❝𝐟𝐭. 𝐊𝐢𝐦 𝐃𝐨𝐲𝐨𝐮𝐧𝐠❞
Dara nyaris serangan jantung mendadak ketika kembali dipertemukan dengan Dirga, kakak angkatan Pramukanya semasa SMA di acara Reuni gudep. Gadis itu nyaris serangan jantung bukan karena takut bertemu lagi dengan sosok D...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
September 2015
“HENTAK YANG KUAT!”
“DILIRIK! BUKAN DITOLEH!”
“DANTON TEGAS!”
Keringat mulai turun dipelipis gadis itu, sepelan mungkin Ia menghela nafas agar terlihat tidak seperti sedang mengeluh. Meski dalam hati kecilnya Ia ingin sekali meneriaki balik seniornya ini.
“Adara ulangi!”
Dara yang semula sudah berada ditempat danton memberi perintah akhirnya terpaksa kembali ke barisan untuk memulai kembali LKBB. “semangat guys” dengan lirihan pelan Ia memberi semangat kepada teman-teman satu sangganya, sangat pelan agar si galak tidak mendengarnya.
Rasanya Dara ingin mundur dari lomba jika si galak ini terus bertanggung jawab atas lomba LKBB yang diikuti satuan Putri. Namun sialnya itu akan melalui proses yang sangat panjang jika mengingat Dirga, si galak yang Dara maksud, tidak akan memberi izin.
Jujur saja Dara tidak benci pada Dirga, hanya saja terkadang sedikit dongkol. Dari mereka berdelapan yang mengikuti lomba, Dara lah yang paling sering menjadi sasaran Dirga, dalam hal apapun.
Dari semua angkatan 10 mengapa harus Dirga ? Dia sudah mau ujian mengapa masih ingin ikut campur ?
Bertemu dengan Dirga setiap hari cukup menguras tenaga Dara
“SIAP GRAK!” lembut namun penuh penegasan, karena jika berteriak Ia akan di omel oleh seniornya yang sekarang sedang berdiri dengan posisi melipat kedua lengannya.
Ganteng sih, tapi sayang galak.
“Berdoa! Dipersilahkan!” kedelapan gadis yang sedang berbaris itu menundukkan kepala sejenak, hingga “Selesai” mereka pun kembali mengangkat kepala.
“Maju! Jalan!” hening, hanya ada bunyi langkah kaki yang tidak seberapa yang memenuhi lapangan. “Henti… GRAK!”
“HADAP KANAN GRAK!” Dara memberi instruksi sesuai posisi Dirga sekarang. Tak hanya Dirga disitu, ada beberapa lagi senior didekatnya, namun lebih dominan senior putri yang memantau.
Serong kanan, Dara melangkah maju dan menghadap Dirga yang sudah dalam posisi siap grak seolah ialah juri. Selalu seperti itu, semua kakak angkatan yang memantau paling tidak satu orang akan menempatkan seolah dirinya juri agar yang mengikuti lomba terbiasa.
“Lapor! Sangga Pencoba Putri, gugus depan Srikandi pangkalan SMA 1 Andalas, siap mengikuti lomba!” lapornya. “Laksanakan!”
“Laksanakan!” ucapnya setelah laporan, Dara lantas langsung berjalan mengambil posisi danton.
Ketika sudah memulai perintah, sorot mata gadis itu dapat menangkap pergerakan dari Dirga. Dimana lelaki itu berjalan menuju kearah dirinya namun dengan mata yang terus memperhatikan barisan.
Dan sungguh, Dirga ada dibelakangnya sekarang.
“Istirahat ditempat! Grak!”
“Istirahat dulu, lemaskan kakinya” perintah Dirga. Ketujuh anggota satuan putri itu lantas langsung meregangkan kaki mereka. Kecuali Dara, Ia hanya bergerak sekali di kaki kiri lalu kembali pada posisi istirahat ditempatnya.
Saking tidak bergerak, Dara dapat mendengar suara sepatu lelaki dibelakangnya itu yang perlahan mendekat.
“minggu depan udah mulai kemah, jaga suara kamu”
"siap kak!”
“gak usah minum es dulu, kakak udah bilang sama kamu dari kemarin-kemarin”
“Siap say-"
“kalau kakak punya bukti kamu masih mau membantah ?” Mati! Pasti manusia yang berstatus sebagi adik dari Dirga yang memberitahunya. Dalam hati Dara meringis karena hampir ketahuan berbohong.
Dirga memang melarang seluruh adik angakatannya yang mengikuti perkemahan agar tidak meminum es dulu untuk menjaga kesehatan, namun larangan itu menjadi khusus bagi Danton LKBB agar tetap menjaga suara mereka dan tetap lantang ketika perlombaan dimulai.
“janji dulu Adara ?” Dara dapat melihat jari kelingking Dirga mendekati dirinya dari arah belakang samping kananya. “kak ?”
“Janji ?” Dara akhirnya menghela nafas pelan, Ia sudah lelah dan ingin cepat menyelesaikan latihan sore ini. Gadis itu pun menyambut pinky promise dari Dirga dengan jari kanannya.
“Iya, Janji”
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tbc
Selamat datang di dunia baru Orang Ketiga!
Selamat membaca versi terbarunya dengan judul yang baru jugaaaa! Semoga lebih baik dari yang sebelumnya yaa I love you guys Stay safe💛