Al adl , Allah maha adil
Asmaul Husna
***
Langit gelap menapakkan sosok rembulan yang terang dan benderang menggantikan sang Surya yang sudah lelah. Hembusan angin malam membuat bulu Roma berdiri akibat kedinginan, alunan suara jangkrik yang begitu indah dan lampu kemerlap kelip yg cantik bagi siapa saja yg melihatnya.
Nikmatnya gempulan asap kopi yang begitu hangat dan enak walaupun nantinya diminum akan pahit ,seperti kehidupan yang dialami oleh Bening yang selalu saja pahit tidak ada kenikmatan dan kebahagiaan selama hidupnya semenjak kepergian ibunya dan ayah yg tidak bertanggung jawab terhadap anak dan istrinya.
Ayah yang sengaja menelantarkan anak dan istrinya dikampung dan hidup bahagia di kota. Bening merasa hidupnya serasa tidak adil dan seperti dimainkan tetapi ia selalu berfikir positif karena Allah selalu bersamanya dan Allah maha adil.
Seperti yang terdapat di Asmaul Husna Al adl Allah maha Adil.
Kehidupan dikampung yang selalu membuatnya sedih saat mulai masuk SMA ia selalu dihina, diacuhkan bahkan diejek karena hidupnya yang miskin.
Ibu yang penjual singkong keliling dan makan pun hanya satu kali sehari tetapi ia selalu sabar dan tidak membalas apa yang dilakukan hal yang buruk dari orang lain terhadapnya.
Suatu hari ia sudah terbiasa hidup tanpa teman ,dihujat, dicampakkan dan diejek . Ia sudah kebal tetapi ada yang membuatnya marah dsn tidak terima karena ada yang menghina ibunya.
Ia marah dan langsung meninju orang yang sudah menghina ibunya dan membuat sang empu pingsan serta koma berbulan bulan dan saat itu ibu dari orang yang menghina ibu Bening menyogok guru untuk mengeluarkan Bening dari sekolah karena tidak terima anaknya sakit dan terbaring lemah.
Sungguh disayangkan mereka mengeluarkan murid yang mempunyai segudang prestasi karena kenikmatan harta yang hanya sementara. Dua hari setelah itu Bening mendapatkan beasiswa di ibu kota yaitu kota Jakarta .
Ia diterima karena prestasi yang memuaskan tetapi kesenangan itu hanya sebentar saat diberitahu kabar bahwa ia dapat belajar di ibu kota di saat itu juga ia mendapatkan musibah, Ibunda tercinta yang telah meninggal.
Flashback on
"Ibu pasti bahagia aku dapat beasiswa," ucap Bening girang
Ia mempercepat langkahnya dan sampailah dirumah
"Assalamu'alaikum."
"Wa'alaikummussalam, kamu kenapa? Ada sesuatu ya..... Kok mukanya seneng banget," ucap Linda ibu Bening
"Iya Bu Bening seneng, Bening dapet beasiswa dikota," ucap Bening menampakkan gigi putih rapinya.
"Alhamdulillah.... hag hag khag."
Linda terjatuh dan memegang dadanya kuat. Bening kaget tanpa diminta air matanya mengalir begitu saja.
"Hiks hiks ibu hiks ibu kenapa?" Bening memegang tangan ibunya yang terasa dingin.
Bening berdiri dan ingin meminta bantuan tetapi tangannya ditahan oleh Linda dan menyuruhnya jangan pergi .
KAMU SEDANG MEMBACA
Bening
Teen Fiction[ Wajib Follow akun Author sebelum membaca❤] Gadis sederhana berasal dari kampung yang pergi dan menempuh pendidikan di ibu kota. ia pergi ke kota karena amanat yang diberikan ibunya sebelum beliau meninggal, dan juga ada sesuatu yang harus ditemuk...
