Hari ini Kenza dan N tidak masuk sekolah karena ternyata mereka berdua baru bangun pukul sembilan pagi setelah adegan mereka kemarin malam.
Sekarang N sedang packing untuk pindahan. Kenza juga sudah pulang setelah sarapan tadi pagi. N mengecek jam yang sudah pukul 12 siang. N berjalan ke arah pintu kamarnya untuk keluar pergi ke dapur tapi langkahnya terhenti oleh deringan Hp N dikantong celananya. N mengangkat telvon dan mengarahkannya ke telinga.
"Ada apa Mom?" tanya N tanpa basa - basi kepada Mommy nya diseberang sana.
'Jadi gini N, kamu gak jadi tinggal di rumah sahabat Dad-"
"N gak jadi pindah dong? N tetep tiinggal sendiri di apartemen kan?" tanya N girang.
'Dengerin dulu N. Mommy belum selesai bicara, jangan dipotong dulu'
N mengangguk walau tak bisa dilihat oleh Mommy nya, "Iya Mom, maaf. Sekarang lanjutin, N janji gak potong omongan Mommy lagi."
'Kamu bukannya gak jadi pindah, tapi kamu pindah di apartemennya anaknya.'
"Loh kenapa Mom? Kenapa di apartemen? Kenapa gak dirumah aja?" tanya N beruntun.
'N!' tegas Mommy N lagi.
"Maaf Mom"
'Sahabat Daddy itu harus pergi selama 6 bulan ke Bandung. Terus ternyata anaknya jarang tinggal di rumah karena udah punya apartemen sendiri,' terang Mommy N, 'katanya apartemennya lebih deket dari sekolah daripada rumahnya.' lanjutnya.
"Ya udah Mommy kirimin alamatnya, nanti N kesana. Ini juga baru selesai packing." jelas N.
'Mommy matiin telvonnya ya? Setelah ini Mommy kirimin alamatnya. Bye baby' pamit Mommy N.
"Bye" pamit N dan mematikan panggilannya dengan Mommy.
N kembali melangkah pergi kedapur. 5 menit kemudian N kembali ke kamar untuk tidur sambil menunggu menuju pukul 5 sore.
******
Sore nya Jakarta yang indah sedang diguyur hujan sangat deras. Seorang cewek turun dari taksi dengan membawa koper dan tidak memakai payung, alhasil seluruh tubuhnya basah kuyup dengan bra hitam menjiplak dibaju putih yang dipakainya sekarang.
N berjalan masuk ke dalam apartemen dengan keadaan seperti itu. Dia masuk ke lift dan menekan tombol angka 10. Pintu lift tertutup dan terbuka ditempat yang dituju. N keluar dari lift dengan menggeret koper dan berjalan di koridor apartemen sampai N menemukan pintu yang ditujunya.
N memencet berkali - kali karena tak kunjung dibuka pintunya. N mulai kedinginan dan pintu masih tertutup. Terpaksa N menggedor - gedor pintu dengan keras, "Woy bukain pintunya" kesal N sambil memeluk tubuhnya dengan kedua tangan.
Pintu tiba - tiba di buka dari dalam membuat N terkejut dan mundur beberapa langkah, "Loh lo kok disini?" tanya N kepada orang dengan memakai kaos putih polos dan celana jens hitam panjang yang berada di balik pintu.
"Seharusnya gue yang tanya, ngapain lo di apartemen gue?" tanya orang itu.
"Hah? Apartemen lo?" tanya N kaget.
Orang itu mengangguk dan menggeret paksa N masuk ke dalam apartemen, "Eh? Lepasin Eza" rengek N.
"Udah masuk aja. Tuh lihat bra lo, keliatan kayak gitu juga" omel Kenza, "Gue juga cowok normal kali."
"Cowok normal?"
Setelah N menggumam kalimat itu, saat itu pula mereka sudah berada di dalam sebuah kamar. Tiba - tiba Kenza mendorong tubuh N ke atas kasur, membuat N telentang disana, "Mau tau artinya cowok normal, hm?" ucap Kenza yang sudah berada dicerukan leher N dan mengecup singkat disana.
KAMU SEDANG MEMBACA
KeN [18+]
General Fiction[On Going] 18++ Bagaimana jika kejadian yang terjadi di masa lalu yang berusaha dilupakan malah datang perlahan - lahan dalam hidupmu? lagi. N Nala Bianca Zua. Gadis yang rela berpindah sekolah demi melupakan kejadian yang membuatnya trauma dan memi...
![KeN [18+]](https://img.wattpad.com/cover/244414945-64-k333484.jpg)