Jangan lupa vomments!♡
Authors pov
“uh- harry..” panggil illyan pada harry yang sedang tertidur dengan kepalanya ditangan illyan, tak ada respon apapun dari harry. “harry.. tolong bangun..” ujar illyan dengan lemas, bagaimana tidak, ia tertidur selama 12 hari lamanya.
Dengan sakit disekujur tubuhnya illyan pun berusaha bangkit dari tidurnya dan memencet tombol darurat yang terletak disamping ranjangnya. Sontak mereka semua bangun dengan wajah cemas.
“illyan?! Akhirnya kau sadar, thank god!” ujar mike kaget, “hey, apa yang kau rasakan?” tanya harry seraya mengusap lembut tangan illyan, “sebentar aku panggilkan dokter dulu” ashton pun keluar dari ruangan illyan.
“keadaannya sangat membaik, kau harus banyak minum. Setelah itu kau boleh tidur lagi, mengingat ini baru pukul 2 dini hari” ujar dokter, mereka semuapun hanya mengangguk.
Illyans pov
Aku terbangun dengan pusing yang luar biasa, disampingku ada harry yang tengah tidur pulas, dia sofa ada mike, ash dan luke yang saling bersandar. Posisi tidur mereka sangat tidak nyaman, semoga badan mereka tak remuk kala bangun nanti.
Aku mencoba membangunkan harry, tapi hasilnya nihil. Alhasil aku memencet tombol darurat dekat ranjnagku dan ide ini adalah ide yang buruk. Mereka kaget, aku juga kaget dengan pertanyaan mereka.
“ini minum..” ujar harry memberiku segelas air putih, “terima kasih” ujarku. “kalian tidur lagi saja, biar aku yang menjaga illyan” ujar harry, mereka pun mengiyakan.
“ayo tidur, ini masih jam 2 dini hari.. jika kau membutuhkan sesuatu katakan saja ya?” ujar harry, akupun hanya mengangguk sebagai balasan.
“kepalaku sangat pusing, tanganku juga sakit..” lirihku, dengan sigap harrypunn mengusap ngusap rambutku, upaya berhasil aku mengantuk dan rasa sakitku pun mulai berkurang.
“kau juga tidur lagi ya harry, terima kasih” ujarku, “anytime illyan, have a nice dream” balasnya.
***
“kapan ia bangun?”
“sekitar pukul 2 dini hari”
“tapi ia membaik?”
“ya, dokter bilang ia sangat baik, tapi sepertinya dia belum sepenuhnya sadar”.
Aku terbangun karena obrolan mereka, “hey, guys..” sapaku.
“hey..” louis menghampiriku ia menaruh tangannya didahiku, “bagaimana keadaanmu?” tanya zayn dengan lembut. “aku baik” ujarku lemah. Suasana kembali hening, aku memakan makan siangku dibantu oleh louis. Sesekali ia menyuapkan makananku kemulutnya.
“hey semua, hey illyan. How are you?” ujar gigi sembari melangkah masuk dengan beberapa kantong ditangannya, “im good gi,” ujarku sembari membalas pelukkannya. “aku membawakan beberapa es krim, matcha latte dan cheese cake untuk kalian semua. Jangan lupa dimakan!” Ujar gigi sembari menaruh beberapa kantong tersebut dinakas.
“dan kau illyan, kau tidak boleh memakannya terlalu banyak.” Lanjutnya sembari menatapku tajam, akupun hanya mengerucutkan bibirku sebal. Mereka hanya terkekeh melihatku.
"Ayo sembuh dulu, nanti akan aku belikan toko es krim untukmu" ujar zayn sembari mencubit pipi, aku hanya mengaduh kesakitan.
"Apa kita buka toko eskrim saja ya?" Tanya louis sembari tertawa, "jangan, nanti tidak jadi dijual. Tapi menjadi stok pribadi illyan" ledek gigi, tawa mereka menggema diseluruh ruangan.
Hari ini hanya ada zayn, louis dan gigi. Ash, luke dan harry berkuliah pagi ini.
Calum dan mike mengurus toko bersama ben, mereka tampak kewalahan akhir akhir ini.
Mereka menjagaku bergantian, tergantung jam kuliah mereka. “bagaimana kuliah kalian? Sudah lama aku tidak kuliah” ujarku sambil tertawa. Mereka hanya memandang satu sama lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Good And The Broken [HARBARA]
Fanfic[Finished] Illyan Reign Tomlinson adalah gadis rapuh dengan seribu masalah tak berujung, ia menghabiskan waktunya untuk mengusut kasus yang terjadi padanya, ayahnya dan kakak sebapaknya. Illyan hidup dikerumuni kakak dan saudara saudara lelakinya ya...
![The Good And The Broken [HARBARA]](https://img.wattpad.com/cover/262267226-64-k527093.jpg)