"Cepat cari Alea!" bentak Bright dengan rahang mengeras.
"Kalau sampai hari ini juga dia nggak ketemu, kalian semua saya pecat! Cepat!"
Semua bodyguard langsung berhamburan menjalankan perintahnya.
Bright mengepalkan tangan. Sejak pagi Alea menghindarinya. Dari masuk kampus sampai jam pulang, bayangan gadis itu sama sekali tak terlihat.
"Kamu nggak bakal lepas segampang itu dari aku, sayang," gumam Bright sambil tersenyum tipis.
Di sisi lain, Alea berlari sekencang mungkin.
Napasnya memburu, dadanya terasa sesak. Ia tahu para bodyguard Bright sedang mencarinya ke mana-mana.
"Hosh... hosh... hosh..."
Matanya menangkap sebuah bangunan tua yang tampak kosong.
Tanpa pikir panjang, ia masuk ke dalam dan bersembunyi di balik tembok yang sudah retak.
"Ya Tuhan... aman nggak ya di sini?" bisiknya panik.
Tangannya buru-buru mengambil ponsel.
"Gue harus telepon Bang Andrew."
Ia menekan tombol power.
Layar itu tetap gelap.
"Yah... mati?"
Alea menggigit ujung jarinya.
"Iya ya... tadi baterainya tinggal satu persen."
Air matanya mulai menggenang.
"Gimana ini..."
Ia memeluk lututnya sendiri.
"Siapa pun tolong Alea... Alea takut Bright kasar lagi sama gue."
"Hay, cantik."
Suara berat itu membuat Alea langsung berdiri.
"Siapa lo?"
Seorang pria bertubuh besar dengan wajah penuh bekas luka menatapnya sambil menyeringai.
"Tenang aja. Gue ketua di daerah sini."
Pria itu melirik sekeliling.
"Lo ngapain masuk ke tempat gue?"
"Gue... lagi ngumpet."
"Sayang banget."
Pria itu tertawa pelan.
"Selamat datang di kandang kami."
Tak lama kemudian beberapa pria lain berdatangan.
Mereka mengelilingi Alea.
"Wih, bos."
"Sikat aja lah."
Salah satu dari mereka mendekat lalu mencengkeram lengan Alea.
Tangannya bahkan berani mencolek dagu Alea.
"Jangan sentuh gue!" bentak Alea sambil berusaha melepaskan diri.
"Kalau kalian macam-macam gue bakal teriak!"
"Unch... galak juga."
"Justru seru."
Tepat saat situasi makin mencekam—
"Hey!"
Suara tegas menggema.
Kenzo, Dion, dan beberapa bodyguard lain datang berlari.
"LEPASIN DIA!"
Preman-preman itu menoleh.
"Siap-siap!"
KAMU SEDANG MEMBACA
POSSESIVE BOYFRIEND[END]
רומנטיקהSEBELUM BACA, FOLLOW DULU YUPS! 💋 "Ada yang punya pacar posesif, bahkan sampai menyeramkan? I'm Alea... and I'm okay." Alea, gadis cantik yang disegani di Civaree School. Di balik tatapan tajam dan sifatnya yang super judes, ternyata ia menyimpan h...
![POSSESIVE BOYFRIEND[END]](https://img.wattpad.com/cover/227310075-64-k844180.jpg)