15. Permasalahan Baru?

811 136 14
                                        

suka banget ya bund
liat kalian udah bingung di komen😌

"Nada, inget kata-kata papah. Jangan pernah deket sama Nathan lagi. Papah ga suka."

Perkataan yang dilontarkan sang papah waktu semalam, terus berputar di benak Nada sampai siang ini. Nada bingung, sebenarnya ini semua ada apa?

Di saat bersamaan, pas Nada lagi bengong di bangkunya. Tiba-tiba Vania sama Audrey duduk di bangku depan dan bangku belakang. Sambil bawain minuman favorit Nada tentunya.

"Nih, biar ga stres kasian gue liatnya." Ujar Vania sambil tersenyum jail pada Nada.

Nada cuma senyum habis itu bilang makasih pada kedua sahabatnya. "Thanks, tau aja gue lagi butuh yang seger."

"Yoi mantap kan? Eh btw, lo beneran ngizinin si anak baru buat ambil alih peserta cipta puisi? Padahal, gue yakin kalo lo perwakilannya udah pasti menang." Tak lama Audrey menyahut.

"Iya bener, padahal gue pengen denger lo bikin puisi lagi tentang cintaaa." Ledek Vania.

"Udah lah jangan ungkit lagi, malu gue."

Nada ketawa, soalnya lucu aja gitu waktu kelas 10 dia bikin puisi yang lumayan kalo menurut Nada malu-maluin, padahal mah engga buktinya Nada juara pertama waktu itu hebat kan.

"Drey, temenin jajan lagi yuk. Gue traktir deh."

"Bener nih? Ya udah ayo deh."

"Nad, nitip ga?"

"Nitip! Samain aja sama kalian. Nanti uangnya diganti."

"Oke sip, duluan yaw! Babay!"

Nada ngangguk habis itu minum lagi minuman yang dibeliin sama Vania tadi. Nada lagi males keluar kelas ga tau kenapa. Ngomong-ngomong soal Nathan, Nathan kayanya udah sekolah lagi deh.

Tuh lokernya aja udah berantakan lagi, padahal baru kemarin sore Nada beresin.
Tapi, kalo udah sekolah kenapa ga ngabarin Nada ya? Nathan marah kah sama Nada karena engga jenguk?

Daripada berpikir keras terus ga ada hasilnya, mendingan Nada pergi nyusul Vania sama Audrey ke kantin, di kelas juga gabut ga ada siapa-siapa.

Tapi, saat Nada berjalan ke arah pintu kelas. Si Claire datang sama si Fergian dari arah. Luar terus dorong bahu Nada biar Nada mundur beberapa langkah dari pintu kelas. Ga lama pintu kelas di kunci rapat sama cowok yang namanya Fergian itu.

"Apa?" Tanya Nada datar, terus ngangkat sebelah alisnya judes.

"Wah, belagu banget ga sih Fer. Orang yang kaya gini enaknya diapain nih?" Tanya Claire memancing kepanikan Nada.

"Bawa ke gudang aja, gue mau main-main sama dia."

Spontan Nada melotot. Tolong deh Nada ga  bego-bego banget sama isi pikiran cowok. Bukannya apa, tapi waspada lebih baik. Takutnya mereka punya niat ga baik.

"Bisa lah, bentar."

Nada mundur beberapa langkah pas Claire maju ke hadapannya. Habis itu dengan cepat, Claire narik dasi sekolah Nada secara brutal.

"Lepas!"

"Fer, pegangin tangannya."

"Dengan senang hati."

Racing 2 ; Na JaeminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang