empat belas

589 78 0
                                        

“But I know, we are like fire and the ocean”
- NCT Dream, Don’t Need Your Love

Ada beberapa hal yang membuat Dara tidak terlalu suka keluar malam, Pertama karena jam kuliahnya sore dan pasti pulangnya akan malam

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Ada beberapa hal yang membuat Dara tidak terlalu suka keluar malam, Pertama karena jam kuliahnya sore dan pasti pulangnya akan malam. Kedua, tugas yang harus dikerjakan setelah pulang kuliah.
    
Biasanya jika memiliki waktu senggang dimalam hari dia akan memanfaatkannya dengan tidur lebih cepat, karena hal itu sangat susah didapatkan.
    
Seperti mendapatkan Dirga, susah. Eh-
    
Makanya dia lebih suka jika teman-temannya yang datang kerumah. Pertama dia tidak kesepian dan kedua bisa sekaligus mengerjakan tugas-tugasnya.
    
Dan hal itu, perihal malas keluar malam tidak berlaku untuk malam ini. Dara rasa malam ini dia perlu merefreshingkan otak dan pikirannya, kebetulan juga Yona dan Gebby yang mengajaknya keluar.
    
Sambil mengganti baju, Dara mengingat kapan terakhir kali ia keluar bersama kedua sahabat perempuannya itu.
    
Lima bulan lalu ? Atau setahun lalu ?
    
Rasanya sudah lama tidak pergi bertiga untuk sekedar girls time mengingat Mark dan Lucas sangat posesif pada mereka bertiga.
    
Berkumpul berlima juga yang direncanakan dari jauh-jauh hari biasanya hanya akan menjadi wacana, jika mendadak maka akan terlaksana. Selalu seperti itu.
    
Yona 
|Kita udah diluar dar
    
Pas, Yona dan Gebby memang selalu disiplin kalau soal jalan-jalan. Cocok dengan dirinya yang juga tidak masuk dalam kelompok orang ngaret. Setelah memoleskan lipstik dibibir cantiknya, Dara pun lantas melangkah keluar kamar.
    
Saatnya bersenang-senang

    
“Kapan terakhir kita keluar bertiga ?” 
    
Dara dan Yona yang tengah asyik menggrill makanan lantas menoleh ketika pertanyaan itu keluar dari mulut Gebby. Rasanya belum sejam Dara juga berpikir demikian.
    
“Pas ganti baju gua juga mikir gitu, kapan terakhir kita hang out bertiga ?” balasnya.
    
“Kalau lo berdua udah mikir begitu berarti udah lama banget” timpal Yona yang disahut kekehan dari Dara.
    
“Jadi kangen curhat” ucap Gebby, “silahkan, kita dengarkan” tukas Dara.
    
“Enggak ada sih btw” sahutnya lalu terkekeh. Sementara Dara diam, namun tangannya sibuk dengan grill didepannya.
    
Ada beberapa hal yang beberapa hari ini menganggu pikirannya, dan itu membuat ia galau karena harus memendamnya sendiri.
    
“Gue mau curhat” ungkapannya membuat Yona menghentikan aktivitas grill-nya, ia lantas menoleh pada Dara, Begitupun Gebby.
    
Yona tahu, kalau Dara sudah bercerita pada dirinya dan Gebby, maka Vino tidak menjadi tempatnya mencurahkan perasaannya. Tapi bukan berarti Dara hanya datang pada mereka ketika sedang butuh, hanya saja memang gadis itu tipikal orang yang jarang curhat.
    
“Sebenarnya gue lagi dekat sama seseorang”
    
Ting
    
Gebby tiba-tiba memukul pemanggang grill yang ada didepan mereka dengan sumpit dan wajah cantiknya yang tersenyum lebar. “Fix Dara bayar”
    
“Dengerin dulu elah” sela Dara
    
“Btw siapa ?” tanya Yona yang ikutan penasaran. “Ya makanya didengerin anjir”
    
“Tapi dibilang deket engga juga, gua cuma lagi bingung” ralatnya cepat. “Tapi btw gua tanya, Dirga atau Jonas ?” tanya Dara kemudian.
    
Pertanyaan itu sukses membuat Gebby tersedak minumannya dan daging yang sedang Yona grill jatuh dari sumpitnya.
    
Keduanya sama-sama menatap Dara keheranan, sementara yang ditatap mendadak diam dan bingung harus bagaimana sekarang.
    
“Lo-Lo apa apa sama mereka ?” tanya Gebby hati-hati yang membuat Dara langsung meletakkan capitan yang semua ditangannya ke atas piring lalu menghela nafasnya kasar.
    
“Jelasin! Gue enggakpaham” tambah Yona.
    
Sekali lagi Dara menghela nafasnya. Ia meminum dulu minuman miliknya dan mengambil kembali capitan yang tadi ia letakkan diatas piring lalu mulai bercerita pada Gebby dan Yona.
    
Hampir semua, mulai dari Dirga yang belakangan sering menghubunginya dan juga Jonas yang tak kalah sama dengan Dirga.
    
Jika sudah bercerita dengan Gebby dan Yona, maka mungkin hampir semua tidak ada yang dia tutupi. Karena kepercayaan yang sangat besar pada kedua sahabatnya itu.
    
Ada yang menganggap curhat dengan sesama perempuan itu tidak enak, begitu juga sebaliknya. Tergantung dengan siapa kita mencurahkan isi hati dan tentang apa
    
Dan Dara masuk kategori yang kedua.
    
“Gue takut” ucapnya setelah selesai bercerita yang membuat Yona dan Gebby terdiam. “Gue takut karena gua udah sayang sama Dirga”
    
Pengakuan Dara membuat kedua sahabatnya terdiam, terlebih Yona. Ia lantas mengambil posisi duduk agar lebih dekat lagi dengan sahabatnya itu. Sementara Gebby kini yang mengambil alih pemanggang.
    
“Gue tau gimana rasanya jadi lo, kalau lo lupa gue bahkan udah jadi selingkuhannya kak Ello” Yona menepuk perlahan bahu Dara sambil terkekeh kecil, membuat gadis itu menoleh padanya dan juga pada Gebby.
    
Yona paham betul bagaimana dia merasa ada salah ketika harus menaruh hati pada kekasih orang lain, dimana waktu itu bahkan dia masih menjadi Maba.
    
Yona akui dia salah, namun bagaimanapun semua sudah terjadi. Yang bisa dia lakukan hanya tidak mengulanginya lagi untuk kedua kali.
    
“Tuh, lo denger ra, Yona tu udah lebih pro” kompor Gebby yang langsung mendapat lemparan sumpit oleh Yona.
    
Dara lantas tertawa melihat keduanya, Ia paham dengan upaya kedua sahabatnya agar dia tak terlalu memikirkan soal Dirga. Dengan cepat Yona kembali memanggil pelayan untuk meminta sepasang sumpit lagi.
    
“Balik lagi ke diri lo. Lo bisa lanjut, bisa juga mundur” 
    
“Padahal gue tahu dia udah punya pacar, tapi kenapa sih gue malah ngeladenin dia” kesal Dara yang bahkan sampai memukul meja. “Eh anjir, santuy” dengan cepat Gebby memegang meja. Takut kalau-kalau piring diatas situ akan jatuh karena Dara
    
“Btw kak Dirga emang mempesona banget sih- ehm sekarang, dulu sih engga” tambah Yona.
    
“Eh kak Jonas gimana ?”
    
“Ah yang itu” kata Dara tiba-tiba, Ia lantas mengambil sumpit miliknya lalu memain-mainkannya.
    
“Ga tau, gue rasa gue enggak cocok sama dia”

      “Ga tau, gue rasa gue enggak cocok sama dia”

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tbc

4 chapter untuk 4 pialaaa💚
Aku gak bisa ngerangkai kata-kata indah, tapi intinya aku bangga banget sama NCT
Buat The Boyz juga, Stray Kids
I proud you, I love you❤

4 chapter untuk 4 pialaaa💚Aku gak bisa ngerangkai kata-kata indah, tapi intinya aku bangga banget sama NCTBuat The Boyz juga, Stray KidsI proud you, I love you❤

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
What About Us ? [✔]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang