Backstreet√

6.2K 195 2
                                        

BRUKKK!

"Awshhh..."

Felix mendorong tubuh Alea dengan keras hingga gadis itu terjatuh. Kepalanya menghantam sebuah batu besar di pinggir jalan.

Darah langsung mengalir dari kepalanya.

Mata Felix membulat. Napasnya memburu.

"Sial..."

Ia panik. Warga sekitar mulai memperhatikan keributan itu. Tak ingin tertangkap, Felix buru-buru menyalakan motornya lalu kabur meninggalkan Alea yang tergeletak bersimbah darah.

"ALEA!!!"

Luna berlari menghampiri Alea dengan tangan gemetar.

"Alea... Alea... jangan tutup mata, ya. Tolong lihat aku..."

Luna buru-buru mencari ponselnya lalu menghubungi David.

"Angkat... ayolah angkat..." gumamnya sambil menggigit ujung jarinya karena panik.

Klik.

"Halo, Luna? Kenapa, Sayang?" tanya David.

"Sayang, cepat ke sini sekarang! Alea kecelakaan! Cepat ke Jalan—"

"Apa?!"

Suara David langsung berubah tegang.

"Iya, iya. Aku ke sana sekarang!"

Telepon terputus.

Luna kembali memegang wajah Alea.

"Alea sayang... tahan ya. Bentar lagi Om David datang. Kamu harus kuat, jangan tinggalin aku."

Tak lama kemudian...

Tin! Tin!

Sebuah mobil berhenti mendadak.

David, Bright, Zulfan, dan Bara turun dengan wajah panik.

"Sayang, kamu nggak apa-apa?" David langsung menghampiri Luna.

"Aku nggak apa-apa... tapi Alea..."

David menoleh.

Tubuh Alea dipenuhi darah.

Bright membeku beberapa detik.

"Alea..."

Tanpa pikir panjang ia langsung menggendong Alea ke dalam mobil.

"Cepat! Ke rumah sakit sekarang!" teriak Zulfan.

Bright langsung duduk di balik kemudi.

Mobil melaju dengan kecepatan tinggi.

Sepanjang perjalanan Bright menggenggam setir begitu keras hingga buku-buku jarinya memutih.

BUGH!

Ia memukul setir.

"Siapa pun yang ngelakuin ini ke Alea..."

Suara Bright bergetar karena marah.

"...bakal gue habisin!"

Beberapa menit kemudian mereka tiba di Helmick Hospital, rumah sakit milik keluarga Alea.

"Suster! Tolong keponakan saya!" teriak Luna.

"Baik, Bu!"

Para perawat segera membawa Alea ke ruang tindakan sebelum akhirnya dipindahkan ke ICU.

Pintu tertutup.

Suasana koridor mendadak sunyi.

BUGH!

Bright meninju tembok sekeras mungkin.

POSSESIVE BOYFRIEND[END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang