13. GIAT PERTAMA IKKT PWA

863 29 0
                                        

Pagi harinya aku bangun dan melihat kesamping mas Jamari masih lelap tidur. Aku mengecupnya sekilas dan langsung pergi mandi sebelum shalat shubuh.

Setelah selesai aku langsung membangunkan mas Jamari untuk shalat shubuh.

"Mas bangun, shalat shubuh dulu." Ucapku mengelus pipinya.

Mas Jamari hanya berdehem dan memeluk guling menghadapku.

"Ayo mas keburu telat itu." Ku guncang lengannya.

"Iya bentar lagi."

"Ayo cepet mandi terus wudlu nanti seger."

"Iyaiya."

Aku menyiapkan baju koko dan sarung mas Jamari. Setelah selesai aku mengambil air wudlu.

"Mas kemasjid dulu ya. Assalamualaikum." Ucapnya berlalu.

"Iya mas. Wa'alaikumussalam." Lalu aku segera memakai mukena dan menunaikan shalat shubuh.

Setelah selesai shalat shubuh dan membaca Al-qur'an aku segera menyiapkan baju dinas mas Jamari dan memasang atributnya.

"Assalamualaikum." Salam mas Jamari sepulang dari masjid.

"Wa'alaikumussalam. Mas sarapan mau aku masakin apa?"

"Nasi goreng sama telor aja sayang. Mas mau berangkat cepet."

"Iya udah aku masakin sekarang."

Meylina lantas berlalu menuju dapur dan meracik bumbu cepat. Hanya memakan waktu beberapa menit nasi goreng telor ceplok dan nugget sosis siap.

"Ayo makan mas, sarapannya udah jadi." Ajakku.

"Iya sayang."

"Mas seragamnya disamping lemari ya, udah disetrika sama pasangin atribut juga." Ucapku disela sarapan.

"Terimakasih ya sayang."

Setelah selesai aku langsung mencuci piring kotor. Dan berlalu masuk kekamar untuk membantu mas Jamari.

"Ada yang bisa aku bantu mas?" Tanyaku.

"Kancingin baju sama ambilkan sepatu yang." Ujarnya manja.

"Nanti pulang jam berapa mas?" Tanyaku sambil mengancing baju dinas mas Jamari

"Pulang pas makan siang. Sayang nanti malam mas sudah mulai apel."

"Iya mas."

"Mana sepatunya yang."

"Bentar aku ambilkan mas."

Setelah selesai aku mengantar kedepan mas Jamari berangkat dinas, lalu aku menyalaminya dan mas Jamari mencium dahiku.

"Mas berangkat ya?" Pamitnya.

"Iya mas hati-hati."

"Assalamualaikum."

"Wa'alaikumussalam."

Setelahnya aku masuk kedalam gedung dan sesekali menyapa ibu-ibu.

"Bu, saya bu Aldy. Nanti ada pertemuan kan bu sama ibu ketua cabang?berangkat bareng ya bu." Bu Aldy tetangga sebelah menyapaku.

"Oh iya bu Aldy. Saya bu Jamari. Iya bu nanti kita berangkat bareng. Sini masuk dulu bu."

"Nanti aja bu saya mau antar anakku sekolah. Yawes pamit bu."

"Iya bu hati-hati." Ujarku masuk kedalam rumah.

***

"Assalamualaikum bu." Salam bu Aldy.

My Danru PaspampresCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang