Kezia&leo√

3.6K 135 2
                                        

"Jadi sebenernya, Jihan itu sahabat Tasya sejak kecil. Tasya itu mantannya Bright... dan gue."

Suasana ruang kunjungan di kantor polisi mendadak hening. Semua mata tertuju pada Felix yang menghela napas panjang sebelum kembali bercerita.

"Kenapa Jihan bisa jadi kayak gini? Karena waktu Tasya ketabrak mobil sampai meninggal, dia bener-bener nggak terima. Mereka berdua deket banget. Jihan nyalahin gue sama Bright atas semua yang terjadi."

Felix menundukkan kepala.

"Bedanya, selama ini dia cuma sempat ngeluarin amarahnya ke gue. Bright bahkan nggak pernah tahu kalau Jihan itu sahabatnya Tasya. Makanya dendam Jihan ke Bright masih numpuk banget."

Gavin mengernyit.

"Terus maksudnya dia deketin Bright selama ini buat apa?"

"Itu salah satu cara dia buat masuk ke kehidupan Bright. Dia nunggu momen yang pas buat balas dendam. Tapi sumpah... gue nggak pernah nyangka dia bakal segila itu sampai bawa senjata."

Felix mengepalkan tangannya.

"Gue bener-bener nggak tahu."

Devan yang sejak tadi diam akhirnya angkat bicara.

"Lu mau tahu sesuatu?"

"Apa?"

"Jihan udah meninggal."

Felix langsung menatap Devan.

"Pas lu tembak kemarin."

Ruangan kembali sunyi.

Felix memejamkan mata beberapa detik.

"Entah gue harus ngerasa gimana. Tapi seenggaknya... gue lega. Kejiwaannya udah bener-bener terganggu."

Ia menatap jeruji besi di depannya.

"Dan sekarang gue di penjara. Gue sadar... gue harus nebus semua kesalahan gue. Terutama sama anak-anak Blacklist."

Edwin menepuk bahu Felix pelan.

"Bagus. Yang penting lu udah sadar."

Felix mengangguk.

"Gue juga pengen minta maaf sama Alea sama Andrew. Gue ngerasa bersalah banget sama mereka."

Devan tersenyum tipis.

"Yaudah. Nanti kalau ada kesempatan, gue ajak Alea sama Andrew ke sini."

"Makasih."

Gavin berdiri dari kursinya.

"Eh, makasih ya udah jelasin semuanya. Sekarang kita jadi ngerti."

"Iya. Sama-sama."

Edwin melihat jam tangannya.

"Udah, kita nggak bisa lama-lama. Kita harus ke nikahannya Leo sama Kezia."

Felix menganggukkan kepala.

"Thanks, bro."

"Iya. Jaga diri."

### Di gedung pernikahan Leo & Kezia

"Woyyy, Bang Leo!"

Leo yang sedang menyapa tamu langsung menoleh.

"Woy! Abis dari mana aja lu pada?"

Gavin nyengir sambil mengusap tengkuknya.

"Sorry, Bang. Kita telat. Abis ke kantor polisi buat nanyain soal Jihan sama Bright."

"Ooh, gitu."

Leo mengangguk.

"Gimana? Udah jelas semuanya?"

POSSESIVE BOYFRIEND[END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang