Double update kali ini ya 🤗🤗
*********
Kini keyra hanya berjalan tanpa arah. Dia tak mengingat dimana alamat rumahnya, siapa namanya dan dimana letak keluarganya.
Saat ini dia benar- benar lost control. Dan satu-satunya yang saat ini yang bisa menenangkanya hanya dengan memberikan satu pelukan yang tulus. Namun nihil tak ada seorang pun yang sedang mencarinya.
Tiba-tiba hujan turun dengan lebatnya. Keadaan keyra semakin buruk. Pandangnya menjadi kabur karena derasnya air hujan.
Dari kejauhan tampak ada sebuah mobil truk yang berjalan menuju posisi keyra saat ini. Keduanya sama-sama tak menyadarinya baik keyra maupun supir truk itu karena pada saat itu keadaan hujanya sangat deras.
Keyra pun berdiri di tengah guyuran air hujan itu. Jarak mobil itu mulai semakin mendekat. Supir pun mulai menyadari bahwa ada wanita yang saat ini berada di depan mobil truknya.
Supir itu mulai mengklekson tetapi tak ada respon dari keyra. Untuk mengerem pun tak sempat lagi dan di waktu yang tepat ada seseorang dari belakang langsung mendorong keyra sehingga keyra terdorong menjauh dari mobil truk itu.
Dan "............."
Terdengar suara tabrakan yang begitu keras. Terdengar suara seseorang yang terlempar karena berhantaman dengan bagian depan truk itu.
Keyra langsung tersadar dan dia mulai mencari sumber suara itu. Dan ternyata posisinya agak jauh dari posisinya sekarang. Keyra langsung berlari menghampiri orang itu.
Mata keyra langsung berkaca-kaca setelah melihat wajah orang itu. Ternyata itu adalah rian. Mantan cleaning servis yang pernah ia liat di sekolahnya.
" rian.....hiks...hiks... kenapa kamu nyelamatin aku? Maafin aku rian...."
Darah mulai keluar dari bagian kepala rian. Wajah rian semakin pucat. Baju keyra mulai di penuhi noda darah rian.
Sebelum rian tak sadarkan diri ia sempat mengucapkan beberapa patah kata yang sanggup ia katakan meskipun sedikit.
" Aku senang bisa nyelamatin kamu untuk yang kedua kalinya key..... aaakuuu -" ucap rian dengan nada yang agak terbata-bata karena keadaan rian semakin melemah. Detak jantung rian mulai melemah. Tak lama rian pun tak sadarkan diri.
Keyra langsung berteriak, menangis, marah, putus asa. Semua bercampur aduk dalam satu perasaan yang ia sampaikan melalui tangisanya. Dia bingung harus gimana...
***************
Keyra mulai membuka matanya. Keyra mulai menyadari bahwa saat ini dia berada di tempat yang berbeda.
" keyra akhirnya kamu sadar key "
Suara itu sungguh tak asing. Pantas saja tak asing itu adalah suara dari dinda sahabatnya keyra.
" dinda. Aku kok bisa disini " tanya keyra. Dinda pun kemudian menceritakan kejadiannya.
*Flashback on*
" aish.....aduhh kenapa cobak ujan. Gagal deh jadinya . Yaudah deh putar balik " ucap rindi karena sedikit kesal karena tiba-tiba turun hujan yang sangat lebat. Karena hujan itu dinda harus membatalkan first datenya.
( dinda mulai merajut asmara ni :v ) : author bercanda 😉
Mata dinda langsung terpana karena melihat sosok wanita yang menyerupai keyra. Dinda pun mulai mendekati orang itu dan ternyata benar itu adalah keyra.
Dinda langsung turun menghampiri keyra. " key lo kenapa? Siapa yang ngebuat lo jadi gini? "
Keyra hanya memberikan satu jawaban yang membuat dinda tercengang " kamu siapa? Siapa keyra aku ga tau siapa itu. Kamu pergi.. aku ga kenal kamu siapa .. hikss....hiksss... tolong rian kumohon.. hikss ... tolong "
" key ini aku dinda sahabat kamu. " jawab dinda
" ah percuma saja keyra saat ini lost control" batin dinda
Kelang beberapa menit keyra sudah tak sadarkan sendiri. Dengan cepat dinda berteriak minta tolong pada orang-orang yang lewat untuk menolongnya.
* flashback off*
Keyra hanya terdiam. Dinda merasa ada yang tidak beres dengan sahabatnya itu. " dinda, dimana rian?" Tanya keyra
" rian? Siapa itu rian? " tanya dinda balik karena tidak mengetahui siapa itu rian
" itu din cowok yang disebelah gua" jawab meura dengan nadayang sudah mulai agak normal
" ooooo. Itu yang namanya rian. Dia ada diruangan ICU. lukanya parah banget. Karena luka itu rian sampe koma. " jawab dinda sembari menjelaskan keadaan rian yang sebenarnya.
Mata keyra mulai berkaca-keca mendengar pernyataan dinda barusan.
Dia merasa bersalah.....
Sangat-sangat bersalah...
"Rian sampe gitu karena nolongin aku" tanpa sadar air mata keyra mulai turun. Dengan cepat dinda segera menyeka air mata sahabatnya itu.
Dinda masih kebingungan apa sebenarnya masalah yang baru di alami keyra. Kenapa sampe segitunya. Keyra sampe down gini.
" din aku mau liat rian. Boleh kan? " tanya keyra dengan wajah sendu
Dinda pun menyetujuinya. Dinda pun kemudian membopong keyra untuk naik ke kursi roda. Dinda pun mulai melangkahkan kakinya mendorong kursi roda menuju ruangan rian
Setelah sampai diruangan ICU tempat rian di rawat dinda pun membukakan pintu ruangan itu. Tampak rian yang saat ini di penuhi alat medis untuk membantunya bertahan hidup.
Lagi-lagi keyra tak sanggup berkata melihat keadaan rian selemah itu. Ia merasa sangat bersalah kalau saja bukan karena menyelamatkanya rian ga akan jadi gini.
" udah ya key jangan kayak gini. Kamu ga salah kok " ucap dinda sembari menenangkan keyra.
Keyra kini sudah sepenuhnya sadar. Pikiranya sekarang kembali jernih. Dengan mengambil tindakan cepat keyra segera meminta tolong pada sahabatnya itu untuk segera memindahkan rian ke rumah sakit yang lebih bagus.
Dinda pun menyetujuinya. Dan untuk sementara ini rian di pindahkan keruangan yang lebih intensif agar keadaan rian cepat membaik. " semoga saja " batin keyra
" dinda. Gua mau minta tolong sama lo, untuk sementara ini pindahkan rian keruangan yang lebih bagus. " ucap keyra
Dengan cepat dinda segera menuju ke admimistrasi dengan tujuan meminta rujukan untuk pindah keruangan yang lebih bagus.
" lo tunggu disini dulu ya key " ucap dinda dengan tujuan mengintruksikan agar keyra tetap diruangan rian.
Petugas pun merasa kebingungan tapi yasudahlah ikutin saja. Setelah mengurus berkas dan menyembunyikan identitas rian dinda segera kembali keruangan keyra.
Mata dinda langsung terpana melihat sosok cowok yang mirip reno dan jugak sosok cewek yang mirip rindi.
Dan yang lebih membingungkan lagi wajah keyra menunjukan ekspresi marah, kesal, dan muak. Dinda segera berlari menghampiri dan masuk keruangan keyra.
KAMU SEDANG MEMBACA
~Dasar Penikung~ (END)
Teen FictionIni cerita pertama aku, dimana aku belum ngerti aturan-aturan penulisan. Jadi mohon maklumi jika banyak kesalahan yang ada di cerita ini :) ............................. " lo mau nikung cowok gue? Silahkan !!!. Gue mah...
