Keberhasilan Grace mendapatkan seorang Jeffrey Herrick yang mengajarkan bagaimana ketulusan cinta.
Tetapi kegagalannya adalah, dia juga ikut andil dalam kehidupan Jeffrey yang di mana mereka terpaut sangat jauh hingga perbedaan era zaman.
"Dia seseo...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"John suh?" Grace menggeser badannya menghadap wagner yang sedang terang terangan menjelaskan bahwa dia juga punya tujuan lain dibalik ini. Sepertinya grace pernah mendengar nama itu diucapkan oleh jeffrey disuatu waktu.
"Sejak awal aku memang meragukanmu. Siapa sangka orang yang memiliki pengalaman yang tergolong singkat bisa dipilih untuk dikirim ke inggris. Ternyata kau juga punya sesuatu untuk alasanmu kesini?" Ucap Wagner sembari menaruh koper kotak coklat di atas tanah yang memuat mesin ketik di dalamnya. Ia mulai membicarakan sisi lain mereka, selama ini mereka hanya membicarakan hal-hal normal tanpa menaruh rasa curiga, lebih tepatnya wagner yang mempunyai rasa curiga itu kepada grace. Ia tidak menyangka bisa bertemu dengan grace yang mempunyai jalan yang hampir sama dengannya.
"John suh?" Grace malah mengucapkan nama itu untuk kedua kalinya ketimbang menjawab pertanyaan wagner. Setelah yang pertama tidak digubris oleh wagner karena dia sedang fokus menggali jawaban dari grace
"John suh? Iya. Dia kakakku. Dia juga mengabdi sebagai angkatan darat jerman. Ayah kami yang menginginkannya karena dia dulu seorang mantan prajurit saat perang dunia kesatu dan bersyukur dia selamat dari perang itu. Dia menginginkan salah satu anaknya mengabdi untuk negara. Tetapi karena waktu itu aku sudah terlanjur menggeluti dunia jurnalistik, akhirnya dia lah yang dipilih. Sebenarnya jika aku tidak terlanjur mendalami pekerjaan ini, aku akan mengikuti langkah kakakku untuk ikut bertempur"
"Sekarang dia ada dimana? Apakah di tempat seperti ini juga? menjadi seorang tawanan perang?" Sebelum ke inti untuk memastikan apakah benar ini johnny yang kalau grace tidak salah pernah diucapkan namanya oleh jeffrey saat dia pertama kali terbangun dari tidurnya dan terjebak dalam ruang dan waktu yang mustahil dianggap nyata. Saat itu jeffrey bertanya kepadanya apakah ada surat masuk dari seseorang yang disebut 'johnny'
"Aku sampai sekarang juga tidak tahu. Suratnya sudah berhenti dikirim sejak jerman menyatakan mundur. Dan berita di surat kabar baru-baru ini aku menemukan namanya dalam list tawanan perang dari jerman yang ada di inggris. Hanya itu saja. Dan jika kau ingin tahu, aku kesini karena ingin mencarinya. Disamping pekerjaan ini pastinya"
Grace memperhatikan wagner dengan kepala yang ia tundukkan, sambil menggesek sepatunya pada tanah berpasir kering. Grace melihat sisi lain wagner yang belum dia lihat sama sekali. Ternyata perpisahan tidak melulu soal pasangan, banyak anggota keluarga yang terpaksa merelakan mereka dalam keadaan apapun jika sudah bergabung dalam barisan tentara.
"Siapa nama akrabnya?" Pertanyaan grace membuat wagner kembali menoleh. Ada maksud apa dia menanyakan hal kecil seperti ini tentang kakaknya
"Biasanya dia dipanggil johnny. Dari kecil sampai dia di perguruan tinggi selalu memperkenalkan diri dengan panggilan-"
"Apakah dia pernah menceritakan atau menyebutkan nama rekan dekatnya saat dia masih mengirimkan surat?" Grace memotong ucapan wagner. Mencoba sedikit mengambil informasi untuk menyamakan jika yang dia pikirkan benar