dua puluh tiga

488 66 0
                                        

"Although I understand that nothing will ever change"
- The Boyz, Goodbye

"Although I understand that nothing will ever change"- The Boyz, Goodbye

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"SUMPAH YA! MANUSIA NAMA JEAN TU RESE BANGEEETT!"

"SETAN EMANG ITU CEWE"

"IH ULER! KENAPA SIH VINO BISA DEKET SAMA ITU CEWEK!"

Sambil menyesap Boba yang Dara titip pada Yona, gadis itu sedari tadi tidak berhenti untuk terus mengumpati Jean.

Kejadian dihari dimana Ia dilabrak oleh Jean masih cukup membekas di benaknya, apalagi jika mengingat perkataan Jean tentang dirinya, jika di tensi mungkin tekanan darah Dara bisa mencapai 200 setiap mengingatnya.

Sementara Yona, Gebby, Mark dan Lucas hanya terkekeh mendengar sumpah serapah Dara terhadap Jean.

"Kenapa gak lo tarik aja rambut tu anak ?" tanya Lucas, namun matanya tetap fokus pada tv didepannya dan stick PS ditangannya.

"Udah hampir gue tarik, tapi Vino datang ngelerai, sumpah ya kesel gue" sungutnya, sementara Lucas hanya tertawa. Sangat seru rasanya memancing emosi Dara ditengah hujan yang sedang mengguyur kota siang ini.

Dan rumah Dara menjadi tempat favorite kelima mahasiswa itu berghibah ria tanpa takut ada yang mendengarnya.

"Tapi dar..." sambil memangku toples berisikan keripik kentang, Gebby menggantungkan ucapannya.

"Kenapa ?"

"Menurut gue nih, ini kayaknya jadi peringatan deh buat lo" dahi Dara berkerut mendengarnya. "Peringatan ?"

"Hm, maksud gue, soal lo sama Vino" ucap Gebby sedikit ragu, Ia enggan benar-benar mengatakan apa yang dia maksud, takut-takut menyakiti perasaan Dara

Tringg!

Meski matanya fokus pada layar tv didepan, Mark menyempatkan dulu untuk melirik ponsel yang berdering tak jauh dari dirinya. "Dar, hp lo bukan sih ?"

"Dideket lo ?" Mark mengangguk, "siapa ?"

"Mantanku tersayang tulisannya" jawab Mark yang membuat Lucas tertawa puas.

"Ngakak please"

"Eh kucrit! Gua enggak pernah ngasi nama Vino begitu ya" klarifikasi Dara cepat.

Gadis itu lantas bangun dari posisi lasehannya, berjalan menuju kearah Mark lalu mencabut ponselnya yang sedang diisi daya. Dan Ia menemukan dua kali panggilan tak terjawab dari Vino.

Dara mendesah pelan, aduh ini mantan siapa sih, kok gemes. Batinnya

"Cas, Mark, lo berdua munduran dikit coba, sayang mata napa ?" komentar Yona ketika sadar posisi Mark dan Lucas terlalu dengan tv.

"Kenapa, gantengnya kelewatan ya yon ?" Mark hampir mengumpat ketika Lucas malah menghentikan permainan dan lebih memilih meladeni Yona. Padahal sedikit lagi dirinya hampir membobol gawang tim yang dikendalikan Lucas.

What About Us ? [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang