Reno langsung terpancing amarahnya. Kepalanya mulai di penuhi amarah yang meledak-ledak.
Reno sangat marah karena yang dia tau bar-bar club itu isinya cowok semua dan reno paling tak suka kalau keyra di kerumuni banyak laki-laki.
Namun semua sudah terlambat pasti keyra sudah pergi bersama bbc dan ia tak bisa mengejarnya.
Satu-satunya hal yang bisa dia lakukan adalah menunggu keyra kembali ke kelas.
Jam sudah menunjukan Pukul 12:00 dan Keyra masih belum kembali juga. Reno mulai mondar mandir kebingungan mencari keberadaan keyra.
Tetapi memang semua nya salah nya reno. Tak seharusnya reno menyakiti keyra sampe sejauh itu.
Di sisi lain keyra masih berada ditaman itu, meluapkan segala unek-unek di hatinya. Dinda yang menyadari jam sudah menunjukan pukul 12:00 dan mereka harus segera kembali ke sekolah.
" key, kita balik ke sekolah yuk. Udah dong nangis nya, makin jelek lo kalo nangis kayak gini " ucap dinda sambil menghibur keyra
" ehee iya din. " jawab keyra sambil menyeka air matanya.
Dinda pun menuntun keyra menuju tempat nongkrong ivan, dan di sana ternyata ivan sudah menunggu mereka berdua dari tadi.
" lama banget sih kalian. Kita aja yang sering yang cabut gak pernah sampe selama ini cabut. Lah kalian yang baru ini cabut bareng kita bisa selama itu cabut. Yaudahlah ayok pulag nanti keburu ketahuan " ucap ivan sambil mengajak keyra dan dinda untuk balik kesekolahnya
Keyra dan dinda pun mengiyakan perkataan ivan, mereka pun kembali ke sekolah dengan waktu yang cukup cepat hanya 15 mnit mereka sudah bisa kembali ke sekolah.
" yeee kita udah sampa ke sekolah key. Yaudah ayuk kita kekelas. " ajak dinda
Keyra pun setuju dengan ajakan dinda
" yaudah ayuk din. Oiya makasih yang van, makasih jugak yang lain udah nemenin gua cabut. Moga aja kalian ga nyesel abis ngajak kita cabut. Yaudah gua duluan ya sama dinda " ucap keyra sebelum pergi meninggalkan bbc
Keyra dan dinda pun berjalan menjauhi bbc, perlahan tubuh kedua wanita ini mulai menghilang. Tetapi berbeda dengan bbc mereka tetap masih nongktong di pohon taman belakang.
" gila tu cewek ya, berani bener cabut bareng kita. Tapi gua mulai sukak sama tingkah tu 2 cewek. Beda banget sama yang lain yang pura-pura kalem padahal aslinya busuk. Hahaha... " b ucap salah satu anggota di bbc
"Huuuuuuuuu" sorak anggota bbc dengan kompak
Mereka semua pun terus bercanda ria dengan senang. Keyra dan dinda mulai mendekati kelasnya.
Dan lagi-lagi hal yang memuakan keyra harus melihat reno yang sudah menunggu di depan pintu kelas.
" liat tu dinda, udah kayak satpam aja. Numgguin depan kelas "
Dinda pun baru menyadarinya, dia pun tertawa bahagia. Reno yang mendengar suara tawa dari dinda langsung nyamperin keyra.
Reno langsung berlari menghampiri keyra dan mulai memeluk keyra.
" ihhh apaan sih lo ren? Malu diliatin orang tau. Gua ga suka, gausah lebay deh ren. " ucap keyra sambil menolak pelukan dari reno
" key, lo masih marah ma gua. Gua minta maaf, gua ga akan ulangin lagi "
" hem, udahlah gua capek mau masuk kelas dulu " ucap keyra sambil melanjutkan perjalananya
" key.... tunggu" ucap reno
" ha apaan "
" lo tadi cabut kan sama dinda di temenin geng anak bejat itu kan? Yang anggotanya semua cowok! "
" kok lo tau. Ohh gua tau pasti rindi kan yang ngasih tau!. Kalok iya kenapa memangnga. Apa urusanya sama lo. Gak ngerugikan lo kan? Makanya mikir pakek otak! Kalok lo gak ngebuat gua sakit hati, gua ga bakal kayak gini. Pikir sekali lagi ya! " ucap keyra dengan ketus
Reno langsung terdiam mendengar jawaban dari keyra. Hatinya merasa sakit. Ya setimpal lah dengan apa yang di lakukanya...
Keyra sudah habis kesabaran, dia masih termakan amarah hingga tak sadar bahwa ucapanya menyakiti perasaan reno.
KAMU SEDANG MEMBACA
~Dasar Penikung~ (END)
Teen FictionIni cerita pertama aku, dimana aku belum ngerti aturan-aturan penulisan. Jadi mohon maklumi jika banyak kesalahan yang ada di cerita ini :) ............................. " lo mau nikung cowok gue? Silahkan !!!. Gue mah...
