kalian bersiap aja ya buat ending nanti,
bisa jadi happy bisa jadi sad jadi kuatkan hati kalian dulu, 6 chapter lagi loh :))
***
Beberapa minggu kemudian, tepatnya pada hari ujian nasional. Sekarang Nada baru saja keluar dari ruangannya, setelah menatap layar komputer begitu lama akhirnya gadis itu bisa keluar dengan nafas yang lega.
Ngomong-ngomong tentang Nada, Nada udah ga deket lagi sama Nathan. Ya semenjak Nathan balik lagi ke Jessica semuanya berubah, tapi Rian, Kevin, Rivaldo sama Haikal masih berhubungan baik dengannya jadi yang hilang hanya Nathan. Mereka berempat tidak.
Ting!
Suara notifikasi pesan masuk terdengar dari ponselnya Nada, dengan gerakan cepat ia membaca pesan tersebut tanpa membuka chatnya terlebih dahulu.
Nathan
Gue mau bicara sebentar, bisa?
Dengan malas Nada kembali memasukan ponselnya itu ke dalam tas, melanjutkan langkahnya yang sempat tertunda beberapa menit lalu. Sebelumnya Nada sudah memastikan jika ponselnya itu mati, tidak dapat dihubungi untuk beberapa jam ke depan.
"Heh! Gue baru beli lipstik nih warnanya bagus lo mau coba ga—"
Dugh!
"S-sorii, gue ga sengaja beneran deh,aduh maaf."
Nada menepis tangan cewek tadi, yang terlihat tengah berusaha menghapus noda lipstik yang tertera jelas di seragamnya Nada. Nada mendecak kemudian menatap kedua siswi dengan tatapan malas.
"Minggir, gue mau lewat." Tekan Nada jengkel, sudah tidak mau lagi berurusan sama Vania dan juga Audrey.
"Nad, tunggu dulu."
"Lepas."
Dengan berat hati Vania melepaskan cekatan tersebut lalu berusaha menatap manik tajam milik Nada saat itu juga. Sedangkan Nada sudah menatap jengah ke arah dua pengkhianat.
"Oke, terserah. Gue cuma mau minta maaf sama lo Nada ga lebih, gue tau gue salah makanya gue minta maaf sama lo. Gue bener-bener nyesel. Maafin gue."
Nada tertawa sarkas setelah mendengar ucapan Vania yang menurutnya lucu untuk ditertawakan. Oke maafkan Nada, Nada udah berubah soalnya.
"Gue juga minta maaf Nad, gue ga bisa apa-apa selain minta maaf sama lo. Gue mau hubungan kita kaya dulu lagi, lo mau kan?" Dan kali ini Audrey menyahut.
Sumpah rasanya Nada ingin tertawa keras setelah mendengar ucapannya Audrey tadi. Bisa-bisanya ya kaya gitu? Nada mah ga bisa beneran deh.
"Kalo mau minta maaf, it's okay. Gue maafin, kalo lo pada minta kita kaya dulu lagi kayanya ga bisa deh sori. Cabut duluan ya."
Di perjalanan menuju parkiran sekolah rasanya dada Nada kembali sesak mengingat gimana persahabatan mereka utuh dalam beberapa tahun kemarin. Dan dengan mudahnya orang asing masuk, menghancurkan hubungan mereka gitu aja lalu pergi tanpa kata maaf.
Nada kecewa, makanya Nada udah ga mau nerima orang asing lagi.
"Maaf pah lama, ada sedikit masalah tadi."
KAMU SEDANG MEMBACA
Racing 2 ; Na Jaemin
Fanfiction"Gue cuma minta satu hal sama lo, lo harus baik-baik aja oke?" @choxooluv | Racing 2
