BHS | 31

56.6K 5.8K 1.4K
                                        

Udah nulis dari siang, tapi tiba-tiba otaknya ngebug. Jadi baru selesai sekarang🤓

Enjoy! ❤️

Cahaya yang masuk melalui sela-sela tirai membuat Reagan terjaga

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Cahaya yang masuk melalui sela-sela tirai membuat Reagan terjaga. Laki-laki itu mendesis pelan saat rasa pusing mulai menyerang kepalanya. Begitu sebagian besar kesadarannya sudah terkumpul, pandangannya bergerak liar, memindai tempat di mana dirinya berada saat ini.

Kamar? batin Reagan. Ia berusaha mengingat bagaimana caranya bisa berada di dalam kamar. Seingatnya, kemarin ia sedang menghabiskan waktunya di salah satu klub malam bersama Sarah.

Reagan menggelengkan kepalanya pelan. Otaknya benar-benar tidak bisa diajak bekerja sama sekarang. Laki-laki itu bangkit dari ranjang, lalu menyadari bahwa tubuhnya tidak terbalut sehelai benang pun.

What the hell? batinnya bingung. Ia ingin sekali memaksa otaknya untuk bekerja, tetapi hasilnya tetap nihil. Akhirnya, laki-laki itu memutuskan untuk menyerah dan melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Setelah selesai dengan ritual paginya, Reagan melangkah menuju ruang makan. Ia kembali dibuat heran dengan meja makan yang kosong. Laki-laki itu mengedarkan pandangannya, mencoba mencari sosok Sesil. Ia berdecak saat melihat pintu kamar Sesil masih tertutup rapat. Ia yakin, gadis itu masih berada di dalam sana.

Reagan melangkahkan kakinya mendekati kamar Sesil. Tangannya sudah terangkat— hendak mengetuk, namun kembali ia urungkan. Akhirnya, laki-laki itu melangkah keluar dari rumah setelah sebelumnya menyambar kunci mobil dan tas kerjanya.

Di lain sisi, Sesil masih menangis dalam diam di dalam kamarnya. Gadis itu menggigit bibirnya sendiri, berusaha untuk meredam tangisannya. Ia tahu Reagan berdiri di depan pintu kamarnya tadi, namun gadis itu sama sekali tak berniat keluar dari kamar.

Sesil bisa mendengar mobil Reagan yang mulai menjauh. Baru setelah itulah, tangisan Sesil kembali pecah.

Apa yang Reagan lakukan padanya semalam benar-benar menyakitkan. Tak hanya fisik, tetapi juga perasaan Sesil. Siapa yang tidak sakit hati saat suaminya menyebutkan nama perempuan lain saat mereka berhubungan?

Sesil menarik napasnya dalam, lalu membuangnya perlahan, berusaha untuk meredakan tangisnya. Ia benar-benar tidak kuat. Salah satu hal yang ingin Sesil lakukan saat ini adalah bercerai dari Reagan, lalu pergi bersama Arumi dan Bi Sukma ke tempat yang jauh.

Tetapi, Sesil tidak bisa. Kalau ia berbuat macam-macam sedikit saja, Soraya pasti langsung memberhentikan semua aliran dana untuk pengobatan Arumi. Dan sampai sekarang, Sesil belum memiliki cukup uang untuk membiayai perawatan ibunya sendiri.

Sejak lima tahun yang lalu, Soraya benar-benar mengambil alih semua biaya perawatan dari selingkuhan suaminya. Biaya obat-obatan, biaya check up rutin setiap minggu, dan biaya lain-lain seperti biaya untuk pengawasan ketat yang dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman secara langsung. Jumlah yang harus dikeluarkan setiap bulan tidaklah murah.

BEHIND HER SMILE ✓ [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang