Kini keyra sudah sampai di kelasnya dan keadaan kelas sangat sunyi hingga suara detakan jam terdengar sangat jelas.
Bagaimana keadaan kelas menjadi sangat sunyi, jelas saja semua murid seudah pulang semua.
Yang tersisa di kelas hanyalah 2 orang,ada rindi dan dinda yang saling menatap sinis satu sama lain.
" dinda sahabat cuuuuu, kuylah kita pulang. " panggil keyra sembari memecah lamunan dinda
"Emm key, gua minta maaf ya " ucap rindi sambil mencari muka pada keyra agar keyra menganggapnya baik.
" ha ? " ucap dinda keyra kompak, kerena keduanya masih tap percaya bahwa rindi mengucapkan maaf pada keyra
Keyra pun menggapi ucapan rindi " lo serius rindi? Lo gak lagi ngigo kan? "
" iya gua serius key. Gua minta maaf ya. Iya gua tau, gua salah gak seharusnya gua ngerebut milik lo. Lo maukan maafin gua " ucap rindi dengan menunjukan wajah polosnya .
" dasar keyra bodoh, gini aja lo udah percaya. Kalok kayak gini gua bisa lebih dengan mudah ngerebut reno dari lo " ucap rindi dalam batinya
Keyra pun mengambil tindakan dengan memberi senyuman " emm iya gapapa kok rindi. Gua dah maafin lo. Tapi gua mohon jangan rebut reno dari gua ya dan lo jaga jarak sama reno "
" iya enggak kok key. Kita temenan ya key ? "
" hemm iya rin. " jawab keyra dengan senang hati
Dinda hanya mengamati keduanya yang saling bertukar cerita.
Keyra pun berpamitan pada rindi kalau dia akan segera pulang.
" gua cabut luan ya rin. Yuk dinda balik kita "
Dinda pun beranjak dari tempat duduk nya. Kini punggung keyra dan dinda sudah tak terlihat lagi.
Ya kini keyra dan dinda sudah benar-benar keluar dari kelas.
Rindi pun menunjukan senyuman jahat. "aduh key, sumpah deh lo bodoh banget. Tapi gua makasih banget sama lo. Hahaha"
"Siap-siap aja nanti reno sebentar lagi bakal jadi milik gua. "
Keyra dan dinda kini sudah berada di parkiran, keyra pun mengambil kunci mobilnya.
" din, pulang bareng gua yuk. " ajak keyra
Dinda pun menolaknya karena dia juga membawa mobilnya sendiri. Keyra pun memakluminya.
" yaudah gua duluan ya din sama binbin "
" iya key, hati-hati ya. Jangan ngelamun lo naik mobil ya key. "
" iya sayang "
" sayang pala lo peang pffttt..."
Keyra pun mengangguk menjawab perkataan dinda. Keyra mulai masuk ke mobilnya dan mulai melajukan mobilnya.
Keyra pun melambai-lambaikan tanganya dari balik jendela mobilnya.
Mobil keyra pun melesat dengan cepat. Dengan hitungan detik badan mobil keyra sudah tak terlihat lagi.
" gila ni anak bawa mobil " batin dinda.
Dinda pun mengambil langkah cepat dengan masuk ke dalam mobilnya dan segera melesatkan mobilnya.
20 menit telah berlalu dan kini keyra sudah sampai dirumah, keyra pun memarkirkan mobilnya di garasi mobilnya.
"Assalamualaikum , keyra pulang "
Ucapan salam dari keyra pun langsung terdengar ke seluruh ruangan. Dari kejauhan terdengar suara " waalaikumsalam non "
Ya itu suara dari mbok ratmi. Keyra pun menyalami tangan mbok ratmi.
" mbok, keyra masuk dulu. Capek "
Mbok ratmi hanya mengangguk sambil senyum menanggapi ucapan keyra. Keyra mulai melangkahkan kakinya menuju kamarnya. Keyra pun menaikin anak tangga satu demi satu.
Krekk...
"Fiuhh... akhirnya gua nyampe jugak di kamar. Tiduran dulu ah. " batin keyra sambil cengar cengir
Keyra pun mulai menjatuhkan tubuhnya di atas kasurnya, " uhhh, nikmat banget "
Baru saja keyra mau memejamkan matanya tiba-tiba terdengar suara dari notif dari handphone keyra. Keyra langsung dengan cepat melihat notif itu, dan senyuman ceria mulai terukit dibibirnya.
Keyra mulai berjingkrak-jingkrak di kamarnya, entah kenapa hari ini dia bahagia banget. Dia baru ingat bahwa hari ini tepat perayaan mereka jadi yang ke 1 tahun 3 bulan.
KAMU SEDANG MEMBACA
~Dasar Penikung~ (END)
Teen FictionIni cerita pertama aku, dimana aku belum ngerti aturan-aturan penulisan. Jadi mohon maklumi jika banyak kesalahan yang ada di cerita ini :) ............................. " lo mau nikung cowok gue? Silahkan !!!. Gue mah...
