Happy Reading)
"Masuk"
Ia mendengar ucapan itu dari laki laki dewasa yang di belakang nya. Lalu dengan cepat ia berdiri dan menerobos masuk.
Teman teman yang lain masih setia menunggu,dan mengikutinya masuk di belakangnya.
"Lihat Hellen, ayahmu sangat baik membolehkan bajingan sepertiku masuk. Yang berjanji menjagamu tapi nyatanya aku tidak ada di samping mu. Dan ini semua salah aku Hellen" ucap Farell sambil terus menyalahkan dirinya.
Sebegitu khawatir nya Farell dengan keadaan Hellen sekarang yang masih saja menutup matanya. 1 jam berlalu dan ruangan masih hening.
Sedikit demi sedikit manusia berpamitan pulang. Hanya ada dirinya, Hellen dan sepasang kekasih. Ayah dan ibu Hellen,maybe.
"Kamu siapanya Hellen?" Tanya Tirta setelah kebisuan panjang. Dan setelah ia menerima. Bahwa dirinya bukan yang Hellen butuhkan saat ini
"Saya temannya Hellen om, maaf om maaf. Saya sudah membuat Hellen sepeti sekarang-"
"Farell " panggil nya. Dengan suara serak ia memanggil namanya
"Iya, Hellen aku disini. Maaf" ucapnya lagi sambil mencium punggung milik Hellen
"Kami akan pamit ke kantin sebentar. Kami titip Hellen" ucap Tirta meninggalkan mereka. Mungkin ia tau, bahwa mereka butuh waktu berdua untuk bicara
"Raka Farell, Raka bisa mati"
"Kenapa si cupu? Dia bukanya pantas mati?" Balasnya cuek
"Altar bagaimana? Dia baik baik aja kan?" Tanyanya lagi
"Lo kenapa si len, tanya orang g penting. Pliss Lo sembuhin dulu tubuh Lo. Baru Lo bisa mikirin orang lain" kesal Farell. Bagaimana bisa dirinya saja sedang tidak baik baik saja, harus memikirkan orang lain. Aneh
"Altar dimana Farell?" Tanyanya lagi. Sungguh Hellen sangat takut Altar kenapa Napa. Ia tadi menolongnya
"Udah pergi, udah gue usir. Udah lah ngapain mikirin si brengsek. Mending sekarang kamu makan dulu ya. Dari tadi kan kamu belum makan"
Hellen yang lemah hanya pasrah. Sungguh ia takut 2 manusia itu kenapa napa. Pikirannya tidak tenang sekarang
Farrel berusaha menghibur Hellen. Dan dengan itu ia sedikit melupakan 2 manusia itu. Ia menghargai Farrel saat ini.
"Kamu kemana kemaren gamasuk sekolah?" Tanya Hellen penuh selidiki. Karena sejujurnya yang Hellen lakukan diluar rencana Farrel dan kawan kawan yang akan mengeroyok Raka.
"Kesiangan" balasnya apa adanya
"Semalem abis ngapain? Minggu siang juga hp kamu mati. Aku mati kutu tau di kamar bosen banget . Berly sama Essa sibuk dan Jessy. Eh, Jessy OMG Jessy gimana keadaanya?" Tanya Hellen panik
(Gaesss maaf ni ya, weekend di cut hehe)
"Udah aku bilang jangan mikirin orang lain dulu. Kamu boleh mikirin orang lain setelah kamu sembuh dan mikirin aku" ucap nya pr baday
KAMU SEDANG MEMBACA
RUMIT
Novela Juvenil[FOLLOW DULU SEBELUM BACA!] *Hargai penulis dengan cara Follow akun ini okey:) Gausah deskripsi-deskripsian lah. Mending cussss langsung baca. Oke! #Don't copy paste # Belum sempet revisi, ceritanya masih kotor🤣 cover by pinterest RANK! 1-Fiksi...
