Jihyo menutup kedua matanya spontan,
Kala dirinya sendiri telah mendengar langkah kaki seseorang yang di duga memang sedang akan menuju kamarnya saat ini.
Jihyo tetap berusaha dengan keras untuk segera tertidur dengan apapun caranya sekarang.
Karena pada dasarnya,
Wanita itu tentu tidak mau jika ia harus berbicara lebih benyak lagi di dalam waktu yang dekat ini bersama sang suami.
Dan begitu suara pintu terdengar telah terbuka,
Degup jantung Jihyo malah semakin terasa berdegup dengan kencag sekarang.
Entah apa yang membuatnya nervous,
Yang jelas, ini juga bukan kali pertamanya Jihyo tidur seranjang bersama Jungkook.
"Kau sudah tidur?" Tanya Jungkook dengan pelan.
Kedua mata Jihyo kini semakin enggan untuk terbuka sekarang.
Wanita itu benar benar merapatkan matanya, sambil berusaha mengkontrol nafasnya agar terlihat lebih teratur
Langkah kaki yang terdengar semakin mendekati dirinya kini mulai sangat terasa jelas setelah Jungkook sudah menutup dan mengunci pintu kamar sekaligus tadi.
Jungkook lalu menarik selimut tebal nan hangat itu untuk membalut tubuh Jihyo sekaligus tubuhnya juga sekarang.
Pria itu tahu,
Jika Jihyo pasti enggan berbicara padanya untuk beberapa saat ini.
Maka dari itu,
Jungkook tidak akan memaksa Jihyo agar mau berbicara dengannya
Bagaimana pun situasinya, Jungkook akan tetap menunggu sampai Jihyo siap untuk bicara serius lagi dengannya.
Di tengah kegelapan lampu kamar yang sudah padam ini,
Perlahan,
Jungkook memeluk tubuh sang istri yang sangat ia rindukan itu dengan hati hati.
Dihirupnya aroma khas milik Jihyo,
Sambil mengecup singkat rambut juga leher Jihyo dengan segala rasa sayang yang ia miliki.
"I'm sorry" bisik Jungkook
Namun seketika,
Kedua mata Jihyo langsung terbuka saat itu.
Jihyo tahu,
Meskipun ia telah membuka kedua matanya, Jungkook tetap tidak akan mengetahui jika sebenarnya ia masih terjaga saat ini.
Karena tentu,
Jihyo sedang membelakangi posisi Jungkook yang tengah memeluk dirinya ini dari belakang.
"Aku ingin memulai kembali semuanya dari awal. Aku menyesal. Dan aku—sama sekali tidak bisa berhenti untuk mencintaimu" bisik Jungkook lagi.
Jihyo hanya bisa mendengar semua bisikan dari Jungkook itu dalam diam.
Dan entah mengapa,
Hanya karena itu saja,
Air matanya tiba tiba turun.
Jihyo menangis dalam kediamannya.
Wanita itu tidak tahu apa yang ia inginkan, dan apa yang harus ia lakukan.
Dan jujur,
Jihyo sangat tidak sanggup untuk terus bersikap dingin pada Jungkook setelah semua ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Next Problem [Squel]
Fanfiction⚠️WARNING⚠️ -Wajib follow akun author sebelum membaca! -Usahakan tinggalkan jejak setelah membaca! -Plagiator? Jauh jauh lah ya! -Cerita murni hasil pemikiran saya! -Dan baca book [I'm sorry] nya dulu biar nyambung Ini adalah sebuah cerita lanjutan...
![The Next Problem [Squel]](https://img.wattpad.com/cover/242044456-64-k322630.jpg)