Happy Reading)
Mereka memulai pelajaran dengan salam dari Bu Hani. Guru bahasa Indonesia. "Kalian Minggu kemarin sudah ulangan kan? Ini hasilnya ibu bagi"
Bu Hani memanggil nama mereka satu satu. Setelah habis semua di terima oleh murid, pelajaran di lanjut dengan presentasi tugas Minggu lalu.
Pelajaran bahasa Indonesia selesai pada pukul 9:15. Mereka dan semua SMA galaxy berbondong-bondong menuju kantin.
"Kita cari Jesy kemana?" Tanya Essa setelah bungkam lama. Hellen tidak niat menjawab , ia kembali menundukkan kepalanya.
"Hellen! Lo udah sembuh kan?" Panggil Essa sedikit mengeraskan suaranya.
Hellen yang kaget menatap Essa bingung. "Apasi sa? Teriak teriak. Pusing tau" balasnya singkat sambil kembali menenggelamkan wajahnya di meja kantin.
"Farrel! " Panggil Essa keras. Berlly mengelus pelan pundak Hellen dan mengecek suhu tubuhnya. Tapi semua normal
"Apa sa? Bentaran ngapa, gue mau beli dulu"
"Eh, Lo galiat. itu Hellen sakit lagi" Farrel yang panik segera mendekat kearah Hellen. Dan menggendongnya ke UKS. Menjadi pemandangan yang nyata bagi murid SMA galaksi. Ketika ketua brandal squad menggendong kembang sekolah yang terkenal kalem.
"Hey Farrel, kamu ngapain?! Turunin ah malu!" ucap Hellen kaget. Karena saat ia bangun, ia merasa ada yang mengangkat dirinya. Dan saat ia membuka mata, ia melihat raut panik dari Farrel.
"Diem! Bentar lagi sampe. Ga usah rewel" Hellen diam. Ia mengamati wajah Farrel dari bawah. Hidungnya mancung, dan berbulu mata tebal. Sangat lentik.
Setelah sampai, Farrel mendudukkan Hellen di ranjang UKS. "kalo pusing gausah sekolah. Sekarang kamu tidur, aku gamau tau. Ga boleh capek, aku bakal temenin kamu sampe pulang sekolah!" Perintah Farrel. Ia sangat bawel
"Ih Farrel! I'm fine baby. Udah ya jangan khawatir, mending kamu kembali ke kelas. Aku juga mau kembali ke kelas. Selamat belajar!" Jawab Hellen tersenyum geli saat melihat Farrel salting dengan ucapan Hellen.
"Ih gitu, ga. Pokoknya kamu istirahat aja. Nanti aku dibilang ga becus lagi jaga kamu sama papah!" Tolaknya keras.
"Farrel. Aku udah bilang, aku gapapa. Lagian kamu lihat kan, badan aku ga panas. Aku juga ga lemes. Lagian tadi pusing juga karena dengerin pelajar Bu Hani yang berbelit-belit. Udah ya, yuk ke kelas aja!" Ajak Hellen.
Hellen mengantarkan Farrel sampai depan kelas. Lagian UKS lebih dekat dengan kelas Farrel dari pada kelas dirinya. Ia kembali berjalan, Essa dan Berlly datang menatap Hellen heboh. "Hellen kamu gapapa?"
"Engga Berlly! Essa! Aku gapapa. Lagian kalian kenapa si berlebihan tau"
"Kita khawatir sama kamu Hellen. Kami tidak mau kecolongan lagi. Seperti Jesy yang meninggalkan kita!"
Hellen menunduk. Benar ucapan Essa, sekarang mereka telah kehilangan Jesy. Ia menghilang benar benar tanpa jejak. Sekolah pun sampai tidak tahu kemana Jessy akan pindah. Mungkin bukan tidak tahu, tapi sengaja untuk menutupi semuanya.
Surat kepindahan sudah Jesy urus semua. Rumahnya juga sangat sepi. Seperti tidak ada kehidupan. Hampir setiap pulang sekolah mereka berhenti di deksn rumah Jessy untuk sekedar bertanya. Tapi na'as, jawaban nya tetap sama. Mereka bungkam dan tidak mau memberi tahu.
KAMU SEDANG MEMBACA
RUMIT
Jugendliteratur[FOLLOW DULU SEBELUM BACA!] *Hargai penulis dengan cara Follow akun ini okey:) Gausah deskripsi-deskripsian lah. Mending cussss langsung baca. Oke! #Don't copy paste # Belum sempet revisi, ceritanya masih kotor🤣 cover by pinterest RANK! 1-Fiksi...
