[19]. Don't say anything

192 38 8
                                        

Setelah semuayang telah diperbuatapakah jiwaketulusanmumasih tersedia?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah semua
yang telah diperbuat
apakah jiwa
ketulusanmu
masih tersedia?

Aku rasa, aku ingin
mengendalikannya
untuk menjadikannya
sebagai milikku
selamanya.

"Ah, bajingan itu lagi
Muak aku melihatnya!"

+×+

Pengap ruangan itu membuat ketiga orang muda-mudi menjadi kesal karena suhu yang begitu sangatlah rendah. Bagaimanapun juga mereka bertiga butuh bernafas dengan benar.

Ah iya, soal ponsel tadi.

Terlambat, bahkan ponsel itu telah berubah menjadi kepingan kecil yang telah diretakkan dan dipukul berkali-kali oleh Jung tadi saat masuk ke ruangan gila tadi.

Ketiganya berada di lain ruangan saat ini dengan posisi yang berbeda pastinya. Di pojok terdapat tiga muda-mudi yang saling terikat dengan badan berbalik dan punggung yang saling menyandar.

Lilitan tali itu berhasil membuat luka Alana tambah parah karena Alana sebelumnya mencoba untuk melepaskan ikatan tali. Alana sudah tidak mampu untuk menggesekkan tangannya lagi hanya sekedar melepas tali yang mengikat tangannya dan Arka serta Bayu.

"Ck, tangan lo geser kek!"

"Gue diem anjir, tangan lo aja tuh yang bergerak mulu nggak bisa diem"

"Apaan coba, gue daritadi nggak gerak. Lo aja tuh yang cari omongan, iya kan?"

"Belum aja gue tebas ya muka sok ganteng lo itu, Bay"

"Coba aja kalo bisa"

Alana menahan hasrat untuk menjewer dan memukul kedua kepala laki-laki yang sejak tadi bertengkar karena hal-hal kecil itu. Sejak tadi Jung keluar, keduanya makin menjadi-jadi karena saling bertengkar. Entah karena tersenggol sedikit, atau bahkan hanya tergeser sedikit dari talinya.

Padahal itu semua ulahnya sendiri-sendiri.

Alana tak habis fikir dengan semuanya.

"Ck, jauh-jauh ga lo dari gue!"

"Lo punya otak kan? Gimana cara gue ngejauh coba kalo kita diiket bertiga gini"

"Ya jangan deket-deket gini dong kaki lo tuh. Dasar maho!"

Alana yang sudah tidak tahan pun segera berdehem keras untuk mengambil perhatian dari kedua laki-laki yang sedang berebut tempat dan berusaha saling menjauh itu.

My Angel [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang