❝𝐟𝐭. 𝐊𝐢𝐦 𝐃𝐨𝐲𝐨𝐮𝐧𝐠❞
Dara nyaris serangan jantung mendadak ketika kembali dipertemukan dengan Dirga, kakak angkatan Pramukanya semasa SMA di acara Reuni gudep. Gadis itu nyaris serangan jantung bukan karena takut bertemu lagi dengan sosok D...
"Holding your little hand like this, why is my heart in a hurry" - NCT U, All About You
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Benar kata Gebby, Jonas itu punya pesona tersendiri yang kadang tidak disadari. Awalnya Dara bisa menyangkal hal itu, namun dengan duduk disebelah Jonas dalam sebuah mobil seperti sekarang membuat Ia mengakui bahwa perkataan Gebby benar.
Dara sudah tidak bisa menyangkal, Jonas memang setampan itu untuk ukuran manusia biasa. Bahkan orang gila pun pasti mengakui ketampanan anggota Polisi satu ini.
Rasanya Ia ingin sekali bertanya
'Kak kok enggak jadi artis Kpop aja sih ?'
Atau
'Kakak, saingan sama JaehyunNCT ya ?'
Namun hal itu cukup mustahil untuk keluar dari mulut kecilnya, rasa gengsinya jauh lebih besar daripada rasa ingin taunya akan diri Jonas.
Dara justru lebih kepo dengan sosok seperti apa yang sudah melahirkan bibit unggul seperti Jonas ke dunia ini.
Wah, Ia rasa visual kedua orang tua Jonas pasti luar biasa.
"Dar, kamu kenapa geleng-geleng gitu ?" Dara cukup kaget ketika Jonas bersuara disebelahnya. Mendadak Ia bertanya pada diri sendiri apa Jonas terus memperhatikannya dari tadi.
"Dari tadi geleng-geleng mulu" oke terjawab sudah pertanyaan Dara, dan itu cukup membuatnya malu.
"Enggak, cuma mikirin kejadian di kampus beberapa hari lalu, jengkel aja kalau inget, jadi geleng-geleng" koreksinya agar Jonas tidak menuduhnya yang aneh-aneh.
Hingga akhirnya perjalanan Dara dan Jonas terhenti disebuah tempat yang Dara tahun betul itu adalah hotel.
"Terasky ?" tanyanya panik, sementara Jonas malah tertawa, "wah kamu otaknya kotor juga ya dar" komentar Jonas.
"Ngapain kesini ?" tanya Dara lagi untuk mengalihkan obrolan sebelumnya. Otak Dara tidak kotor, hanya terkadang berpikir sedikit realistis.
"Kalau kamu lupa disini ada restonya juga" kata Jonas yang lantas membuat Dara menggembungkan pipinya. Dua kali Ia hampir membuat dirinya sendiri malu didepan Jonas hari ini.
Dara rasa Jonas telah mempersiapkan semuanya dengan baik, dibuktikan dengan meja yang sudah di reservasi oleh lelaki itu. Ditambah kali Ia tidak sengaja mendengar bahwa itu sudah di reservasi dari seminggu yang lalu.
Membuat Dara sedikit bingung kenapa Jonas membawanya kesini jika lelaki itu mengatakan ini hanya makan malam biasa.
Namun Dara tidak sepolos itu, tentu ada sedikit kecurigaan dalam dirinya. Hanya saja Ia berusaha untuk tidak memikirkan hal itu lebih lanjut.