Comment dan Vote kalau kalian suka ceritanya~
Enjoy Reading Yeorobun ^-^
.
⛅⛅⛅
.
[Warn! Part ini sedikit Bagong]
Kun diam, mengacak rambutnya frustasi. Ini kelima kalinya ia salah menyiapkan makanan. Juga beratus ratus kalinya ia menengok ponsel yang tergeletak. Membuat Joshua melempar tatapan heran.
"Kau kenapa boss?" Lelaki cantik itu selanjutnya memutuskan bertanya.
Hell, seorang Qian Kun tak biasanya begini.
Ting!
Sebuah suara menggerakkan Kun unruk buru buru membuka flap ponsel. Lantas menarik napas kecewa.
Joshua menangkap gelagat tak menyenangkan itu. Otak nalarnya menghubungkan beberapa tingkah sang petinggi.
"Kau menunggu pesan dari seseorang?"
Kun, pria yang baru saja menjadi pihak dilempari pertanyaan mematung.
"Kau sedang khawatir?" Joshua bertanya lagi.
Kun menelan ludah.
Ya, ada apa dengan dirinya?
Akhirnya lelaki Qian itu memilih menggelengkan kepala. Membari jawaban sekaligus mengusir beberbagai spekulasi yang tanpa ampun menerjang otaknya, seiring dengan makian yang ia lontarkan dikepala.
"Hei Kun! Kau kenapa?"
Tak mendapat jawaban, Joshua melirik panik.
Sang Lelaki Hong menarik lengan atasannya, mendudukkan tubuh itu di beenchair, lantas melangkah mengambil botol air mineral, membuka segelnya dan mengulurkan pada pria dengan tampilan berantakan dihadapan.
"Minum dulu, kau mirip korban penjambretan tau"
"Yangyang mengirim pesan padamu?" Kun bertanya, usai menegak habis air dari dalam botol.
Joshua mengerutkan dahi. Tanpa banyak bicara, merogoh ponsel di saku, menggulirkan flapnya yang menyala. Lantas menggeleng.
"Terakhir, dia memintaku menjemputmu di rumah Ten"
Joshua diam, seperti menyadari sesuatu. Ada yang salah disini.
"Tunggu, Yangyang, dan rumah Ten... Jangan bilang anak Ten adalah Yangyang?"
Kun mengangguk lesu, tapi bukan itu masalahnya.
" Orang sinting!" Joshua terlanjur memukuli badan Kun.
"Kau menyukai ayahnya tapi menggagahi anaknya, Maksudmu bagaimana hah? Dasar sakit jiwa!"
"Aku juga tidak tau kalau Ten ayahnya" Kun menyahut irih, kepalanya pening, sungguh!
"Kupikir anak itu kau dapatkan dari Club malam! Lalu kau bantu sekadarnya" Joshua menggeleng gelengkan kepala.
"Aku seharusnya menghentikanmu waktu itu Kun" Joshua kembali berucap, menyambung kalimat yang tak kunjung di jawab oleh pria Qian dihadapannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
INterlude [KUNYANG] || Present ; pria bercangkir biru
Fanfic[SLOW UPDATE!] [BxB] [Mature] [Agegap] [school] [InspiredBy jiji_laan keelunderlove] Mau kuceritakan sebuah kisah? Tentang seorang laki laki yang bertekuk lutut pada pria berumur jauh diatasnya. Rela mengubah hidupnya bahkan berani menghadapi apa y...
![INterlude [KUNYANG] || Present ; pria bercangkir biru](https://img.wattpad.com/cover/246865001-64-k975014.jpg)