Ketigapuluhenam (FAMILY TIME)

769 58 10
                                        

BACK NIH... SELANG BERAPA JAM YA?, SUMPAH BACA YANG INI HARUS PELAN BANGET....... ADA ALERTNYA... GUA UDAH TANDAIN.

SALAM HANGAT KL PEMBAWA BENCANA!



**************************////////**************************




  Yuri dan Sinbi tampak serasi karena cara makan mereka yang sama, belepotan sana-sini, Jessica sebagai ibu sandiwara Sinbi pun mengusap bibir Sinbi yang belepotan,

     " aduh... Kalo makan itu pelan aja.... Gak ada yang mau minta makanan kamu juga... " peringat Jessica,

     " oh.. Oh.... Heheh... " ringis Sinbi, Yuri tertawa melihat Sinbi yang gelagapan karena makannya yang belepotan,

     " Yull... Kamu juga! " datar Jessica, sontak membuat Yuri terdiam gantian Sinbi yang tertawa,

     " Rasain pih!! " ucap Sinbi tanpa bersuara, Yuri menundukkan kepalanya malu,

     " habisin makanan nya! ",

     " Yull anaknya dicontohin yang bener dong! ",

     " Sinbi jangan minum air itu!.... ",

     " Yuri, Sinbi makannya jangan belepotan!.... ", itulah omelan Jessica sejak tadi, karena greget ngeliat anak dan suami sandiwara nya makan gak pernah bener, makan daging doang aja Jessica ngingetin nya bosen, apalagi makan yang lain pikir Jessica.

   Sinbi memegang perutnya yang sudah membuncit karena terlalu banyak makan,

     " huaa......... I'm full..... " eluh nya, Jessica menggelengkan kepalanya tak percaya, salah sendiri satu wadah di habisin sendiri dagingnya, Yuri minta gak boleh,

     " salah kamu sendiri, enak gak? " tanya Yuri mengejek, Sinbi sebal jika digoda seperti itu,

     " mih... Liat papih..... Anaknya sakit gak di baik-baik in malah di ejek! " adu Sinbi pada Jessica,

     " ihhh... Ngadu..... " ejek Yuri lagi,

     " mamihhhhhh....... " Sinbi, dengan muka kesalnya,

     " Yul............... Udah dong jangan godain anaknya! " lerai Jessica, Sinbi tersenyum mengejek kepada Yuri,

     " iyaa iyaa maaf" kata Yuri, Jessica tersenyum, tak tahu kenapa liat Yuri mengalah tuh rasanya bahagia apalagi karena perkataannya.

     " udah yuk jalan-jalan lagi..... " ajak Yuri yang sudah berdiri dari kursinya,

     " kemana? " tanya Sinbi,

     " yaa kemana gitu.... " jawab asal Yuri, mereka bertiga ber jalan-jalan mengelilingi pasar itu, Sinbi berhenti dan memperhatikan dari jauh sebuah keluarga yang saling tertawa bersama, saling melempar candaan dan terlihat sangat bahagia.

   Sinbi menerawang entah kemana tapi dia juga ingin melakukan hal yang sama dengan orangtuanya, Yuri dan Jessica yang kehilangan jejak Sinbi pun mulai bingung, mereka kembali kearah belakang mendapati Sinbi diam mematung sambil melamun, ekspresi wajahnya sudah sangat sulit diartikan,

   Yuri mendekat kearah Sinbi, memandang yang Sinbi pandang, Jessica yang baru sampai karena langkah kakinya yang kecil, bingung mendapati Sinbi yang melamun dengan lemas, dia meminta penjelasan Yuri, Yuri yang peka mencoba membuat kode untuk melihat matanya dan menunjuk pandangan nya dengan dagunya, Jessica melihat dengan memicingkan mata menangkap maksud Yuri,

Only Eighth Sense!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang