Donghyuck sudah terbiasa mengalami patah hati.
Pertama saat SMA dulu. Ia menyukai salah seorang teman sekelasnya, Somi. Gadis itu cantik, pemalu dan lemah lembut. Begitu tergila-gilanya dengan sosok Somi, Donghyuck sampai menamai sepeda motornya dengan nama gadis itu. Kalau niat Donghyuck, agar ia semangat mengejar cintanya Somi.
Hanya saja, kisah cinta Donghyuck kepada Somi harus kandas di tengah jalan di tahun kedua. Somi menolak cinta Donghyuck dengan alasan klasik ingin fokus sekolah terlebih dulu. Ia tidak mau terkungkung dalam suatu hubungan yang dinamakan pacaran. Dan Donghyuck menghormati prinsip Somi tersebut. Lelaki itu justru semakin kagum pada sosok Somi, semakin sayang, semakin cinta.
Lucunya selang dua bulan kemudian, Donghyuck mendapat kabar bahwa Somi telah menjalin kasih dengan teman sekelas mereka. Membuat rasa cinta Donghyuck berubah menjadi benci.
Yah, walau rasa benci itu hanya sebesar butiran beras.
Fokus sekolah ? Cih, Izinkan Donghyuck tertawa. Semua itu omong kosong. Kalau memang itu alasannya, Somi tidak akan menerima Han Jisung sebagai kekasihnya. Apa susahnya mengatakan kalau Somi tidak menyukai Donghyuck? Paling tidak, Donghyuck jadi tahu diri dan tidak patah hati separah ini.
Setelah patah hati dengan Somi, Donghyuck sempat tidak mempercayai apa yang namanya cinta. Ia lebih memilih tidak mengharapkan gadis atau pemuda manapun untuk membalas cintanya. Sampai pada akhirnya, teman seangkatan Donghyuck semasa kuliah menjerat hati lelaki itu.
Namanya Kim Seungmin. Seungmin itu manis, murah senyum dan sangat supel. Siapa pun pasti betah bersahabat dengannya. Namun, yang namanya menyukai pemuda manis menyenangkan pasti mempunyai banyak risiko. Salah satunya, banyak saingan. Tidak tanggung-tanggung, saingan Donghyuck adalah sahabat senasib sepenanggungannya.
Kesialan yang pertama.
Karena itulah Donghyuck sampai tidak sadar kalau sahabatnya, Hwang Hyunjin diam-diam menikungnya. Diam-diam Hyunjin bergerilya. Mendekati teman-teman Seungmin dan menyebarkan rumor buruk soal Donghyuck yang memang kegemarannya tebar pesona ke semua kalangan wanita maupun pria. Jadi, teman-teman Seungmin secara otomatis melarangnya untuk berdekatan dengan Donghyuck.
Kesialan nomor dua. Atau mungkin memang sudah nasib Donghyuck selalu sial untuk urusan percintaan.
Masih dalam kondisi patah hati karena Seungmin lebih memilih Hyunjin, Donghyuck diberi perhatian lebih oleh salah satu teman perempuannya. Satu angkatan juga. Namanya Nancy. Anaknya cantik, pintar dan memiliki senyum yang menular. Primadonanya angkatan mereka. Sayang, Nancy sudah memiliki kekasih. Kekasihnya Nancy adalah kakak tingkat mereka.
Kalau Nancy primadona di kalangan lelaki, kekasih Nancy adalah primadona di kalangan para gadis. Jadi, mereka sudah serasi. Donghyuck yang kepalang baper akhirnya mundur teratur, daripada di cap sebagai perusak hubungan orang. Donghyuck kan tidak semurah itu.
Jadi, karena telah memiliki pengalaman patah hati yang cukup banyak, Donghyuck merasa kalau dia akan cepat move on dari gadis pujaannya yang satu ini. Namun, ternyata perasaan tidak bisa diatur semudah itu. Nyatanya, hati Donghyuck masih bergetar saat melihat Mina dalam balutan gaun berwarna biru.
Hanya saja, getarannya lenyap. Berganti dengan denyutan nyeri saat menyadari bahwa ada lelaki di sebelah Mina, yang mengenakan jas berwarna hitam yang elegan. Seorang lelaki yang merupakan bosnya Donghyuck dan sekarang statusnya berubah menjadi suami Mina, Mark Lee.
KAMU SEDANG MEMBACA
pretend ; hyuckren ✔️
Fanfiction[REMAKE STORY] ini cerita tentang donghyuck dan renjun yang harus menjalani hubungan pura-pura, supaya chenle -adiknya, mau menikah sama jisung . bxb | hyuckren | semi-baku enjoy !
