Condition.

321 22 6
                                    

Cerita ini murni dari pemikiran saya sendiri, tidak ada maksud lain jika ada kesamaan tokoh maupun alur dalam cerita ini, saya minta maaf. Saya hanya seorang pemula yang mencoba menuangkan kegemaran menulis saya ini untuk menghibur dan dinikmati oleh kalian semua. Mohon bantuannya juga kritik saran dari kalian akan sangat membantu untuk karya saya selanjutnya, terima kasih.

"Kelangsungan cerita berada di tangan pembaca."

.Song: Life Of The Party by Shawn Mendes

Happy Reading......

" Satu Ice Dark Mocca ukuran Tall, satu Ice Asian Dolce Frappucino ukuran Venti, dan satu Cake Red Velvet White Chocolate. Semuanya Rp 135.000." Ucap Aldo kepada pelanggan yang baru saja memesan makanan dan minuman di Cafe milik Mamanya itu.

" Silahkan kembaliannya, untuk Cake akan diantar dan Coffenya akan dipanggil sesuai nama Kakak, Terima kasih." Senyum Aldo

Ya sekarang Aldo sedang menjaga kasir di Cafe milik mamanya. Memang sudah menjadi kebiasaan Aldo membantu Mamanya menjaga Cafe ini, dengan alasan ia tidak mau Mamanya terlalu lelah karena sudah mengurusi pekerjaan rumah dan ditambah lagi harus mengurus Cafe ini.

Walaupun tidak selalu Full Time Aldo bisa menjaga kasir, jika sudah mulai lelah dan malas ia pasti meminta pekerja disini yang menggantikannya, Yah... setidaknya anak nakal ini masih mau membantu Mamanya bukan.

Cafe yang bernuansa asri dengan semerbak aroma bunga bunga segar yang persis terletak disebelah Cafe, konsep Cafe And Florist yang begitu jarang ditemukan menjadi tempat ini begitu ramai dengan pengunjung. Gabungan antara Aldo dan ayahnya yang identik menyukai makanan dan minuman sedangkan Diana yang memang sangat menyukai tanaman.

. . . . . . .

Kugosok kedua mataku untuk menghilangkan sedikit kantuk ku, masih dengan posisi duduk saat tidur tadi. Ternyata tidur dengan posisi duduk sangat tidak enak astaga punggungku pegal sekali.

Kubenahi posisi dudukku, dan ku edarkan pandanganku mengelilingi ruangan kerja Mama. Pasti aku tertidur sangat lama tadi. Kutatap makanan yang tersaji diatas meja yang tepat berada didepanku.

Pasti mama sudah menyiapkannya sejak tadi, dan aku malah enak-enakkan tidur. Aku jadi merasa tidak enak pada Mama karena sudah merepotkannya begini.

Tiba-tiba pintu yang tadi tertutup dibuka dari luar dan masuklah mama, sepertinya mama dari lantai bawah.

"Udah bangun aja Kak, padahal pules banget kamu tadi tidurnya." Ucap Mama berjalan mendekatiku lalu duduk tepat disebelahku.

"Emm..maaf ya Ma, tadi kakak ketiduran maaf banget Ma." Aku hanya bisa menunduk.

"Iya kak, nggak papa kamu itu yah bikin Mama gemes aja deh. Tadi juga kamu mau Mama bangunin buat makan pules banget tidurnya, si Aa dateng aja kamu ampe nggak bangun." Ucap Mama sambil mengusap kepalaku lembut.

"Aa Aldo ?"

"Iyalah siapa lagi coba Aanya kakak tu hmm, udah ayok dimakan ini pesenan kamu tadi. Ini Mama loh yang bikin khusus buat kamu." Ucap Mama dengan bangga

Aku menatap Mama dengan pandangan terkejut, dan Mama hanya terkekeh melihat ku kaget seperti ini.

Dengan masih agak terkejut kalo Aa tadi sempat di ruangan ini, pasti aku makin keliatan ngeselin udah disiapin makanan sama Mamanya aku malah enak-enak tidur.

Kuambil Cake Strawberry yang ada dimeja, terlihat sangat enak sekali karena memang itu adalah buah kesukaanku ditambah karena Mama yang membuatnya. Kumakan dengan perlahan Cake ini dan astaga rasanya sungguh enak.

Sipping My LifeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang