.
.
.
.
.
.
.
" Chu, pingin martabak nasi padang.... " rengek Jennie,
" eh.... Mana ada malem-malem kayak gini Jen besok yaa?? " ucap Jisoo membuat tawaran,
" no! Right now, please!!!! " rengek Jennie lagi,
" tapi gak ada yang jual, mau cari dimana? " tanyanya,
" siapa suruh beli, buatin........ " ucap Jennie dengan nada lucu,
" ya Tuhan, kamu tau kan aku gabisa masak?? " sanggah Jisoo,
" aku maunya kamu yang buatin.. Ya? Ya? Ya? Chu...... Siapa yang buat aku belendung kayak gini?! " kata Jennie yang tiba-tiba mengubah ekspresi nya menjadi garang, Jisoo hanya bisa pasrah,
" yaudah tunggu bentar aku buatin.. " kata Jisoo melengang pergi ke dapur,
" duuuhh... Ini gimana buatnya " Jisoo bertanya pada dirinya sendiri, dia mulai membuka youtube tapi gak ada martabak nasi padang, emang ada-ada si Jennie itu.
Dia mulai frustasi hampir seperempat jam dia gak nemuin resepnya, akhirnya dia membuka aplikasi whatsapp nya, dia membuka sw dari atas sampai bawah,
" eh eh.... Pak Boss buat sw, ehhh martabak......... " monolog Jisoo, tanpa pikir panjang Jisoo langsung meng-tap kontak Yuri, dan menelfon nya,
Tutt... Tut......
" hallo Jis? Kenapa telfon malem-malem? "
" Pak Boss minta martabak dong....... "
" buat apa? "
" heh... Euummm... Buat makan, ya pa boss yaa.... Kasianilah karyawan mu yang baik ini.... "
" beli dong.... "
" gapunya uang Pak Boss"
" dih....... Muka ganteng dompet kosong, nanti gak ada yang mau sama kamu! "
" heheh...... "
" yaudah sini cepet, saya keburu tidur "
" siap Pak!!!, 15 menit saya sampek deh"
" hngg"
Tut..
Jisoo mematikan panggilan telfonnya, dia langsung bergegas mencari kunci motornya, setelah ketemu dia langsung menuju basement apartemen nya, tapi diperjalanan dia ketemu dengan Jennie,
" Chu..... Mau kemana? " tanya Jennie menelisik,
" mau beli bahan Jen, kamu di rumah ya.... " jawab Jisoo, Jennie mengangguk setelah itu Jisoo pergi. Dengan kecepatan ultraman dan ultra kids, tiba-tiba Jisoo sudah sampai dirumah Yuri,
Tok tok
" permisi.......... Paket......... Pak Boss bukain............... " teriak Jisoo, Yuri yang malu dengan tetangganya langsung membuka pintu nya,
KAMU SEDANG MEMBACA
Only Eighth Sense!
Fan-Fiction" Aku tak membenci ibuku, aku hanya ingin aku ada di dekatnya itu saja, apa salah? "- Kwon Eunbi " Aku... aku... aku hanya mencintai..... "- Jessica Jung " Anakku adalah anakku"- Kwon Yuri Cuma mau bilang kalo gak sreg baca jangan baca ya, gak maksa...
