Semuanya semakin rumit.
AUAH
-febiyollafn
☁️☁️☁️
Hari ini tidak seperti biasanya. Di rumah Keisya sangat sepi. Hanya ada Kenan, Rani dan Keisya.
Kemarin setelah bermain kerumah Nada, Reno memutuskan untuk pulang ke kostan. Dengan alasan ada jadwal kuliah pagi.
Dan bu Rumi dan pak Asep sudah tak lagi bekerja disini. Keputusan Kenan yang memutuskan untuk tetap memperkerjakan mereka namun bukan dirumahnya melainkan ditoko kue milik Rani. Dan Kenan menarik semua fasilitas yang telah diberikan salah satunya, rumah yang ditinggali pak Asep dan keluarga mau tak mau harus dikosongkan.
Bukan tanpa alasan, Kenan dan Rani takut bila kelakuan nekad Senja akan berlaku pada Keisya.
"Pagi Ayah, Bunda" sapa Keisya lalu duduk ditempat biasanya.
"Pagi sayang" jawan mereka kompak.
"Mau sarapan apa? Biar bunda yang masakin" kata Rani
"Apa aja bunda" kata Keisya sambil tersenyum manis kearah bundanya.
"Ya udah bunda masakin nasi goreng bentar" kata Rani lalu bangkit dari duduknya menuju dapur.
"Loh ayah seriusan pecat bu Rumi?" Tanya Keisya. Memang akhir-akhir ini Kenan tak memberikan info apapun kepada Keisya. Kenan tau bila Keisya mengetahuinya diawal maka Keisya lah yang memohon agar tidak memecat atau memindahkan keluarga pak Asep.
"Gak dipecat hanya dipindahkan" kata Kenan sambil menatap putri semata wayangnya itu.
Keisya mengangguk-anggukan kepalanya. "Kalo Senja?"
"Masih ditahan dan tahap pemeriksaan" kata Kenan sambil sesekali mengecek hpnya.
"Ayah laporin Senja ke polisi?"
"Ayah tidak berhak untuk itu" kata Kenan sambil menggelengkan kepalanya.
"Kata ayah Senja ditahan. Apa sekarang dia ada dipenjara?" Tanya Keisya yang benar-benar ingin mengetahui semuanya.
"Sambil sarapan ya, nanti telat sekarang kan upacara" kata Rani yang baru saja keluar dari dapur dengan membawa nasi goreng ditangannya.
"Iya bun" kata Keisya lalu mengambil satu sinduk nasi goreng yang Rani bawakan dan mulai memakannya.
Karena terbiasa saat makan tidak berbicara, maka Keisya harus menahan semua pertanyaan yang akan dia tanyakan pada ayahnya itu.
Setelah beberapa saat akhirnya sarapanpun telah Keisya habiskan. Dan bersiap akan bertanya kepada Kenan sampai jawaban yang diberikan Kenan membuat Keisya puas.
"Ayah, sekarang Senja ditahan dimana?" Keisya langsung melanjutkan pertanyaan nya.
Tin tin
Suara klakson motor didepan rumah membuat Keisya kesal. Karena Keisya tau itu adalah Fajri.
Semalam Fajri sudah bilang akan menjemput Keisya untuk berangkat sekolah bersama.
"Siapa?" Tanya Kenan.
"Fajri ayah"
"Ya udah sana berangkat, kasian udah nunggu Fajrinya" kata Rani.
"Tapi, Keisya belum selesai nanya" kesal Keisya.
"Sayang, bisa lanjut nanti" kata Rani sambil menggelengkan kepalanya.
"Iya-iya. Keisya berangkat sekolah dulu" dengan berat hati Keisya bangkit dari duduknya dan menyalimi orang tuanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
about us and him ✔️
Ficção Adolescente[CERITA LENGKAP] ☁☁☁ "KENAPA HARUS SAHABAT GUE?!!" "Sorry" "Semuanya udah terlambat, asalkan lo tau rasa sakit yang gue rasain berkali-kali lipat. Lo yang selingkuhin gue dan sahabat gue sendiri yang jadi selingkuhan lo" "Aku tau aku salah, aku min...
