Ting tong...
"Permisi..."
Ting tong...
Ceklek.
"Iya, ada apa ya, Pak?" tanya Alea sambil membuka pintu.
"Apa benar ini rumah Mbak Alea?" tanya pria pengantar bunga itu.
"Iya, saya sendiri. Ada apa ya?"
"Ini ada bunga buat Mbak Alea."
Alea langsung mengembuskan napas panjang.
"Sumpah deh, Pak. Saya dari kemarin nggak pernah pesan bunga, kok malah datang lagi."
"Saya kurang tahu, Mbak. Saya cuma menjalankan tugas buat nganterin bunga ini."
"Bapak tahu siapa yang nyuruh kirim?"
Pria itu menggeleng.
"Maaf, Mbak. Saya benar-benar nggak tahu."
"Huft... yaudah deh. Saya terima. Makasih ya, Pak."
"Iya, sama-sama, Mbak. Saya permisi."
Alea mengangguk. Setelah kurir itu pergi, ia menatap buket bunga di tangannya dengan bingung.
"Tuh kan... ada surat lagi."
Ia membuka amplop kecil yang terselip di antara bunga itu, tetapi belum sempat membacanya.
"Alea?" panggil Luna dari ruang makan.
"Eh, iya, Tan?"
"Ayo sarapan. Kamu bukannya buru-buru ke toko?"
Alea langsung menepuk dahinya.
"Ya ampun, Alea lupa! Aku harus cepat. Yaudah ayo, Tan."
"Makanya jangan bengong mulu."
Mereka pun tertawa kecil sebelum duduk sarapan bersama.
Usai sarapan, Alea segera berangkat menuju tokonya. Aurey sudah lebih dulu berangkat, jadi hari itu ia harus menyusul.
Saat sedang menyetir, matanya menangkap sosok yang berdiri di seberang jalan.
"Yezzie?"
Tanpa pikir panjang, Alea memarkir mobil di pinggir jalan lalu menghampiri gadis itu.
"Yezzie, kamu ngapain di sini?"
Yezzie menoleh sekilas. Tatapannya dingin, berbeda dari biasanya.
"Aku lagi nunggu taksi, Kak."
"Ooh, kamu mau ke mana? Sini, Kak Alea anter."
"Nggak usah. Aku bisa sendiri."
"Yakin? Kakak anterin sampai tujuan."
Tiba-tiba suara Yezzie meninggi.
"Nggak usah, Kak! Aku bisa sendiri! Kakak paham nggak sih?"
Alea terdiam. Dadanya terasa sesak melihat perubahan sikap adik Bright itu.
"Kamu... marah sama Kakak?"
"Nggak."
"Kakak tahu kamu bohong."
Yezzie menggigit bibirnya.
"Kakak minta maaf kalau udah bikin kamu marah."
"Ngapain minta maaf? Kakak nggak salah!"
"Terus kenapa kamu kayak gini?"
Air mata Yezzie akhirnya jatuh.
"Aku cuma kesel sama Kakak!"
KAMU SEDANG MEMBACA
POSSESIVE BOYFRIEND[END]
RomanceSEBELUM BACA, FOLLOW DULU YUPS! 💋 "Ada yang punya pacar posesif, bahkan sampai menyeramkan? I'm Alea... and I'm okay." Alea, gadis cantik yang disegani di Civaree School. Di balik tatapan tajam dan sifatnya yang super judes, ternyata ia menyimpan h...
![POSSESIVE BOYFRIEND[END]](https://img.wattpad.com/cover/227310075-64-k844180.jpg)