Keyra mulai menceritakan kejadian kemarin dirumah reno. Dinda yang mendegarnya saja sudah naik pitam pada reno.
Dinda merasa bersalah pada keyra. Dinda tak bisa membayangkan bahwa reno melakukan perbuatan sejahat itu. Dinda tak terima bahwa sahabatnya itu di perlakukan seperti itun
Dinda tak tau bahwa dengan dinda memberitahukan keberadaan keyra malah menyebabkan pertengkaran yang sangat hebat antara reno, keyra dan rindi.
" din jangan kasih tau mama sama papa gua ya. Gua ga mau mereka khawatir sama gua. Telfon aja mama, klok gua sekarang nginep dirumah lo. " ucap keyra dengan maksud yang baik.
Dinda pun menuruti permintaan keyra. Tak lama dinda pun melakukanya. Dia segera menelfon mama keyra untuk memberi tau mama keyra.
Setelah keadaan menjadi lebih tenang terdengar suara seperti sekelompok orang yang datang mendekat ke arah kamar keyra. " oh kalian ternyata " ucap keyra mengarah ke arah sekelompok orang itu
Maksudnya sekelompok orang itu adalah teman satu tim basketnya reno. Keyra mulai terngiang sesuatu. Keyra baru ingat hari ini seharusnya mereka ikut pertandingan basket.
Karena penasaran lantas keyra pun bertanya " kok kalian datang kemari? Emang ga jadi tanding basket? "
Dion pun membuka mulutnya " engga key. Kami dapat info kalau kapten lawan kami mendadak hilang ga ada kabar. Makanya rindi sekarang lagi kebingungan nyariin kakaknya. "
Keyra merasa kasihan mendengar berita sedih itu. Dia jadi merasa bersalahbkarena menanmbah beban pikiran rindi. " kasihan rindi. Semoga aja kakaknya cepet ketemu" batinya.
Dinda menyadari itu. Menyadari keadaan hati keyra yang merasa kasihan pada rindi.
" kenapa sih key?? Lo masih ngerasa kasihan sama tu cewek. Itu katma buat dia karrna dia ngerebut orang yang lo sayang. Dan kini tuhan jugak ngerebut orang yang dia sayang yang engga lain kakaknya " ucap dinda.
Dinda heran bukan main. Kenapa sahabatnya kini jadi lebih lemah. Ga biasa-biasanya dia kayak gini.
" Ga boleh julid tu mulut. "
Dinda hanya cengar cengir mendengar ucapan keyra barusan. Keyra menyadari itu. Ya dion ternyata diam-diam memperhatikan dinda. Keyra ngerasa dion punya perasaan terpendam pada dinda.
" udah dong jangan liatin sahabat gua terus. Gua ga ngijinin kalian ngeliatin dinda kayak gitu " sindir keyra yang diarahkan pada dion
Karena dion merasa tersindir, dion pun jadi linglung.
" Pffftttt...."
Keyra pun tertawa jahil melihat ekspresi dion yang salah tingkah.
" apaan lo key? Otak lu geser kali ya hahaha" ucap dinda sembari tertawa.
Mereka semua pun saling bertukar bahan ceritaan. Namun tiba-tiba wajah keyra menjadi muram. Keyra teringat akan kenanganya bersama reno.
Tapi yaudahlah mau gimana lagi. Memang itu pilihan reno, keyra bisa apa. Keyra tak berhak memaksa siapapun untuk tetap berada di hatinya.
Kini harapan keyra hanyalah satu yaitu rian segera sadar. Ia ingin mengucapkan rasa terimakasih padanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
~Dasar Penikung~ (END)
Teen FictionIni cerita pertama aku, dimana aku belum ngerti aturan-aturan penulisan. Jadi mohon maklumi jika banyak kesalahan yang ada di cerita ini :) ............................. " lo mau nikung cowok gue? Silahkan !!!. Gue mah...
