Keadaan menjadi hening. Tak ada yang berani berkutik mendengar jawaban keyra. Semua pasang mata tertuju pada keyra.
" apa lo ? Takut rahasia lo kebongkar. Jangan pikir gua ga tau semuanya. " timpal keyra
" key. Maaf ya aku dah bikin kalian berantem " ucap rindi
Keyra pun menyeringai. Keyra langsung memberikan balasan dengan dengan memberikan ekpresi muak. "Cuih..."
" dan buat lo rindi. Gausah sok polos. Dasar wanita penggoda " balas keyra karena sudah sangat muak dengan dramanya.
Keadaan menjadi sangat tegang. Untungya bunda reno datang tepat waktu dan berusaha mencairkan suasana. Keyra yang saat itu berdiri karena terbawa amarah diminta bundanya untuk duduk tapi keyra menolaknya.
" udah dong anak-anak jangan berantem lagi. Ayo semuanya duduk bunda dah siapain susu panas ni. " ucap bunda reno sembari mendinginkan keadaan
" keyra sayang udah ya jangan marah-marah ya. Sabar sayang " hibur bunda reno
" ga bisa bun. Keyra udah capek ngikutin drama mereka. Keyra capek bun hikss...hiks...hati keyra sakit di giniin. Mereka main di belakang keyra " ucap keyra sembari menurunkan nada bicaranya. Hatinya hancur hingga ia tak segan lagi menahan air matanya yang jatuh.
Mata reno langsung terbelalak mendengar jawaban keyra barusan. " key maksud kamu apa? Aku ga ngelakuin itu. Aku sayang kamu key "
" ha sayang lo bilang? Lo setiap malam jalan bareng rindi, memperlakukan rindi layaknya seorang pacar, dan lagi bunga yang ada di atap. lo lebih memilih ngerawat bunga rindi. Itu yang di namakan sayang? " ucap keyra. Air mata meluncur dengan derasnya
" hati aku sakit ren. Dan lebih sakitnya aku ngeliat kamu pegangan tangan sama rindi. Kamu kecup keningnya, begitu lembutnya kamu memperlakukanya. Tolong ren, hargai aku..... hiks...hiks.....hiks... "
Keadaan menjadi sangat hening. Semua orang tertuju pada keyra. Mereka begitu prihatin melihat keyra yang seperti itu. Bahkan bunda reno tak sanggup berkata apa-apa lagi melihat keadaan keyra yang sekarang.
" key, reno ga salah kok. Aku yang salah. Aku hanya kesepian. "
Mata keyra langsung tertuju pada sumber suara itu. Hatinya semakin hancur mendengar suara wanita itu membela reno yang jelas-jelas salah.
" ha kesepian lo bilang? Dengan lo nge goda pacar orang lo bilang kesepian? Hebat gua ga nyangka orang yang udah gua anggap jadi sahabat gua malah kayak gitu. Masih kurang baik gua sama lo ha? Gua muak ngeliat wajah lo. Gua minta lo pergi dari sini!! " ucap keyra spontan
Rindi langsung terdentak, dengan sigap reno langsung membela rindi. " cukup keyra. key maksud kamu apa ngomong gitu ke rindi? Ini rumah aku. Aku yang berhak nentuin siapa yang harus tinggal dan pergi dari rumah ini "
"oh jadi kamu lebih pilih dia ? Aku pergi ya "
Mata keyra yang awalnya penuh dengan air mata kini mulai mengering. Keyra mulai berteriak, menangis, tertawa, mulai memukuli tubuhnya sendiri. Keyra merasa lunglai. Kedua kakinya terasa sudah tak terarah.
Keyra pun mulai melangkah keluar rumah reno. Dengan cepat dion mengejar keyra. Dia langsung menahan keyra tapi keyra langsungg memberontak. " lepaskan aku. Lepaskan aku. Aku ga kenal kalian siapa. Pergiiiiiiii" ucap keyra secara tak sadar.
Reno merasa prihatin dengan keyra. Tapi apalah daya saat ini rindi lebih membutuhkanya.
Teman-teman reno merasa sangat marah dengan sikap bodoh reno. " dasar cowo bren*s*k . Ren sadar keyra saat ini butuh lo. Gua takut dia kenapa-kenapa."
Tetapi reno tetap tidak perduli dengan keyra. Dia tetap memeluk rindi yang saat ini tengah menangis.
KAMU SEDANG MEMBACA
~Dasar Penikung~ (END)
Ficção AdolescenteIni cerita pertama aku, dimana aku belum ngerti aturan-aturan penulisan. Jadi mohon maklumi jika banyak kesalahan yang ada di cerita ini :) ............................. " lo mau nikung cowok gue? Silahkan !!!. Gue mah...
