MFF 16

5.7K 270 14
                                        

Musim dingin telah tiba, beberapa hari lagi natal akan tiba. Orang-orang mulai memakai pakaian tebal untuk menghangatkan diri mereka, jalanan pun mulai tertutupi salju tebal. Saat ini Anna tengah membantu daddynya membersihkan bengkel. Kini Anna pun juga sudah mulai menerima Jason, kekasih daddynya.

Tin tin

Mereka berdua menoleh ke sumber suara dan melihat mobil Jason sudah terparkir di depan bengkel. Lelaki itu turun dan langsung menyapa Anna.

"Hai, Anna."

"Hai, Jason."

Jason menghampiri Eddie. "Kau tidak berkerja ?" tanya Eddie.

"Tidak, hari ini toko libur."

Jason, lelaki berusia 35 tahun, pemilik toko perkakas. Dia bertemu dengan Eddie sekitar 5 tahun yang lalu dan baru 3 tahun mereka berdua menjalin hubungan.

"Apa yang akan kita lakukan di malam natal nanti ?" tanya Eddie pada Jason dan Anna.

"Entahlah, bagaimana jika kita makan malam saja. Aku akan memasakkan makanan yang enak untuk kalian." Ujar Anna.

"Baiklah, boleh juga." Jawab Jason.

Ting

Anna merogoh ponselnya ketika merasakan ponselnya bersetar.

Catherine.

Kau dimana ?

Anna

Di bengkel. Ada apa ?

Catherine

Aku kesana, tunggu aku.

Anna

Hmm...

Dia memasukkan ponselnya kedalam saku.

"Siapa ?"

"Catherine, Dad."

"Kenapa ? Dia mau kesini ?" Anna mengangguk dan kembali membantu membersihkan bengkel.

Disisi lain Catherine tengah bersiap menyusul Anna ke bengkel ayahnya. Ketika pintu kamarnya dibuka dia bisa melihat Daddynya tengah berdiri diambang pintu.

"Kau mau kemana, sayang ?" tanya Rein seraya melangkah masuk ke dalam kamar putrinya.

"Aku mau ke bengkel Daddynya Anna, Dad."

"Mau apa kau kesana ?"

"Aku mau mengajaknya berbelanja pernak-pernik natal dan juga kado natal."

"Wah Daddy penasaran kado apa yang akan kau berikan pada Daddy." Godanya.

"Oh itu rahasia, yang pasti aku tidak akan memberimu kado seorang wanita untuk kau bawa ke ranjang."

Rein tertawa mendengarnya. "Padahal aku mengharap hadiah seperti itu."

"Ckckck... sayang sekali Daddy, kau tidak mendapatkannya. Hahaha..." Catherine menyambar tas dan ponselnya. "Aku pergi dulu, Dad."

"Bolehkan Daddy ikut ?"

Catherine menggerakkan telunjuknya ke kanan dan ke kiri. "Tidak boleh."

Rein memasang muka sedih. "Baiklah baby, selamat bersenang-senang. Jangan lupa pakai sopir." Ingatnya.

"Iya, Dad."

***

Saat ini Anna dan Catherine tengah berada di toko yang menjual pernak-pernik natal, mereka membeli bintang natal, topi santa, bola-bola kaca untuk digantungkan ke pohon natal dan juga lampu-lampu hias serta pernak-pernik lainnya. Setelah membeli pernak-pernik natal mereka pergi ke Mall dan berpisah disana untuk membeli kado masing-masing.
Pertama-tama Anna mampir ke toko boneka untuk membelikan Jessy sebuah boneka, lalu dia pergi ke toko sepatu untuk membelikan mommynya sebuah heels dan membelikan sebuah boots untuk Catherine dan selanjutnya dia pergi ke toko pakaian untuk membelikan daddynya dan Jason sebuah kemeja dan ketika melewati area jas-jas tak sengaja matanya menangkap sebuah dasi polos berwarna abu.

MY FRIEND'S FATHERCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang