Happy Reading)
3 hari setelah insiden dimana Farel di tolak secara halus oleh Hellen. Tapi itu tidak membuat semangat nya meredup, tapi semakin menggelora.
Berbagau cara telah ia lakukan untuk mencuri hati Hellen. Tapi rupanya batu Es yang ada di dalam dirinya belum juga mencair.
Sama saja dengan Jessy. Sadgirls ini juga tidak kalah semangat untuk ngehancurin tembok besar milik Raka.
Memukulnya beribu kali masih tetap sama. Ia tidak mau melirik dirinya, sampai sampai ia membiarkan strobery itu busuk di dalam loker. Keterlaluan
Memang strobery nya busuk, tapi cinta Jessy tidak akan pernah busuk. Ia mencintainya tulus dari hati. Ia hanya marah kepada dirinya
Sebenarnya ia kurang apa, untuk membuat tembok pertahanan pangeran kutu buku hancur. Apa iya, ia harus mundur dan membiarkan dia bahagia tanpa dirinya.
Tapi dirinya belum rela, melepas Raka dengan Iklas. Ya walaupun di sini konsepnya cuma Jessy yang mencintai Raka. Tidak dengan Raka yabg sepertinya semakin hari semakin membenci saja.
"Rakaaa!! " Teriak Jessy memanggil Raka yang sedang berjalan di lorong
Raka hanya menoleh tanpa membalas" Tungguin gue" ia kembali berteriak sambil berlari menuju Raka
"Mau kemana? " ucapnya basa basi sambil menyamakan langkah Raka
" Perpus"
"Boleh ikut? "
Setelah berkata demikian, Raka hanya terdiam. Dalam hatinya menjawab 'percuma gue larang lo, lo juga bakalan ikut!'
Ia hanya diam di dalam keramaian. Saat orang lain sibuk di kantin untuk makan atau nongkrong. Dua orang ini memilih keperpustakaan
Sebenarnya dari tadi hasrat ingin ke kantin sudah menggelora di dada Jessy. Dan perut yang sepertinya sudah tidak bisa kompromi lagi, dengan cacing cacing yang sedang diskoan
"Kalo lo laper mending ke kantin aja"
"Enggak kok, gue ga laper. Lagian masih betah bareng lo" elaknya
"Gue udah engga" sahutnya dingin dan tajam
"Gue ngganggu banget di hidup lo Rak? " tidak ada jawaban. Hanya kebisuan yang Raka berikan
" Gue salah sayang sama elo? Kalaupun gue bisa engga sayang sama elo,udah dari dulu gue pergi dari hadapan lo tanpa lo minta? Segitu besar benci lo sama gue. Sampe sampe gue yang di sini engga pernah lo anggep. Eh anggep, pandang aja engga haha" tawanya hambar
"Gue tau kok, lu suka sama Hellen. Gue juga tau lo sering stalking sama ngasih surat kan di laci Hellen. Lo juga kan yang setiap hari ngebersihin sama ngebuangin surat dan coklat milik fans nya Hellen. Jangan anggep gue gatau Rak" jelasnya sambil berusaha menahan air mata yang keluar
"Gue tau lo sering chat sama Hellen, dan gue tau lo sering ngajak Hellen pergi tapi selalu di tolak. Lo ngebiarin strobery yang gue kasih tiap hari busuk kan. Apa sebegitunya elo ngga ngehargain gue! Kalo lo tanya gue sakit apa engga? Gue sakit Raka! Hati gue sakit saat lo caper ke arah Hellen. Gue tau emang gue g secantik Hellen. Tapi gue bisa ngerubah itu buat lo. Gue tulus sayang sama elo Rak! " paparnya sambil terus menghapus air mata yang keluar.
KAMU SEDANG MEMBACA
RUMIT
Teen Fiction[FOLLOW DULU SEBELUM BACA!] *Hargai penulis dengan cara Follow akun ini okey:) Gausah deskripsi-deskripsian lah. Mending cussss langsung baca. Oke! #Don't copy paste # Belum sempet revisi, ceritanya masih kotor🤣 cover by pinterest RANK! 1-Fiksi...
