Maria seorang arsitek berusia 32 tahun masih lajang sampai saat ini,, sebenarnya Maria wanita yang cantik tapi agak eksentrik dalam tampilannya,, ia mengenakan kacamata besar walaupun ia tak bermata minus, rambut panjang yang seringnya di Cepol bera...
Mimin update sesempet Mimin bisa hari ini..semoga kalian suka
Happy reading ❤️❤️
6 bulan kemudian..
Tak ada kata perpisahan , tak ada pelukan selamat tinggal , Maria teringat malam itu dan ia sangat merindukan Omar.
“ Jadi beli jeruk Maria, kau hanya memandanginya dari tadi” Maheer menegur Maria saat di supermarket dekat rumahnya.
“ Tidak aku mau anggur saja” ucap Maria
“ Ini bukan anggur, buah itu ada disana” tunjuk Maheer
“ kau mau yang mana “ tanya Maheer setelah mereka berada didepan deretan anggur
“ Hijau” jawab Maria , anggur hijau lagi-lagi mengingatkan Maria akan Omar dan ia melamun kembali.
“ apa kau lelah Maria, kau banyak melamun” tanya Maheer
“ Ya sedikit “ Jawab Maria
“ Sebaiknya kita cepat selesaikan belanja kita lalu kita pulang” akhirnya Maheer sendiri yang belanja ia memasukan beberapa belanjaan dan Maria hanya mengikutinya disebelahnya
Setiap pengunjung memperhatikan mereka, Maria dan Maheer seperti pasangan suami istri dan tentu saja paras tampan maheer selalu mencuri perhatian banyak orang.
Saat di lorong supermarket terlihat dua orang anak yang saling berkejaran, salah seorang anak nyaris saja menubruk bagian depan tubuh Maria, sebelum hal itu terjadi Maheer lebih dulu menangkap anak kecil itu
“ hei boys be careful, kau bisa melukai dirimu sendiri dan orang lain jika berlari dilorong” tegur Maheer lembut lalu mengelus kepala anak itu “ sana pergi ke ibumu dan berhati-hatilah”
“ Sorry sir and yes sir “ jawab anak itu lalu berlari meninggalkan mereka.
“ Apa kau baik-baik saja” tanya Maheer
“ Aku baik, hanya terkejut dan kau menangkap anak itu tepat waktu” seyum Maria “ ayo kita pulang , aku rasa sebentar lagi waktunya”
“ Baiklah, ayo kita bayar belanjaan kita” ajak Maheer.
“ Kenapa kita harus berjalan Maria, padahal kita bisa menggunakan mobil dan cepat sampai rumah, kau bisa kelelahan” ucap Maheer saat mereka berjalan keluar pintu supermarket
“oh God!! rumahmu hanya berjarak dua blok dari sini, sangat dekat dan aku bosan dirumah saja, dan ini masih sangat pagi, udaranya sangat segar" Maria memutar bola matanya
“Jika kesehatanmu drop kembali bagaimana? “ bawel Maheer “ kau tahu bagaimana dia Maria, dia akan mengomel padaku” cemberut Maheer
“ Tidak akan, lagipula aku sudah bisa makan dan minum ya walaupun sangat pemilih” cengir Maria.
Tak terasa mereka berdua sudah sampai di depan rumah , bangunan ini bergaya Amerika klasik dengan halaman yang ditumbuhi pohon dan rumput hijau. Rumah ini salah satu milik Maheer cukup sederhana untuk pria sekelas Maheer , bukan karna Maheer tak memiliki rumah yang jauh lebih mewah dari pada ini, tapi karna Maria suka tempat ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.