Kerja keras Hyunsuk sudah terbayar, perjuangan dan karyanya sekarang sudah diapresiasi dan mendapat banyak dukungan dari para fans juga agensi-nya.
Sang CEO sudah memberikan sebuah studio pribadi untuknya agar ia bisa lebih fokus mengerjakan lagu-lagunya.
Hyunsuk sangat bersyukur, terimakasih kepada para fans yang selalu ada untuknya, yang sudah mendukungnya sejak ia masih menjadi trainee, yang selalu menemaninya disaat suka dan duka.
Juga, terimakasih untuk Park Jihoon yang selalu bisa menjadi sandaran ketika Hyunsuk tidak bisa berdiri sendiri.
Pria itu yang menjadi tameng bagi Hyunsuk, menjadi tiang penyangga untuk membuat Hyunsuk tetap berdiri tegak hingga saat ini.
Hyunsuk sangat bersyukur atas kehadiran Jihoon, tanpa pria itu, Hyunsuk tidak mungkin menjadi Hyunsuk yang sekarang. Begitupun sebaliknya.
Hari Hyunsuk berangkat agak siang menuju studionya, ia lebih dulu membantu Junghwan menyelesaikan tugasnya.
"Yoshi-ya, aku tunggu dibawah" Hyunsuk berteriak sambil berjalan keluar dari dorm bersama Haruto.
"Ruto, pulang nanti bawakan buah apel dan jeruk untukku!" Junkyu misuh-misuh, ia selalu ditinggal sendirian ketika Rapper line pergi ke studio, itu menyebalkan sungguh.
"Sampai nanti, Junkyu. Selamat menikmati kesendirianmu" Yoshi sedang ditempeli setan jahil, jadi ia meledek Junkyu terlebih dahulu sebelum menyusul Haruto dan Hyunsuk.
"Asahi hyung tidak jadi berangkat bersama, dia bilang ada sedikit urusan mendadak" ujar Haruto sambil memasang sabuk pengaman.
"Oh, baiklah." Hyunsuk menjawab seadanya.
***
Hyunsuk menyipitkan matanya yang sudah berair, rasa pening mulai hinggap pada kepalanya karena terlalu lama berada didepan layar LCD.
Melirik sekilas pada jam dinding yang menunjukan pukul satu dini hari. "Waktu cepat sekali berlalu ketika aku melakukan hal yang aku sukai" Hyunsuk bergumam tidak jelas.
Ia kembali fokus pada layar monitor itu hingga tidak sadar jika seseorang masuk dan duduk disampingnya.
"Kau tidak akan mati jika beristirahat sebentar,"
Hyunsuk langsung meloncat dan berteriak terkejut ketika suara itu terdengar.
"Yak! Kau mengagetkanku!" serunya kesal dengan kaki menghentak lucu.
Jihoon -orang yang mengejutkan Hyunsuk- hanya terkekeh manis, matanya menghilang akibat dari senyuman yang ia berikan untuk sang pujaan hati.
"Hish!" Hyunsuk kembali duduk dikursinya dan melanjutkan pekerjaannya. "Ada apa kemari?"
"Tidak ada. Hanya ingin menemui kekasih kecilku yang begitu gila kerja"
"Aku melakukan ini untuk kita"
"Terserah saja" Jihoon beranjak dari tempatnya dan beralih menuju sofa, duduk lalu fokus pada ponsel.
"Bersama siapa kemari?"
"Sendiri"
Setelah itu hening, Hyunsuk kembali fokus pada pekerjaannya sementara Jihoon fokus pada ponsel.
KAMU SEDANG MEMBACA
Everything
RandomOneshoot collection of Jihoon x Hyunsuk ↺BxB || Homo || Gay || Yaoi
