Pagi ini Krystal bangun lebih awal, karena jadwal pemotretan dengan merk mobil ternama, jadi dia bersiap lebih pagi, kan gak mungkin telat mau ditaruh mana muka Krystal. Meja makan masih sepi hanya ada ibunya disana,
" Morning mom, dimana Sinbi? " tanya Krystal kepada ibunya,
" Mungkin masih di kamarnya, ahjuma Kim tolong panggilin Eunbi dong!!" perintah Nyonya Jung,
" Gausah ngerepotin, biar aku aja ahjuma, ahjuma masak aja dulu" kata Krystal berlalu meninggalkan meja makan.
Di tengah perjalanan, ponsel Krystal berbunyi ada sebuah pengingat yang selalu menyala setiap tahun di tanggal yang sama,
' Happily in Heaven baby Jung' dan di tambah lagi satu notif pengingat di bawahnya ' Sinbi Birthday', setelah membaca notifikasi pengingat itu, Krystal terlihat tengah berpikir sampai Sinbi yang ada di depannya pun tak terlihat,
" Aunt?..... Ngapain berhenti di sini? " tanya Sinbi,
" Huuh.... Kaget njir.... Ngapain si tiba-tiba muncul??!, kek setan lu! " semprot Krystal,
" gua, salah?...... Otaklu konslet ya?...... " balik semprot Sinbi dan langsung meninggalkan Krystal yang masih dalam kondisi 'cooling down'.
Sesampainya di tangga terakhir punggung Sinbi terasa berat, sudah dia tebak Krystal berada dipunggung nya saat ini,
" eh aduh....... Kaget anj............ Apaan sih? " tanya Sinbi dingin, Krystal tampak terkejut dengan tatapan Sinbi,
" napa lu? Gak cocok tau tatapan itu buat lo! " goda Krystal sambil mencubit pipi Sinbi dari belakang,
" ehh aduh......... Sakit tau aunt... Kagak gua kagak ngapa-ngapa" jawab Sinbi, yang masih menggendong Krystal dan berjalan menuju meja makan, mendudukkan Krystal di tempat duduknya berakhir duduk di sebelahnya,
" loh non Sinbi udah baik kan? " tanya ahjuma Kim,
" udah mendingan kok ahjuma, butuh istirahat cukup aja, makasih udah beliin obat buat aku kemarin" kata Sinbi berterimakasih, Nyonya Jung baru sadar muka Sinbi agak sedikit pucat,
" loh kamu sakit? Kok gak bilang halmoni? Kamu sakit apa? " tiga pertanyaan dari Nyonya Jung,
" hmm aku udah sembuh kok...... Lihat aku udah bisa makan sama halmoni lhoh... Jadi aku udah sembuh tinggal istirahat sedikit aja" kata Sinbi menenangkan, Nyonya Jung mengangguk paham,
" yaudah kamu habis ini langsung tidur aja oke?.... Gausah ke kampus dulu, biar nanti tugasnya tanya Aunty atau tanya Sooyeon" perintah Nyonya Jung, Sinbi tersenyum atas ke protektifan Halmoni nya,
" nde nde halmoni........ Aku abis ini langsung tidur lagi" kata Sinbi mengindahkan perintah Nyonya Jung, Krystal melihat sisi kiri wajah Sinbi yang terlihat sangat mirip dengan kakaknya itu, kini sedikit pucat.
" Soojung~ah, kau tidak berangkat? Ini sudah sangat siang dari jadwalmu, gih berangkat! " suruh Nyonya Jung, Krystal yang kebetulan sudah selesai makan memutuskan segera berangkat tak lupa mencium pipi ibunya dan mengusuk kepala Sinbi saat beranjak dari meja makan.
***
Suasana Mansion Jung memang sangat tenang, itu membuat Sinbi bosan, dia sudah lebih baik tadi setelah diberi air hangat campur madu oleh Nyonya Jung, dan sekarang Nyonya Jung keluar untuk mengecek keadaan perusahaan entah kapan kembali,
" huh!! Bosen njirr.... Mau ngapain coba?? " monolog Sinbi, Sinbi yang tengah berada di ruang tengah saat ini sedang memainkan kakinya yang menggantung, membuka-tutup aplikasi sosmednya, dan berakhir ada satu notifikasi dari grup kampus,
KAMU SEDANG MEMBACA
Only Eighth Sense!
Fanfiction" Aku tak membenci ibuku, aku hanya ingin aku ada di dekatnya itu saja, apa salah? "- Kwon Eunbi " Aku... aku... aku hanya mencintai..... "- Jessica Jung " Anakku adalah anakku"- Kwon Yuri Cuma mau bilang kalo gak sreg baca jangan baca ya, gak maksa...
