#1 Frasa [08/04/21]
#2 Aksara [11/01/22]
Frans Amnesia
Musibah tak diminta itu tidak hanya menghilangkan ingatannya. Tapi juga memaksa Frans untuk kehilangan salah satu orang paling berharga di hidupnya.
"Aku pernah berjanji akan berusaha. Dan aku s...
Sebelum itu, Cio pengen tau dong dari mana kalian tau cerita Frasa?
Ciodm kah?
Atau dari sumber lain?
Jadi, Frasa tinggal beberapa part lagi. Yang dimana definisi beberapa itu aku juga nggak tau ada berapa .·´¯'(>▂<)´¯'·.
Soalnya sebenernya tuh ada beberapa part yang aku bingung mau misahnya di bagian mana.
Jadi ikutin terus Frasa, ya 💙
Jangan lupa share cerita ini ke temen temen kalian.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•|FRASA|•
Hening mendominasi. Remang sinar mentari melenggang masuk menembus jendela. Seakan tak peduli dengan lingkungan beku yang kini tengah di teranginya. Jajaran bata berlapis semen lebih suka menonton dan enggan ikut campur dalam urusan pelik pagi ini. Dinding. Tembok. Begitulah orang-orang memanggil mereka.
Tak ingin kalah dalam pertandingan kebisuan, sekelompok kaca di sepanjang sisi kiri ruang turut menyumbang keheningan. Terlihat tak terganggu sama sekali dengan embusan angin kencang yang seakan tak mengerti keadaan.
Ada apa, kawan?
Getaran jarum detik dari jam bundar di atas papan menjadi satu-satunya pemecah kesunyian. Mengiringi satu-dua mikroba yang mungkin masih terlelap di pukul enam dua puluh delapan.
Frans menatap sekeliling. Masih satu jam lagi dari bel masuk akan berbunyi, tapi formasi bangku kelasnya sudah terisi hampir penuh. Tentu saja tanpa Leon dan dirinya.
Ah..., juga tanpa Aksara rupanya.
Sepagi ini? Ada apa dengan mereka? Pria itu mencoba melanjutkan langkah. Dua detik yang tak sengaja ia buang demi bertatapan dengan mata Sania sama sekali tak di hiraukan. Lebih memilih mengambil tempat duduk di samping bangku Aksa yang selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan sudah menjadi tempat Leon singgah.
Tempatnya sebelum semua peristiwa bodoh ini terjadi.
Kalau sebelumnya, Frans takkan peduli dengan apa yang ada di sini. Kalau sebelumnya, Frans hanya akan berdiam diri dan tak sedikitpun memikirkan ada apa dalam atmosfer ini. Namun sekarang, sayangnya tidak lagi.