Akhir√

11.3K 222 12
                                        

"Eungh..."

Bright mengerang pelan saat terbangun karena cahaya matahari yang menyelinap masuk melalui celah tirai kamar.

Ia mengucek matanya, lalu meraba bantal di sampingnya. Keningnya langsung berkerut saat menyadari sisi ranjang itu sudah kosong.

"Sayang...?"

Bright memang terbiasa tidur hanya mengenakan boxer tanpa kaus karena merasa itu jauh lebih nyaman.

"Sayang... kamu ke mana sih?"

Ia bangkit dari kasur, mengacak rambutnya yang masih berantakan, lalu berjalan keluar kamar.

Baru beberapa langkah menuju tangga, hidungnya menangkap aroma masakan yang begitu menggoda.

"Wangi apa, nih?"

Senyumnya langsung mengembang.

Ia mengikuti aroma itu hingga ke dapur.

"Sayang, kamu lagi ngapain?"

Alea yang sedang fokus mengaduk masakan menoleh sambil tersenyum.

"Eh, udah bangun? Aku lagi masak buat sarapan."

Bright menghampiri kompor.

"Masak apa? Harum banget."

"Hari ini ada cumi tumis cabai hijau sama udang balado. Menu seafood. Kamu suka, kan?"

Bright mengangguk cepat seperti anak kecil.

"Suka! Suka banget!"

Tanpa aba-aba, ia langsung memeluk Alea dari belakang dan mencium pipinya berkali-kali.

"Ih, Bright!"

Alea tertawa sambil mendorong pelan dadanya.

"Awas ah, aku lagi masak. Nanti gosong."

"Sebentar aja."

"Enggak, nanti kebakar."

Bright semakin mengeratkan pelukannya.

"Peluk bentar doang."

Alea menggeleng geli.

"Kamu mandi dulu sana. Bentar lagi mateng, nanti kamu cobain."

Bright akhirnya melepaskan pelukannya.

"Jangan terlalu capek, ya. Kan ada pembantu."

"Iya, tapi hari ini aku pengen masak sendiri."

"Kenapa?"

Alea tersenyum malu.

"Soalnya ini hari pertama kita jadi suami istri."

Bright ikut tersenyum lebar.

"Kalau alasannya itu, ya boleh."

Ia mencium kening Alea sebelum pergi.

"Yaudah, aku mandi dulu."

"Iya."

Beberapa menit kemudian mereka duduk berhadapan di meja makan.

Bright menyendok nasi, mengambil udang balado, lalu memasukkannya ke mulut.

Matanya langsung membulat.

"Enak banget!"

Ia sampai mengacungkan dua jempol sambil masih mengunyah.

"Masasih?"

"Serius. Ini enak banget."

Alea tersenyum lega.

"Kirain kurang garam."

POSSESIVE BOYFRIEND[END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang