuju Jimin. "Iya, ada apa Rosé?"
"Kakak tau kak Vantae dimana? Dari kemarin gak bisa dihubungi, semalem kerumahnya pun dia gak ada kak"
Jimin diam sesaat, ia bingung harus berkata apa pada Rosé. Ia tidak bisa membayangkan jika gadis didepannya ini mendengar jika Vantae semalem sedang mabuk.
"Kak?" Panggilnya lagi.
Ia tersenyum kecil, sambil menggaruk tengkuknya. "Hmm—itu— dia ada di kosnya dan semalem habis mabuk. Mungkin sekarang masih hangover"
"Mabuk? Ada apa kak, kok sampek segitunya?"
Rosé sedikit melongo mendengar jawaban Jimin. Apakah ada masalah besar sampai pacarnya itu mabuk? Dan bukankah dia sedang sakit? Sungguh, kini banyak pertanyaan di otak Rosé yang ingin ia lontarkan pada Vantae nantinya.
"Mending lo tanya langsung kedia. Tapi pelan-pelan, kalo dia udah sadar. Sekarang lo ke kosnya kasih makanan atau minuman apa kek biar hangovernya cepet ilang"
KAMU SEDANG MEMBACA
How About Us? [✔]
Casuale[C O M P L E T E D] Vantae Kimona seorang pemuda yang notabenya sangat susah jatuh cinta, namun tiba-tiba menyukai seorang gadis cantik yang bermata indah. Bahkan sahabatnya pun terheran saat mendengar pengakuan Vantae yang menyukai seorang gadis. B...
![How About Us? [✔]](https://img.wattpad.com/cover/215595597-64-k311479.jpg)